Sains

Sains Menjawab Kapan Lebaran Tiba

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Senin, 10 Mei 2021
Sains Menjawab Kapan Lebaran Tiba

Lebaran tiba pada tanggal 1 Sayawal. (Foto: Unsplash/Sid Balachandran)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SAINS memiliki teori pasti untuk menentukan kapan 1 Syawal atau Hari Raya Idul Fitri tiba. Kemunculan hilal atau bulan sabit menjadi penanda tibanya 1 Syawal.

Hilal terlihat setelah terjadi konjungsi pada arah matahari. Hilal yang terlihat pada petang ke-29 ramadan menjadi penanda awal bulan baru Islam. Jika hilal belum terlihat, maka di hari tersebut merupakan tanggal 30 Ramadan. Tandanya hari lebaran baru tiba besok lusa.

Baca juga:

Mengisi Buku Kegiatan Ramadan Sangat Memorable

Berbeda dengan kalender masehi yang menggunakan perputaran matahari dalam menentukan hari. Artinya, perputaran hari dalam kalender Hijriyah adalah saat terbenam matahari bukan pukul 00.00.

Hilal memiliki bentuk seperti huruf 'u'. (Foto: Unsplash/Daniel Christie)

Mengutip laman resmi Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), ada dua cara untuk menentukan hilal, yakni rukyat dan hisab. Rukyat merupakan metode pemantauan lewat pandangan mata. Sementara metode hisab dilakukan berdasarkan perhitungan matematik astronomi.

Hilal memiliki bentuk seperti huruf 'U' dan posisinya menghadap titik matahari. Jika berbentuk huruf 'N', berarti bukan hilal. Bentuk ini hanya pandangan atau bentukan cahaya.

Penentuan awal bulan memerhatikan faktor ketampakan atau visibilitas hilal. Kriterianya ialah elongasi bulan menjadi 6,4 derajat dan tinggi bulan minimal 3 derajat.

Baca juga:

5 Tradisi Ramadan Unik dari Seluruh Dunia

LAPAN juga menggunakan waktu Indonesia Barat saat pemantauan hilal. Alasannya karena tiga waktu wilayah Indonesia membuat hilal mengalami perbedaan tinggi hingga 3 derajat.

Idealnya, pengamatan hilal dilakukan di tempat lowong yang tidak dihalangi objek seperti bangunan maupun pohon. Arah pengamatannya ialah di posisi matahari terbenam karena keberadaan hilal dekat dari titik ini.

Posisi hilal berada di titik dekat matahari terbenam. (Foto: Unsplash/David Mullins)

Selain itu, saat matahari terbenam cahaya di sekitar hilal juga redup. Ini membuat pengamat akan lebih jelas untuk memastikan apakah bulan sabit berbentuk 'U' tersebut sudah muncul.

Sebelum teknologi berkembang, pengamatan hilal hanya dilakukan menggunakan mata telanjang. Sekarang, teleskop amat membantu memastikan apakah hilal sudah terlihat atau belum. Bahkan, kamera digital juga menjadi medium pengamatan hilal. Peningkatan kontras pada kamera mampu memperjelas posisi hilal.

Kementerian Agama akan kembali menggelar sidang isbat (penetapan) awal bulan Syawal 1442 H. Sidang isbat akan digelar pada Selasa, 11 Mei 2021, yang bertepatan dengan 29 Ramadan 1442 H. (ikh)

Baca juga:

