Saran Pengamat untuk Pemprov DKI Atasi Banjir di Jakarta
Pengamat Tata Kota Nirwono Joga (MP/Asropih)
MerahPutih.com - Pengamat tata kota dari Universitas Trisakti, Nirwono Joga mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta harus melakukan beberapa langka guna menangani banjir di Jakarta.
Menurut Joga, bila cara yang disarankannya tak dilakukan Pemprov DKI diprediksi Ibu Kota akan terendam banjir di sejumlah titik seperti dialami Selasa (17/12) kemarin.
Baca Juga
"Penataan bantaran kali harus dilanjutkan karena sudah terhenti 2 tahun tidak ada pembenahan sungai pusat," kata Nirwono saat dikonfirmasi, Rabu (18/12).
Pemprov DKI, kata dia, harus segera menyepakati penataan sungai dengan program normalisasi atau naturalisasi. Tapi ia lebih menyarankan keduanya lebih baik dipadukan secara harmonis agar penataannya lebih maksimal.
"Segera lakukan pembebasan lahan-relokasi pemukiman warga-pelebaran badan sungai-penataan tepi sungai diutamakan yang paling sering kebanjiran seperti di kali pesanggrahan, kali ciliwung," papar dia.
Baca Juga
Saluran Air Tersumbat, Sejumlah Titik di Jakarta Terendam Banjir
Nirwono juga menyarankan Pemprov DKI untuk mengoptimalkan revitalisasi Situ, Danau, Embung, dan Waduk (SDEW) agar dikeruk perdalm dan dilebarkan. Jika perlu, lanjut dia, merelokasi pemukiman warga yg berada tepat di pinggiran SDEW minimal 35-50 meter.
"Rehabilitasi saluran air kota bersamaan dengan revitalisasi trotoar yang sedang dikerjakan pemda saat ini, pastikan saluran air befungsi baik tidak sumbat apapun terhubung baik dan lancar ke seluruh saluran air, fokus di kawasann yang rawan genangan air," jelasnya.
Pemprov DKI juga diminta Nirwono untuk optimalkan seluruh Ruang Terbuka Hijau (RTH) kota sebagai daerah resapan air.
Baca Juga
Banjir Sejumlah Titik, Anggota DPRD DKI: Wajar Musim Kemarau Tak Keruk Waduk
"Dan daerah penampung air sementara saat hujan deras, dan penambahan RTH secara signifikan," tutupnya. (Asp).
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
BPBD DKI Pastikan Seluruh Genangan Surut Sabtu Pagi
Pramono Anung Resmikan Embung Lapangan Merah, Klaim Mampu Kurangi Banjir hingga 69 Persen
Fenomena Supermoon Dituding Penyebab Banjir Rob Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu
15 RT di Jakarta Timur Tergenang, Ini Langkah BPBD Atasi Luapan Ciliwung
Gubernur Pramono Usul Speaker Masjid dan Gereja Dipakai untuk Peringatan Dini Banjir
Banjir Rob Mampir Depan JIS Hingga Jalanan Utama Terendam, Kawasan Muara Angke yang Langganan Banjir Justru Aman
BPBD DKI Sebut Banjir di Jakarta Sudah Surut, Turunkan Personel untuk Pantau Kondisi Genangan
42 RT di Jakarta Terendam Banjir, BPBD: Genangan Terus Meluas Hingga Malam Hari
Banjir Jakarta Meluas, Pintu Air Mayoritas Siaga Tiga
Proyek Penurapan Multiyears Sungai di Jakarta Digas Lagi, Fokus Kali Grogol Hingga Mookervart