Kuliner

Sarapan Sehat di JHL Solitaire dengan Madu Khas Nusantara

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 17 November 2022
Sarapan Sehat di JHL Solitaire dengan Madu Khas Nusantara

Honeycomb yang dapat dimakan seperti permen caramel. (freepik/racool_studio)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MEMILIKI tekstur kental dengan cita rasa manis dan asam dipadukan dengan kerenyahan roti panggang, membuat sarapan pagimu akan terasa nikmat dan sehat. Continental breakfast menjadi pilihan yang tepat bagi kamu yang suka dengan hal-hal yang sederhana di pagi hari, cukup dengan mengoleskan madu pada roti.

Sedikit berbeda dengan hotel-hotel pada umumnya, JHL Solitaire yang berada di Gading Serpong, Tangerang, Banten, menawarkan sarapan pagi dari kenikmatan madu-madu lokal khas Indonesia yang diproduksi langsung di Banten. Mereka menawarkan empat varian rasa madu yang berbeda dan unik, diantaranya:

Baca Juga:

Mandeh, Cita Rasa Asli Padang di JHL Solitaire

madu
Madu yang disajikan di JHL Solitaire memiliki rasa yang berbeda dan unik. (MP/Ikhsan Digdo)


Rambutan Blossom


Seperti namanya, madu ini memiliki rasa yang manis dan segar seperti buah rambutan. Rasa rambutan diperoleh ketika lebah menikmati nektar dari bunga pohon rambutan. Sehingga madu yang dihasilkan memiliki rasa seperti buah rambutan dengan warna kuning kecoklatan. Rasanya yang unik cocok dicampurkan dalam minuman hangat maupun dingin.


Coffee Blossom


Bagi kamu para pecinta kopi, tentu akan sangat suka dengan varian rasa madu ini. Berbeda dengan madu pada umumnya yang didominasi rasa manis, madu Coffee Blossom memiliki rasa asam khas kopi. Madu ini berasal dari perkebunan di Jawa Tengah yang menjadi habitat koloni lebah madu.

Baca Juga:

Inspirasi Pesta Pernikahan Elegan di Sky Ballroom JHL Solitaire Hotel

madu
Sarapan dengan madu Nusantara di JHL Solitaire. (Unsplash/Arwin Neil Baichoo)


Cajuput Cinnamon


Madu yang berasal dari nektar bunga kayu putih yang dicampurkan dengan kayu manis, membuat madu ini memiliki rasa unik seperti mint. Selain itu, rasanya yang tidak terlalu manis, membuat madu ini sangatlah cocok untuk kamu yang memiliki diabetes. Juga memiliki manfaat yang bagus untuk kesehatan tubuh. Madu ini sangatlah cocok untuk dipadukan bersama teh hangat.


Java Trigona


Madu pemenang penghargaan Internasional ini, memiliki cita rasa yang sangat nikmat karena perpaduan antara rasa asam dari lemon dan manisnya madu sangat pas. Bahkan ketika kamu selesai memakannya, kamu akan menemukan sedikit rasa pedas yang berasal dari rempah-rempahan. Madu yang memiliki warna seperti gula jawa cair ini, memiliki manfaat yang sangat baik untuk kesehatan terutama untuk pengobatan apiterapi.

Selain keempat madu yang memiliki cita rasa unik tersebut, JHL Solitaire juga menawarkan sensasi memakan sarang madu atau Honeycomb. Namun, berbeda dengan sarang madu lainnya yang mesti dibuang terlebih dahulu. Sarang madu yang disediakan tersebut memiliki tekstur seperti permen karamel yang akan meleleh seiring waktu. (nbl)

Baca Juga:

Mau Gowes? Sarapan Dulu di JHL Solitaire

#JHL Solitaire Hotel #Hotel JHL Solitaire #Kuliner #Wisata #Travel
Bagikan
Ditulis Oleh

P Suryo R

Stay stoned on your love

Berita Terkait

Indonesia
Menpar Widiyanti Bantah Bali Sepi Wisatawan, Data 2025 Tunjukkan Tren Positif
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menegaskan Bali tidak sepi wisatawan. Sepanjang Januari–November 2025, kunjungan mencapai 12,2 juta wisatawan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Februari 2026
Menpar Widiyanti Bantah Bali Sepi Wisatawan, Data 2025 Tunjukkan Tren Positif
Kuliner
Jadi 'Surga' Penikmat Kuliner Premium Lobster dan Burger, Jakarta Kini Disetarakan dengan London dan New York
Jakarta menonjol sebagai salah satu destinasi kuliner paling dinamis di Asia Tenggara.
Dwi Astarini - Jumat, 30 Januari 2026
Jadi 'Surga' Penikmat Kuliner Premium Lobster dan Burger, Jakarta Kini Disetarakan dengan London dan New York
Travel
Resorts World Genting Jalin Kemitraan Kemitraan Strategis dengan Stakeholder Pariwisata, Bersiap Kenalkan Eufloria
Resorts World Genting melakukan penguatan kehadirannya di pasar Indonesia melalui penandatanganan kerja sama strategis.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Januari 2026
Resorts World Genting Jalin Kemitraan Kemitraan Strategis dengan Stakeholder Pariwisata, Bersiap Kenalkan Eufloria
Indonesia
Whoosh Jadi Incaran Turis Asing, Hampir 300 Ribu WNA Malaysia Datang Cuma Buat Naik
Jumlah penumpang Whoosh WNA mencapai 401.282 orang, naik 60 persen dibandingkan tahun 2024 sebanyak 251.525 penumpang.
Wisnu Cipto - Senin, 26 Januari 2026
Whoosh Jadi Incaran Turis Asing, Hampir 300 Ribu WNA Malaysia Datang Cuma Buat Naik
Kuliner
Sambut Tahun Baru Imlek 2026, Hennessy Hadirkan Koleksi Tahun Kuda nan Berani
Dalam rangka merayakan Tahun Baru Imlek 2026 dan menyambut Tahun Kuda, Hennessy kembali meluncurkan koleksi edisi terbatas terbaru.
Dwi Astarini - Selasa, 20 Januari 2026
Sambut Tahun Baru Imlek 2026, Hennessy Hadirkan Koleksi Tahun Kuda nan Berani
Indonesia
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Ancol kini menggelar promo tiket masuk seharga Rp 35 ribu. Nantinya, pengunjung mendapatkan voucher makan senilai Rp 20 ribu.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Indonesia
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Larangan pergerakan kapal pada malam hari di wilayah perairan Taman Nasional (TN) Komodo.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Indonesia
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Menjadi representasi transformasi layanan kereta api dari sekadar moda transportasi menjadi bagian dari ekosistem pariwisata.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Indonesia
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Aktivitas perjalanan di Cirebon selama Nataru mencerminkan tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus meningkatnya minat perjalanan wisata berbasis kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Indonesia
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Perjalanan dengan kereta api kini dimaknai sebagai momen menikmati waktu, suasana, dan keindahan alam di sepanjang jalur rel.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Januari 2026
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Bagikan