Saat Berhubungan Intim, Pikiran Perempuan Lebih Kompleks

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Minggu, 21 Januari 2018
Saat Berhubungan Intim, Pikiran Perempuan Lebih Kompleks

(Foto: pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

WANITA memang rumit, begitupula soal hubungan intim. Siapa sangka ternyata perempuan sebenarnya lebih terangsang daripada pria saat melakukan hubungan intim. Dalam laman Independent, sebuah studi ilmiah membuktikan betapa kompleksnya pikiran seorang perempuan saat berhubungan intim.

Ternyata otak seorang perempuan jauh lebih terangsang daripada seorang pria saat berhubungan intim. Bukannya pria yang katanya lebih memiliki hasrat yang menggebu untuk berhubungan seks.

Periset di McGill University di Kanada melakukan percobaan dengan 20 pria dan 20 perempuan, yang masing-masing diperlihatkan klip film erotis sementara otak mereka dikaitkan dengan dua alat pemindai.

Alat pemindai yang pertama adalah mesin MRI yang melacak rangsangan di otak mereka. Sementara alat pemindai kedua mengukur melalui kamera pencari panas yang menargetkan alat kelamin peserta.

(Foto: pixabay)

Hasilnya perbedaan antara stimulasi otak laki-laki dan perempuan tidak besar. Para ilmuan mendapat adanya perbedaan yang konsisten antara keduanya yang artinya perempuan memiliki tingkat stimulasi otak lebih tinggi daripada pria saat mereka terangsang.

Dengan demikian bisa dibilang perempuan lebih memiliki gairah dibandingkan pria dalam melakukan hubungan seks.

Di lain hal, Qazi Rahman, seorang dosen psikologi di King's College London mengatakan bahwa lebih banyak penelitian diperlukan untuk menarik kesimpulan tertentu tentang sifat kompleks rangsangan perempuan.

"Saya pikir temuan bahwa perempuan memiliki korelasi genitalitas otak lebih besar dibandingkan dengan pria yang menarik, dan kombinasi pencitraan otak dengan pengukuran suhu alat kelamin sangat inovatif," katanya kepada The Times.

Menurutnya kasus tersebut adalah kasus 'menunggu'. Perlu dilihat apakah temuan itu direplikasi sebelum ada kesimpulan lebih lanjut yang bisa didapat. Temuan tersebut dipublikasikan di Journal of Sexual Medicine. (Ikh)

Baca juga artikel terkait lainnya di sini Seks Oral dengan 5 Pasangan Tingkatkan Risiko Kanker Tenggorokan

#Pasangan Kekasih #Pasangan Romantis #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - 3 menit lalu
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Indonesia
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Selain itu tidak boleh ada lagi diskriminasi pelayanan antara peserta BPJS Kesehatan dan pasien non-BPJS.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Presiden Prabowo Perintahkan Persingkat Antrean Layanan BPJS
Indonesia
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Pemerintah telah melakukan uji coba melalui latihan evakuasi medis menggunakan helikopter di Kabupaten Pesisir Barat, Lampung.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 28 September 2026
Program Ambulans Udara Mulai Diujicobakan Pakai Helikopter
Bagikan