Save The Children Suarakan Dampak Krisis Iklim

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Senin, 12 September 2022
Save The Children Suarakan Dampak Krisis Iklim

Save the Children Indonesia di Jawa Barat menginisiasi Festival Film Dokumenter terkait dampak krisis iklim (Foto: dok. Save The Children)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PULUHAN anak dan orang muda yang tergabung dalam kelompok Child Campaigner Juru Kampanye Anak Save the Children Indonesia di Jawa Barat menginisiasi Festival Film Dokumenter terkait dampak krisis iklim. Festival Film Dokumenter tersebut merupakan bagian dari Kampanye Aksi Generasi Iklim Save the Children Indonesia. Tercatat sebanyak 47 anak yang terbagi dalam delapan kelompok mengikuti rangkaian pembuatan film sejak Agustus.

Rangkaian tersebut dimulai dengan workshop film dokumenter pendek, tiga sesi mentoring secara daring, hingga akhirnya film yang dibuat oleh anak-anak tersebut ditayangkan dan ditonton masyarakat luas.

Baca Juga:

Selamatkan Bumi, Jeff Bezos Sumbang Rp28,6 Triliun

"Kami memilih menyuarakan fakta yang terjadi tentang dampak krisis iklim pada anak dengan menuangkannya ke dalam sebuah film, karena perfilman Indonesia sedang naik daun dan menjadi komoditas utama di dunia digital," ujar Ketua Panitia sekaligus bagian dari Child Campaigner Save the Children Indonesia Rahman pada keterangan resminya.

Festival Film Dokumenter tersebut, merupakan bagian dari Kampanye Aksi Generasi Iklim Save the Children Indonesia (Foto: dok. Save The Children)

Lebih lanjut, Rahman menjelaskan bahwa film tersebut akan disebarluaskan melalui media sosial sehingga masyarakat mendapatkan literasi iklim dan menonton film yang tidak membosankan dan mengedepankan fakta yang sehari-hari dialami.

Laporan global Save the Children 'Born into the Climate Crisis' yang dirilis pada September 2021 menjelaskan bahwa krisis iklim di Indonesia membawa dampak nyata dirasakan oleh anak-anak saat ini. Penerus bangsa kemungkinan akan menghadapi tiga kali lebih banyak ancaman banjir dari luapan sungai, dua kali lebih banyak mengalami kekeringan, dan tiga kali lebih banyak gagal panen.

Kemudian, yang lebih buruk, dampak krisis iklim tersebut membuat jutaan dan keluarga jatuh dalam kemiskinan jangka panjang di Indonesia.

Baca Juga:

Unjuk Gigi Desa Wisata Usung Konsep Sustainable Tourism

Di Jawa Barat, catatan statistik tahun 2022 menyebutkan jumlah kejadian banjir mencapai 247 pada tahun 2021. Dari kejadian tersebut, korban meninggal dunia 20 orang, 282 mengalami luka dan 1.440.252 orang terdampak dan mengungsi termasuk anak-anak.

Selain itu, jumlah kelurahan atau desa terdampak banjir dari seluruh kabupaten/kota di Jawa Barat bertambah secara signifikan sejak 2019 hingga 2021. "Riset Save the Children dan studi lain yang dilakukan oleh berbagai pihak sangat jelas menuturkan bahwa saat ini kita tengah menghadapi krisis iklim yang genting," ujar Chief of Advocacy, Campaign, Communication & Media Save the Children Indonesia Troy Pantouw.

Troy menambahkan bahwa literasi iklim termasuk bagaimana cara beradaptasi menjadi hal yang sangat penting untuk disebarluaskan kepada masyarakat terutama keluarga yang terdampak langsung dari krisis iklim ini.

"Inisiasi Child Campaigner di Jawa Barat sangat menjawab kebutuhan gap informasi tentang adaptasi perubahan iklim," jelas Troy.

Sebanyak delapan kelompok anak dari lima kota (Cimahi, Bandung, Sumedang, Bandung Barat, Kota Bandung) mendokumentasikan krisis iklim yang dialami sehari-hari. Dari mulai temperatur suhu yang meningkat di kota Bandung, polusi udara di Cimahi, sulitnya akses air bersih dan penumpukan sampah di Sungai Cidurian dan Sungai Cijawura, sampai krisis iklim yang dialami oleh anak-anak petani di Pengalengan dan Banjaran.

Film tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat sekitar, serta harapan terhadap langkah-langkah strategis dan praktis yang dapat segera dilakukan oleh pemerintah setempat.

Film tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat sekitar terhadap kelestarian lingkungan (Foto: pixabay/geralt)



Tak hanya itu, Child Campaigner Save the Children Indonesia Provinsi Jawa Barat juga menampilkan fashion show dengan tema Reuse and Recycle Sampah. Anak-anak dengan bangga menggunakan pakaian yang dibuat dari daur ulang sampah seperti sampah plastik, mi instan, hingga karung beras.

