Otomotif

Satu Unit Mercedes-Benz EQS Diperkirakan Seharga Lebih dari Rp 1.4 Miliar

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 13 Agustus 2021
Satu Unit Mercedes-Benz EQS Diperkirakan Seharga Lebih dari Rp 1.4 Miliar

Mercedes-Benz perkirakan satu unit EQS lebih dari Rp1,4 Miliar. (Foto: Mercedes-Benz)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Mercedes-Benz telah mengkonfirmasi bahwa sedan EQS, kendaraan listrik flagship-nya, akan menelan biaya lebih dari USD100.000 (Rp1,4 Miliar). Kini Mercedes di Jerman mulai menerima pesanan untuk kendaraan listrik tersebut.

Melansir halaman The Verge Selasa (10/8), model paling dasar EQS yang memiliki baterai 90kWh dan menggunakan motor listrik tunggal untuk menggerakkan roda belakang, akan dibanderol mulai dari USD124.000 (Rp1,7 Miliar).

Sementara untuk varian dengan penggerak semua roda, bermotor ganda, baterai 107,8kWh dan akan dibanderol mulai dari USD159.000 (Rp2,2 Miliar).

Baca juga:

Mercedes akan Hadirkan Sejumlah Mobil Listrik Baru

Satu Unit Mercedes-Benz EQS Diperkirakan Seharga Lebih dari Rp 1.4 Miliar
Harga pasti EQS akan terlihat setelah pembeli menentukan berbagai fitur untuk kendaraannya. (Foto: The Verge/Andrew Hawkins)

Nantinya, saat pembeli menentukan berbagai pihan fitur untuk EQS mereka, maka harga final dari kendaraan tersebut akan muncul.

Bahkan ketika pembeli telah membeli EQS, Mercedes akan menawarkan pembeli untuk membayar sejumlah nominal untuk membuka beberapa fitur lain yang dikuci oleh pabrikan (tidak dapat digunakan kecuali pembeli setuju untuk membayarnya). Pembukaan fitur itu akan dilakukan secara digital, melalui pembaruan perangkat lunak.

Misalnya, Mercedes-Benz secara elektronik akan membatasi sudut kemudi roda belakang. Tetapi jika pembeli EQS ingin membukanya, mereka dapat membayar sejumlah nominal untuk meningkatkan sudut kemudi beberapa derajat agar radius putar mobil lebih baik.

Mercedes-Benz mengatakan bahkan berencana untuk menawarkan paket 'aktivasi sementara dan periode uji coba gratis' dari fitur-fitur ini. Paket tersebut dibuat untuk menarik pelanggan agar bersedia membayar sejumlah uang untuk membuka fitur secara penuh, saat uji coba gratis telah berakhir.

Baca juga:

Mercedes-Benz Kembangkan Sistem Operasi MB.OS

Satu Unit Mercedes-Benz EQS Diperkirakan Seharga Lebih dari Rp 1.4 Miliar
EQS sering dibandingkan dengan Tesla Model S. (Foto: Carwow)

Tentu saja akan ada lebih banyak penjualan pasca pembelian yang berfokus pada perangkat lunak. Bahkan terdapat paket seharga EUR89 (Rp150 ribu) per bulan agar pemilik EQS mendapatkan hak istimewa untuk memainkan Tetris, Sudoku, dan mini-game lainnya di hyperscreen di dasbor EQS.

Mercedes-Benz bukan satu-satunya perusahaan yang mencoba ide-ide seperti ini, Tesla memelopori ide tersebut dengan membuat fitur seperti sistem bantuan pengemudi Autopilot yang tersedia untuk dibeli secara digital.

Tak dapat dihindari bahwa EQS akan dibandingkan dengan Tesla Model S. Namun, karena kesamaan dalam harga dan kemampuan jarak tempuh, Mercedes-Benz melakukan sedikit pembeda, yakni perusahaan mengatakan bahwa EQS merupakan kendaraan listrik yang menawarkan kemewahan. (kna)

Baca juga:

Mercedes-Benz Siap Bertenaga Listrik di 2030

#Mobil #Mobil Listrik #Mercedez-Benz
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

nowhereman.. cause every second is a lesson for you to learn to be free.

