Saint Laurent Beli 4 Ribu Pakaian Antik dari Labelnya Sendiri

Muchammad YaniMuchammad Yani - Jumat, 07 Agustus 2020
Saint Laurent Beli 4 Ribu Pakaian Antik dari Labelnya Sendiri

Siap bergabung di arsip Saint Laurent. (Foto:Tek Deeps)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

RUMAH mode asal Prancis Saint Laurent membeli koleksi busana pribadi berlabel YSL vintage, yang sempat menjadi hit di periode 1966 sampai 1985. Koleksi busana tersebut dibeli dari kolektor Olivier Chatenet sebanyak empat ribu keping dan akan bergabung dengan arsip Saint Laurent, yang disimpan di Paris.

“Monseiur Yves Saint Laurent membangun warisan sangat berharga yang merupakan sumber inspirasi tanpa akhir,” kata Anthony Vaccarello, Direktur Kreatif Saint Laurent mengutip laman Harpers Bazaar.

Baca juga:

Mencari Model Lingerie lewat Audisi Buta

Namun, angka pasti dari penjualan tersebut masih dirahasiakan. Menurut WWD, empat ribu potong pakaian itu terdiri dari gaun, has, mantel, rajutan, sepatu, aksesori, dan beberapa pakaian adibusana (haute couture). Salah satu bagian paling menarik dari koleksi ini adalah gaun manik-manik bernuansa Afrika dari koleksi musim semi pada 1967 yang dulunya milik Duchess of Windsor.

Terdiri dari beragam jenis fashion. (Foto: MissK)
Terdiri dari beragam jenis fashion. (Foto: MissK)

Empat ribu koleksi busana antik itu bergabung dengan ribuan koleksi YSL vintage lainnnya, termasuk lima ribu potongan pakaian, 15 ribu aksesori, serta ribuan sketsa, yang semuanya disimpan di kantor pusat rumah mode tersebut.

“Saya menyukai gagasan bahwa koleksi ini memiliki kehidupan dan kegunaan, bukan hanya sesuatu yang saya nikmati sendiri,” kata Chatenet kepada WWD.

Baca juga:

Tren Perhiasan Paling Populer di Musim Ini

“Saya telah bersenang-senang menyatukannya selama 30 tahun terakhir dan memamerkannya di Paris, Hong Kong, dan Shanghai, dan ini bukan tentang kepemilikan. Saya akan selalu menyukainya, meskipun koleksi ini bukan lagi milik saya,” lanjutnya.

Anthony Vaccarello memiliki kebiasaan untuk melestarikan budaya fashion. (Foto: WWD)
Anthony Vaccarello memiliki kebiasaan untuk melestarikan budaya fashion. (Foto: WWD)

Menurut Chatenent, untuk menjaganya tetap hidup harus terus memperkaya dan menghasilkan proyek baru. Proyek terbarunya ini, yakni berupa menyimpan inventaris, pemeliharaan, penyimpanan, dan dokumentasi, sangat memakan waktu dan menghabiskan energi Chatenet.

“Saya perlu menyerahkan tongkat estafet kepada mitra yang paling solid dan relevan,” katanya.

Rumah Saint Laurent dan Anthony Vaccarello memiliki kebiasaan untuk melestarikan dan memanfaatkan sesuai keinginan. Koleksi itu nantinya akan siap bergabung di rumah arsip Saint Laurent. (And)

Baca juga:

Mengenal James Maina Mwangi, Pria 'Paling Stylish' di Afrika saat Pandemi

#Fashion
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Muchammad Yani

Lebih baik keliling Indonesia daripada keliling hati kamu
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fashion
Perkara Desain Logo Mirip, Adidas Gugat Merek Australia White Fox
Merek apparel olahraga raksasa asal Jerman ini menilai desain tersebut ‘mirip secara menyesatkan’ dengan logo khas mereka, the three stripes.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
Perkara Desain Logo Mirip, Adidas Gugat Merek Australia White Fox
Fashion
Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik
Batik perlu terus beradaptasi dengan perkembangan tren fesyen agar dapat memperluas pasar.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Inovasi dan Diversifikasi, Jalan Baru Pelestarian Batik
ShowBiz
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Dion tampil tepat di bawah Menara Eiffel yang terkenal di kota tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Celine Dion Kejutan Paris Fashion Week 2026, Tampil Enerjik dengan ‘I’m Alive’
Fashion
Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Minimalisme elegan mendominasi pasar dengan merek-merek yang menekankan identitas mereka melalui bahan berkualitas tinggi.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
 Fast Fashion So Yesterday, 'Minimalisme Elegan' Ambil Alih Tren Tampilan Minimal dengan Bahan Berkualitas
Fashion
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
First Edit menjadi ruang bagi para mahasiswa untuk membawa karya yang sebelumnya dikerjakan sebagai tugas akhir keluar dari lingkungan kampus.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
Dari Ruang Kelas ke Runway, ESMOD Jakarta Hadirkan First Edit
Fashion
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
UNIQLO dan KAWS kembali berkolaborasi lewat KAWS UNIVERSE yang menghadirkan COMPANION, karakter baru, dan plush charm mulai 14 September 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
UNIQLO x KAWS Hadirkan KAWS UNIVERSE, Bawa Pesan 'We Are Better Together'
Fashion
'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Penampilan dramatis Putri Diana saat tiba di Serpentine Gallery pada 1994 menjadi salah satu momen ikonis dalam budaya pop.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
 'Revenge Dress' Milik Putri Diana kembali Dilelang, Diperkirakan Laku Rp 4,5 Miliar
Fashion
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Lewat inisiatif ‘With Gemini, In Craft’, Google menjadikan akal imitasi sebagai mitra kreatif pendukung bagi rumah mode, studio kreatif, serta pelaku usaha di Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
‘With Gemini, In Craft’, Google Dorong Kreativitas Fesyen tanpa Batas
Olahraga
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Jersey Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 mengangkat motif Gorga khas Toba dan Limar dari Sumatera Selatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Fashion
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
ESMOD Jakarta memperkuat koneksi fashion global melalui Global Mobility Pathway, membuka pertukaran mahasiswa dengan jaringan ESMOD di berbagai negara.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 12 Agustus 2026
Tak Sekadar Belajar ke Luar Negeri, Program ESMOD Jakarta Bawa Identitas Fashion Indonesia ke Dunia
Bagikan