Aksi Generasi Iklim diprakarsai oleh anak-anak Indonesia terutama mereka yang berhadapan dan terdampak langsung dari krisis iklim. Anak-anak tersebut berasal dari Provinsi Jawa Barat, Sulawesi Tengah, D. I. Yogyakarta, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Timur, dan Jakarta. (ryn)

Baca Juga:

Papelwrap Tawarkan Solusi 'Bubble Wrap' Berkelanjutan

#Film
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Netflix Rilis Trailer 'Serangan Balik', Lukman Sardi Adu Aksi di 12 November
Dalam proyek orisinal Netflix kali ini, Lukman dipercaya menjadi tokoh utamanya, Eyang Hari.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Oktober 2026
Netflix Rilis Trailer 'Serangan Balik', Lukman Sardi Adu Aksi di 12 November
ShowBiz
Film 'Merah Sebelum Fajar' Garin Nugroho Tayang 21 Januari 2027, Angkat Konflik Awal Kemerdekaan Indonesia
Film Merah Sebelum Fajar karya Garin Nugroho tayang 21 Januari 2027. Dibintangi Nicholas Saputra dan Laura Basuki, film ini mengangkat konflik Indonesia pada 1946.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 31 Oktober 2026
Film 'Merah Sebelum Fajar' Garin Nugroho Tayang 21 Januari 2027, Angkat Konflik Awal Kemerdekaan Indonesia
ShowBiz
Bukan Cuma Urusan Cinta, Ini Konflik yang Dihadapi Dian Sastrowardoyo di Film 'Yang Datang dan Yang Pergi'
Dian Sastrowardoyo memerankan Sinta dalam film Yang Datang dan Yang Pergi, drama romantis tentang cinta, bisnis keluarga, dan pilihan hidup.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 31 Oktober 2026
Bukan Cuma Urusan Cinta, Ini Konflik yang Dihadapi Dian Sastrowardoyo di Film 'Yang Datang dan Yang Pergi'
ShowBiz
Keanu Reeves Gantikan Alan Ritchson di Film Aksi Netflix 'Maelstrom', Intip Sinopsisnya
Keanu Reeves menjadi pemeran utama Maelstrom, film thriller aksi Netflix yang disutradarai Jaume Collet-Serra. Simak sinopsis dan proyek film terbaru Reeves.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 30 Oktober 2026
Keanu Reeves Gantikan Alan Ritchson di Film Aksi Netflix 'Maelstrom', Intip Sinopsisnya
ShowBiz
'Ghost in the Cell' Terus Mendunia, Sabet 3 Penghargaan di Fantasmagoria Film Festival 2026
Film Ghost in the Cell karya Joko Anwar kembali mengukir prestasi. Film tersebut meraih tiga penghargaan di Kolombia.
Soffi Amira - Jumat, 30 Oktober 2026
'Ghost in the Cell' Terus Mendunia, Sabet 3 Penghargaan di Fantasmagoria Film Festival 2026
ShowBiz
Penggemar Horor Wajib Catat! 9 Film Ini Dijadwalkan Tayang Sepanjang 2027
Blumhouse dan Atomic Monster menyiapkan sembilan film horor untuk 2027, termasuk Paranormal Activity hingga The Exorcist: Martyrs. Simak jadwal rilisnya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Oktober 2026
Penggemar Horor Wajib Catat! 9 Film Ini Dijadwalkan Tayang Sepanjang 2027
ShowBiz
Sandra Huller Dikaitkan dengan 'Avengers: Doomsday', Benarkah Jadi Ibu Doctor Doom?
Sandra Huller kabarnya bakal gabung Avengers: Doomsday. Namun, karakternya masih misterius.
Soffi Amira - Kamis, 29 Oktober 2026
Sandra Huller Dikaitkan dengan 'Avengers: Doomsday', Benarkah Jadi Ibu Doctor Doom?
ShowBiz
Bertabur Bintang, Ini Daftar Pemain Film 'Dompet Ayah Sepatu Ibu' yang Tayang 2027
Starvision mengumumkan pemain film Dompet Ayah Sepatu Ibu, adaptasi novel J.S. Khairen. Dibintangi Ardit Erwandha dan Wavi Zihan, film ini tayang pada 2027.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Oktober 2026
Bertabur Bintang, Ini Daftar Pemain Film 'Dompet Ayah Sepatu Ibu' yang Tayang 2027
ShowBiz
Terima Peran Dadakan di 'Peluru Senja', Azman Al Idrus Ngaku Beradegan tanpa Stuntman
Azman mengatakan ia mengusulkan peningkatan koreografi agar adegan pertarungan dalam film tersebut terasa lebih menegangkan.
Dwi Astarini - Selasa, 27 Oktober 2026
Terima Peran Dadakan di 'Peluru Senja', Azman Al Idrus Ngaku Beradegan tanpa Stuntman
ShowBiz
Berani Nonton Sendirian? 5 Film Horor Klasik Ini Punya Teror yang Berbeda
Meriahkan Halloween 2026 dengan 5 film horor Barat, dari The Exorcist dan The Shining hingga Hereditary, yang menawarkan teror dan cerita mencekam.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 27 Oktober 2026
Berani Nonton Sendirian? 5 Film Horor Klasik Ini Punya Teror yang Berbeda
Bagikan