Stok Bumbu Dasar untuk Masak Mudah saat Ramadan




#Teknologi #Sains #Lipsus Bulanan #Ramadan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Tekno
Xiaomi 18 Gegerkan Pasar Flagship, Jadi HP Pertama yang Pakai Snapdragon 8 Elite Gen 6!
Xiaomi 18 akan meluncur September 2026. HP itu akan menjadi yang pertama menggunakan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 6.
Soffi Amira - Kamis, 04 Juni 2026
Xiaomi 18 Gegerkan Pasar Flagship, Jadi HP Pertama yang Pakai Snapdragon 8 Elite Gen 6!
Tekno
OPPO Reno 16, Reno 16 Pro, dan Reno 16 FS Segera Meluncur Global, Berikut Spesifikasinya
OPPO Reno 16 global kini mulai muncul. Kabarnya, HP tersebut akan segera meluncur dalam waktu dekat.
Soffi Amira - Rabu, 03 Juni 2026
OPPO Reno 16, Reno 16 Pro, dan Reno 16 FS Segera Meluncur Global, Berikut Spesifikasinya
Tekno
Xiaomi 18, Vivo X500, dan OPPO Find X10 Dikabarkan Rilis Bersamaan, Siapa Paling Gahar?
Xiaomi 18, Vivo X500, dan OPPO Find X10 berpotensi meluncur bersamaan pada September 2026.
Soffi Amira - Rabu, 03 Juni 2026
Xiaomi 18, Vivo X500, dan OPPO Find X10 Dikabarkan Rilis Bersamaan, Siapa Paling Gahar?
Lifestyle
AIGEN ULTRA, Laptop AI untuk Produktivitas Generasi Modern dari ADVAN
AIGEN ULTRA menjadi pilihan laptop AI yang powerful, tapi tetap relevan dengan kebutuhan pengguna.
Dwi Astarini - Selasa, 26 Mei 2026
AIGEN ULTRA, Laptop AI untuk Produktivitas Generasi Modern dari ADVAN
ShowBiz
OPPO Find X10 Ultra Siap Jadi Monster Kamera, Bawa Sensor 200MP
OPPO Find X10 Ultra kini sedang masuk tahap pengujian. Namun, model Find X10 Pro Max terancam batal rilis.
Soffi Amira - Jumat, 22 Mei 2026
OPPO Find X10 Ultra Siap Jadi Monster Kamera, Bawa Sensor 200MP
Tekno
Xiaomi 17 Max Resmi Meluncur, Bawa Baterai Jumbo 8.000mAh dan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Xiaomi 17 Max resmi meluncur. HP ini membawa baterai 8.000mAh dan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 terbaru.
Soffi Amira - Kamis, 21 Mei 2026
Xiaomi 17 Max Resmi Meluncur, Bawa Baterai Jumbo 8.000mAh dan Snapdragon 8 Elite Gen 5
Tekno
Bocoran OPPO Reno 16: Skor Geekbench Terungkap, Bawa Kamera 200MP dan Baterai 6.700mAh
OPPO Reno 16 kini sudah terlihat di Geekbench. HP itu akan membawa kamera 200MP dengan baterai 6.700mAh.
Soffi Amira - Kamis, 21 Mei 2026
Bocoran OPPO Reno 16: Skor Geekbench Terungkap, Bawa Kamera 200MP dan Baterai 6.700mAh
Tekno
Xiaomi 17 Max Muncul di Geekbench, Skor Ganas dan Baterai 8.000mAh Bikin Geger
Xiaomi 17 Max kini muncul di Geekbench. HP tersebut mendapat skor tinggi dan dilengkapi baterai 8.000mAh.
Soffi Amira - Rabu, 20 Mei 2026
Xiaomi 17 Max Muncul di Geekbench, Skor Ganas dan Baterai 8.000mAh Bikin Geger
Tekno
Vivo X500 Pro Max Dikabarkan Bawa Baterai 8.000mAh, Siap Gegerkan Pasar HP Flagship!
Vivo X500 Pro Max kabarnya akan hadir dengan baterai 8.000mAh. HP tersebut juga akan ditenagai chipset Dimensity 9600 Pro.
Soffi Amira - Rabu, 20 Mei 2026
Vivo X500 Pro Max Dikabarkan Bawa Baterai 8.000mAh, Siap Gegerkan Pasar HP Flagship!
Tekno
OPPO Find X10 Ultra Dikabarkan Pakai Kamera LOFIC 200MP, Hasil Foto Jadi Lebih Detail!
OPPO Find X10 Ultra kabarnya akan rilis pada paruh pertama 2027. Namun, bocoran soal kameranya kini mulai terungkap.
Soffi Amira - Rabu, 20 Mei 2026
OPPO Find X10 Ultra Dikabarkan Pakai Kamera LOFIC 200MP, Hasil Foto Jadi Lebih Detail!
Bagikan