Sauna Sendirian jadi Tren di Tokyo

Muchammad YaniMuchammad Yani - Jumat, 11 Desember 2020
Sauna Sendirian jadi Tren di Tokyo

Sauna sendirian jadi tren di Jepang. (Foto: Pixabay/nkaminetskyy)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SAUNA menjadi salah satu yang khas di Jepang. Bahkan tradisi unik ini kerap muncul di berbagai film termasuk anime. Sayangnya semenjak pandemi virus Corona menyebar ke Negeri Sakura, masyarakat Jepang menjadi enggan untuk melakukan sauna. Apalagi tempat sauna biasanya dapat diisi oleh beberapa orang sekaligus.

Beberapa pengusaha sauna di Jepang pun memutar otak, dan terciptalah tempat sauna unik karena dibuat untuk para konsumen yang ingin menikmati pelayanan itu sendirian. Salah satunya tempat sauna yang baru buka di Tokyo, Solo Sauna Tune. Saking diminatinya, pemesanan sauna ini penuh dalam waktu beberapa jam saja.

Baca juga:

Semua yang Perlu Kamu Ketahui Tentang Vaksin COVID-19 Sinovac

Dilansir dari Antaranews, Jumat (11/12) sebenarnya ide bisnis ini sudah ada sebelum pandemi. Namun menurut salah satu pendiri Daisuke Kawase, wabah yang melanda dan penerapan jarak jauh membuat sauna sendirian menjadi populer.

Kotaro Nakahira, seorang staf di Solo Sauna Tune, memakai ruang sauna,di Tokyo, Jepang, 10 Desember 2020 (Foto: REUTERS/KIM KYUNG-HOON)
Kotaro Nakahira, seorang staf di Solo Sauna Tune, memakai ruang sauna,di Tokyo, Jepang, 10 Desember 2020 (Foto: REUTERS/KIM KYUNG-HOON)

"Kami merasa ada permintaan besar untuk layanan bagi satu orang seperti ini sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona," kata Kawase pada Reuters.

Sauna ini sudah dibuka sejak pekan lalu. Mereka juga melayani konsumen-konsumen lajang di Jepang. Berdasarkan statistik pemerintah tahun 2018, rasio warga lajang di Jepang diperkirakan meningkat hingga 40 persen pada 2040, dari 30 persen pada 2005.

"Bisnis yang ditujukan untuk orang-orang 'solo' akan berakar di sini, bahkan setelah virus corona berakhir," tutur Kawase.

Untuk sauna privat ini, pengunjung dikenakan biaya sebesar 3.800 yen atau setara Rp514 ribu per jam. Namun karena saking padatnya, pemesanan harus dilakukan dua pekan sebelumnya. (Yni)

Baca juga:

Mengapa Vaksin COVID-19 Sinovac Tidak Berlaku Seumur Hidup?

#Fakta Unik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
5 Statistik Menarik Jelang Arsenal vs Coventry di Premier League 2026-27: Mikel Arteta Kejar Kemenangan Ke-150
Berikut lima fakta statistik menarik jelang kick-off Arsenal vs Coventry City di Premier League yang layak disimak.
Yusuf Abdillah - Jumat, 21 Agustus 2026
5 Statistik Menarik Jelang Arsenal vs Coventry di Premier League 2026-27: Mikel Arteta Kejar Kemenangan Ke-150
ShowBiz
5 Fakta Menarik 'Spider-Man: Brand New Day', Babak Baru Peter Parker setelah 'No Way Home'
Fakta menarik Spider-Man: Brand New Day wajib diketahui sebelum menontonnya. Film ini memiliki banyak kejutan.
Soffi Amira - Kamis, 06 Agustus 2026
5 Fakta Menarik 'Spider-Man: Brand New Day', Babak Baru Peter Parker setelah 'No Way Home'
ShowBiz
Sinopsis dan Fakta Menarik Film 'Warkop DKI: Viralin Dong', Misi Jadi Konten Kreator Berujung Diteror Arwah
Warkop DKI: Viralin Dong segera tayang 11 Juni 2026. Berikut ini adalah sinopsis dan empat fakta menariknya.
Soffi Amira - Minggu, 07 Juni 2026
Sinopsis dan Fakta Menarik Film 'Warkop DKI: Viralin Dong', Misi Jadi Konten Kreator Berujung Diteror Arwah
Dunia
Selamat Tahun Baru dari Kiribati, Atol Kecil yang Jadi Tempat Pertama Menyambut 2026
Pulau Kiribati menjadi lokasi pertama di dunia yang menyambut tahun baru pada pukul 17.00 WIB.
Dwi Astarini - Rabu, 31 Desember 2025
  Selamat Tahun Baru dari Kiribati, Atol Kecil yang Jadi Tempat Pertama Menyambut 2026
Olahraga
5 Fakta Menarik Euro 2024: Ada Sejarah yang Kembali Dicetak
Ada lima fakta menarik Euro 2024 yang perlu diketahui. Sejarah pun kembali tercipta setelah Euro 2024 digelar.
Soffi Amira - Selasa, 16 Juli 2024
5 Fakta Menarik Euro 2024: Ada Sejarah yang Kembali Dicetak
Bagikan