SAG-AFTRA Masih Mogok: Studio Game Dinilai Belum Lindungi Aktor dari Penyalahgunaan AI
Ilustrasi main game. Foto: Unsplash/Sean Do
MerahPutih.com - Mogok kerja yang dilakukan oleh serikat aktor SAG-AFTRA terhadap studio game besar sudah berlangsung lebih dari tujuh bulan, dan tampaknya jalan menuju kesepakatan masih jauh dari kata selesai.
Diberikan The Hollywood Reporter, dalam pesan terbaru kepada para anggotanya, perwakilan serikat menyebut bahwa proposal terbaru dari pihak studio mengandung “celah berbahaya” yang bisa membuat para aktor rentan terhadap penyalahgunaan teknologi AI — isu utama yang memicu mogok ini sejak awal.
Lewat memo yang dilengkapi dengan bagan perbandingan usulan kedua belah pihak, serikat menyatakan bahwa mereka masih frustasi dalam hal perlindungan terhadap digitalisasi suara dan performa para aktor.
Studio-studio besar seperti Disney Character Voices, Activision Blizzard, Electronic Arts, Warner Bros. Games, dan Insomniac Games termasuk dalam kelompok negosiasi yang saat ini menghadapi SAG-AFTRA.
Baca juga:
Summer Game Fest 2025 Digelar 6 Juni, Bakal Spill Segudang Informasi Game Baru
Meski kelompok ini mengklaim bahwa mereka telah menyepakati 24 dari 25 poin negosiasi, SAG-AFTRA menegaskan bahwa poin krusial soal perlindungan terhadap AI justru masih menjadi batu sandungan utama.
Dalam suratnya, direktur eksekutif nasional SAG-AFTRA Duncan Crabtree-Ireland dan ketua negosiator Sarah Elmaleh menyoroti bahwa proposal studio akan memungkinkan penggunaan rekaman lama aktor bahkan dari luar proyek, tanpa perlindungan memadai. Lebih jauh lagi, mereka menyoroti kurangnya transparansi terkait penggunaan replika digital dari performa seorang aktor setelah izin diberikan.
Mogok ini menjadi salah satu babak terpanjang dalam konflik industri hiburan dengan teknologi AI, menunjukkan betapa rumitnya masa depan hak kreator di tengah era digital. (ikh)
Bagikan
Berita Terkait
10 Tips Penting Game TheoTown agar Kota Cepat Maju, 100 Persen Efektif!
Interaksi Sosial di Platform Gim Daring Jadi Wadah Sebarkan Paham Radikalisme
Simu Liu Jadi Bintang Utama Film Adaptasi Game 'Sleeping Dogs', Disutradarai Timo Tjahjanto
BNPT Pantau Roblox, Takut Jadi Media Penyebaran Radikalisasi Pada Anak
Film Adaptasi Gim Sleeping Dogs, Bakal Disutradarai Timo Tjahjanto
Trailer Film Live-Action 'Street Fighter' Rilis, Ini Deretan Aktor-Aktris Pemeran Ryu Dkk
Trailer Perdana Film Live-Action 'Street Fighter' Dirilis, Siap Suguhkan Aksi Laga Intens
Timnas MLBB Indonesia Ukir Sejarah Peringkat 4 Dunia IESF WEC 2025, Langsung Fokus SEA Games Thailand
Indonesia Genggam Dunia Esports: MLBB Putri Pertahankan Tahta IESF WEC 2025, Win Rate 100 Persen Cuy
Pakar Ungkap Dua Kunci Kerentanan Anak di Ruang Digital yang Bisa Dimanfaatkan Jaringan Terorisme