Satu Pasien Corona yang Dirawat di RSPI Meninggal

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 12 Maret 2020
Satu Pasien Corona yang Dirawat di RSPI Meninggal

Dirut RSPI Sulianti Saroso Mohammad Syahril memberikan keterangan pers terkait pasien suspek dan positif virus corona di Jakarta, Kamis (5/3). (ANTARA/Devi Nindy)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Satu pasien yang menjalani perawatan di RSPI Sulianti Saroso meninggal dunia. Namun, identitasnya tak dibeberkan ke publik.

"Pagi tadi pukul 08.00 WIB itu ada yang meninggal 1 yang tadi malam dikirim," ucap Dirut RSPI Sulianti Saroso, Mohammad Syahril kepada wartawan, Kamis (12/3).

Baca Juga:

Bertambah Dua, Kini Jumlah Penderita Corona di Indonesia Jadi Empat

Syahril menyebut pasien itu berusia 37 tahun dan sempat dirawat 4 hari di rumah sakit pemerintah. Sampai akhirnya dirujuk ke RSPI dalam keadaan sakit berat dan pakai ventilator.

"Jadi pasien itu dikirim dari RS pemerintah dalam kondisi ada pneumonia berat akut respirasi sindrom gitu namanya memakai ventilator," ucapnya.

Pasien itu belum diketahui apakah mengidap virus corona karena hasil labnya belum keluar. "Saat ini masih dipelajari betul dari kita. Mudah-mudahan negatif," kata Syahril.

Penanganan pasien virus corona
Penanganan pasien corona (Foto: antaranews)

Seperti diketahui, pemerintah mengumumkan ada tujuh kasus baru pasien yang dinyatakan positif Covid-19 di Indonesia hingga Rabu sore.

Dengan penambahan ini, sudah 34 orang yang dirawat secara intensif di ruang isolasi rumah sakit lantaran terjangkit virus corona.

Baca Juga:

Ribuan Warga Tiongkok Ajukan Izin Tinggal Keadaan Terpaksa di Indonesia

Sementara itu, empat dari 34 orang telah dinyatakan sembuh atau konversi dari positif menjadi negatif virus corona. Salah satu pasien positif virus corona dinyatakan meninggal dunia. Pasien tersebut adalah pasien kasus 25.

Pasien tersebut merupakan perempuan, warga negara asing (WNA) berusia 53 tahun. Diketahui, pasien tersebut memang masuk rumah sakit dalam keadaan sakit berat. (Knu)

#Virus Corona #Pasien Corona #Penyakit Corona
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Virus baru ini berasal dari subgenus merbecovirus, yang juga termasuk virus penyebab Middle East Respiratory Syndrome (MERS).
Dwi Astarini - Jumat, 21 Februari 2025
 Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Bagikan