Sayangi Hatimu, Konsumsi yang Sehat Saja
Hindari mengonsumsi makanan dan minuman yang berisiko penyakit liver. (Foto: Unsplash/Boxed Water Is Better)
LIVER atau hati merupakan organ yang memegang peran penting untuk menjaga metabolisme dalam tubuh, demikian dilansir dari Alodokter. Hati berfungsi pula mendetoksifikasi atau menetralkan racun-racun yang ada dalam tubuh.
Salah satu cara untuk menjaga hatimu tetap baik adalah dengan mengonsumsi makanan sehat. Bila tidak hati akan mengalami gangguan seperti infeksi atau rusaknya sistem kekebalan tubuh.
Baca Juga:
Jadi kamu harus menjaga konsumsi makanan, sebab tidak semua makanan, baik untuk tubuh kita. Bahkan beberapa makanan juga bisa meningkatkan risiko penyakit liver.
1. Camilan kemasan
Kamu salah satu yang hobi ngemil snack kemasan? Mulai saat ini sebaiknya kamu mengurangi camilan tersebut. Karena ternyata dengan terus menerus mengonsumsi camilan kemasan berisiko terkena penyakit liver. Biasanya makanan kemasan ini mengandung kadar gula, garam, dan juga lemak yang tinggi.
2. Alkohol
Sebaiknya mulai dari sekarang kamu perlu mengurangi konsumsi alkohol karena ia bisa menyebabkan berbagai macam penyakit liver. Liver akan bekerja ekstra untuk memecahkan alkohol dan mengeluarkannya dari dalam darah. Tidak hanya itu, enzim-enzim dalam liver juga bisa rusak bila terlalu banyak mengonsumsi alkohol.
Baca Juga:
3. Tinggi gula
Mengonsumsi makanan atau minuman yang kadar gulanya tinggi juga tidak sehat dan berakibat pada kerusakan liver. Fungsi dari liver sendiri adalah memproses gula darah menjadi lemak. Sehingga ketika kamu mengonsumsi gula dalam jumlah yang banyak, tentu akan menghasilkan lemak lebih banyak. Lemak dalam hati ini menyebabkan sirosis atau kondisi di mana sel-sel dalam hati akan rusak dan nantinya sulit untuk diatasi.
4. Tinggi garam
Pecinta junk food, mulai sekarang kamu tidak boleh terlalu banyak mengonsumsi makanan-makanan yang tinggi garam karena dapat menyebabkan lemak jenuh. Bahkan telalu sering bisa membuat liver mengalami peradangan. Bila hal ini terus terjadi bisa menimbulkan jaringan parut pada livermu. (ren)
Baca Juga:
Bagikan
Berita Terkait
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Jateng Bisa Jadi Wilayah Pendukung Swasembada Gula, DPR Dukung Hentikan Impor
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo