Sandiaga Uno Berpotensi Jadi Cawapres jika Gabung PPP
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno saat diwawancarai di Padang, Jumat (31/3/2023). ANTARA/Muhammad Zulfikar.
MerahPutih.com - Isu kepindahan Sandiaga Uno ke Partai Persatuan Pembangunan (PPP) semakin menguat.
Ketua DPP PPP, Achmad Baidowi mengatakan Sandiaga akan mendapat keuntungan jika bergabung di partainya. Bahkan, peluang mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu diusung sebagai calon wakil presiden (cawapres) cukup besar.
Baca Juga
"Ya kalau beliau bergabung ke PPP cawapres lah tentunya,"katanya kepada wartawan di Jakarta, Kamis (6/4).
Baidowi mengatakan Sandiaga memiliki kapasitas untuk diusung sebagai cawapres. Dia menyebut peluang cawapres terhadap Sandiaga Uno terbuka lebar.
"Jadi kalau beliau ke PPP peluang untuk diusung sebagai calon wakil presiden itu terbuka, meskipun tetap menunggu apa hasil-hasil dari bawah, tapi peluang itu tetap terbuka," ucapnya.
Baca Juga
Sandiaga Harap Event Internasional ke Depan Tak Terimbas Batalnya Piala Dunia U-20
Sementara itu, Wakil Ketua Umum PPP Arsul Sani tak memungkiri jika Sandiaga merupakan figur yang diminati banyak kader PPP.
"Sekarang kembali kepada Pak Sandi, Pak Sandi itu memang tidak bisa dipungkiri entah kenapa dia banyak disayang oleh elemen-elemen di PPP, kemudian banyak elemen-elemen itu yang mendekati juga," katanya.
Dia tak menampik kabar yang menyebut Sandiaga akan berpindah ke partainya dalam waktu dekat. Arsul mengaku tak ingin sesumbar mengumumkan Sandiaga akan bergabung dengan PPP.
"Walaupun belum final, kami enggak mau ribut-ribut dahulu, nanti ternyata enggak jadi," ujarnya.
Hal tersebut, kata dia, karena Sandiaga saat ini masih tercatat sebagai kader Partai Gerindra. PPP pun mengambil sikap menghormatinya.
Arsul juga menegaskan bahwa pihaknya tidak boleh sembarangan, tidak boleh juga grasa-grusu. Maka, pihaknya juga harus berkomunikasi sebagai bentuk penghormatan penghargaan kepada yang punya, yakni Partai Gerindra. (Knu)
Baca Juga
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Pilpres 2029, PDIP 'Colong Start' Usung Hasto Jadi Capres
Jokowi Tegaskan Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode di Pilpres 2029
Revisi UU Pemilu, PAN Minta Ambang Batas Pilpres dan Parlemen Dihapus
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Istana Bantah Isu Pemilihan Presiden Lewat MPR, Pastikan Tetap Dipilih Rakyat
[HOAKS atau FAKTA]: Puan Maharani Gandeng Anies Baswedan di Pilpres 2029, Pede Bisa Raih 68 Persen Suara
[HOAKS atau FAKTA]: Ketua Harian PSI Usulkan Duet Gibran-Jokowi di Pilpres 2029
Dualisme PPP Selesai, Mardiono Jadi Ketua Umum, Agus Waketum dan Taj Yasin Duduki Kursi Sekjen
KPU Batalkan Aturan Kerahasiaan 16 Dokumen Syarat Capres-Cawapres, Termasuk Soal Ijazah
16 Dokumen Syarat Pendaftaran Capres-Wawapres Tertutup Bagi Publik, Termasuk Fotokopi Ijazah