Berita Terkait

Olahraga
Duel Panas Mercedes, Kimi Antonelli Memenangi GP Kanada 2026
Russell sempat memimpin balapan setelah start, tetapi Antonelli terus memberikan tekanan. Ketegangan memuncak pada lap ke-24 ketika keduanya bersenggolan ringan di chicane terakhir.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 25 Mei 2026
Duel Panas Mercedes, Kimi Antonelli Memenangi GP Kanada 2026
Lifestyle
INDOMOBIL Expo Resmi Dibuka, saatnya Coba Langsung Mobil Listrik Berteknologi Terbaru
Ajang ini menjadi kesempatan untuk mengenal sekaligus mencoba langsung kendaraan listrik dengan teknologi terbaru.
Dwi Astarini - Rabu, 06 Mei 2026
INDOMOBIL Expo Resmi Dibuka, saatnya Coba Langsung Mobil Listrik Berteknologi Terbaru
Indonesia
Menperin Bujuk Menteri Purbaya Soal Insentif dan Stimulus Kendaran Listrik
Kementerian Perindustrian tidak memiliki kewenangan dalam menentukan bentuk maupun skema insentif kendaraan listrik.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 05 Mei 2026
Menperin Bujuk Menteri Purbaya Soal Insentif dan Stimulus Kendaran Listrik
Indonesia
Menkeu Purbaya Bocorkan Skema Insentif Kendaraan Listrik, Meluncur Awal Juni Untuk Dorong Ekonomi Nasional
Purbaya menyatakan bahwa percepatan adopsi kendaraan listrik akan memperkuat daya tahan ekonomi nasional secara jangka panjang
Angga Yudha Pratama - Selasa, 05 Mei 2026
Menkeu Purbaya Bocorkan Skema Insentif Kendaraan Listrik, Meluncur Awal Juni Untuk Dorong Ekonomi Nasional
Indonesia
Kendaraan Listrik Mulai Kena Pajak, Wamenperin: Kita Harus Pertimbangkan Fiskal
Kebijakan pajak kendaraan listrik ke depan tidak lagi seragam dan bisa berbeda antarwilayah karena angkanya ditentukan Pemerintah Daerah.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 April 2026
Kendaraan Listrik Mulai Kena Pajak, Wamenperin: Kita Harus Pertimbangkan Fiskal
Indonesia
Mobil Merek China Mulai Menggeser mobil Jepang, Segmen EV Mendominasi
Harga BBM yang mahal membuat biaya operasional EV entry level terlihat semakin jauh lebih hemat. Tren ini akan semakin menguat di kota besar
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 April 2026
Mobil Merek China Mulai Menggeser mobil Jepang, Segmen EV Mendominasi
Indonesia
Prabowo Genjot Elektrifikasi 100 GW, Siap Kurangi Impor BBM
Prabowo genjot program listrik 100 gigawatt dan tutup 13 PLTD. Targetnya, Indonesia bisa hemat energi dan stop impor BBM dalam 2-3 tahun.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 April 2026
Prabowo Genjot Elektrifikasi 100 GW, Siap Kurangi Impor BBM
Indonesia
Prabowo Ingin Indonesia Punya 'National Champion' Otomotif seperti Jepang dan Korea
Presiden Prabowo ingin Indonesia memiliki merek otomotif global seperti Jepang dan Korea. Ia optimistis VKTR bisa menjadi 'national champion'.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 April 2026
Prabowo Ingin Indonesia Punya 'National Champion' Otomotif seperti Jepang dan Korea
Indonesia
Prabowo: Indonesia Siap Produksi Besar-besaran Sedan Listrik pada 2028
Presiden Prabowo menargetkan Indonesia memproduksi sedan listrik secara massal pada 2028. Pemerintah juga akan bentuk perusahaan khusus dan kurangi impor BBM.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 April 2026
Prabowo: Indonesia Siap Produksi Besar-besaran Sedan Listrik pada 2028
Indonesia
Prabowo Resmikan Pabrik Bus Listrik Berkapasitas 10.000 Unit di Magelang
Energi dinilai sebagai salah satu bidang yang sangat menentukan bagi keberlangsungan sebuah negara.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 09 April 2026
Prabowo Resmikan Pabrik Bus Listrik Berkapasitas 10.000 Unit di Magelang
Bagikan