Rupiah Merosot, Ini Komentar Indro Warkop

Fredy WansyahFredy Wansyah - Rabu, 16 September 2015
Rupiah Merosot, Ini Komentar Indro Warkop

Indro Warkop saat konferensi pers film "Komedi Moderen Gokil!" di MD Place Tower 1, Jakarta Selatan, Rabu (9/9). (Foto: MerahPutih/Venansius Fortunatus)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Artis - Indro Warkop menaruh perhatian pada nilai tukar rupiah yang terus melemah. Dirinya mengungkapkan, melemahnya nilai tukar rupiah dipengaruhi faktor politik.

"Masalah rupiah sekarang kan bukan hanya ekonomi. Tapi juga ada campur tangan politik. Itu mekanisame pasar sekarang. Misalnya sekarang kebijakan dicampuri oleh pihak yang mendukung (Jokowi) dan tidak," papar Indro saat ditemui Merahputih.com, di Plaza Senayan XXI, Selasa (15/9).

Lulusan sarjana ekonomi ini mengaku tidak puas dengan kinerja pemerintahan Jokowi. Padahal dirinya merupakan salah satu orang yang memilih Presiden Jokowi.

"Jujur saya tidak puas dengan kinerja Presiden (Jokowi). Padahal saya dulu memilih dia. Saya enggak memilih partai tapi milih Jokowi. Jujur saya kecewa," tegas Indro.

Indro menjelaskan, Presiden Jokowi mulai tidak tegas dengan beberapa kondisi. Terutama kasus yang terjadi di Indonesia, seperti kasus KPK.(rky)

Baca Juga:

Nilai Tukar Rupiah Rp14.323 per Dolar AS di Awal Pekan

Perdagangan Barang Elektronik di Glodok Tidak Terpengaruh Nilai Tukar Rupiah

Indro Warkop Beberkan Pengalaman Akting di Film Terbaru

#Indro Warkop #Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dollar AS
Bagikan
Ditulis Oleh

Fredy Wansyah

Berita Terkait

ShowBiz
Indro Warkop Curahkan Rindu untuk Dono dan Kasino lewat Lagu 'Dan Aku Rindu'
Indro Warkop mencurahkan kerinduan kepada Dono, Kasino, Nanu, dan Rudy Badil melalui lagu 'Dan Aku Rindu' yang menjadi soundtrack film 'Warkop DKI Viralin Dong'.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 04 Juni 2026
Indro Warkop Curahkan Rindu untuk Dono dan Kasino lewat Lagu 'Dan Aku Rindu'
Indonesia
Rupiah dan IHSG Terseok, Sentimen Dalam Negeri dan Duit Asing Rp 67 Triliun Keluar Jadi Pemicu
Investor asing kembali membukukan penjualan bersih (net sell) sekitar Rp 864 miliar pada perdagangan hari ini.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 04 Juni 2026
Rupiah dan IHSG Terseok, Sentimen Dalam Negeri dan Duit Asing Rp 67 Triliun Keluar Jadi Pemicu
Indonesia
Rupiah Makin Melemah, Sudah Tembus Rp 18.015 per Dolar AS di Kamis (4/6) Pagi
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa siap meningkatkan koordinasi Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) untuk menstabilkan kembali kurs atau nilai tukar rupiah.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 04 Juni 2026
Rupiah Makin Melemah, Sudah Tembus Rp 18.015 per Dolar AS di Kamis (4/6) Pagi
Indonesia
Menkeu Purbaya Pede Akhir Bulan Ini Rupiah Kembali Menguat
Pada Kamis (4/6) pagi, nilai tukar rupiah mendekati Rp 18 ribu per Dollar.
Frengky Aruan - Kamis, 04 Juni 2026
Menkeu Purbaya Pede Akhir Bulan Ini Rupiah Kembali Menguat
Indonesia
Kebijakan Devisa Hasil Ekspor SDA Diyakini Jadi Penyelamat Rupiah
Dengan meningkatnya pasokan devisa, likuiditas valuta asing di pasar domestik akan makin kuat sehingga mampu mendukung stabilitas nilai tukar rupiah.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 04 Juni 2026
Kebijakan Devisa Hasil Ekspor SDA Diyakini Jadi Penyelamat Rupiah
Indonesia
Rupiah Hari Ini Makin Terpuruk, Bergerak Tembus Rp 17.900 per Dolar
Kepala Ekonom Bank Permata, Josua Pardede, menilai tren pelemahan rupiah belakangan ini bukan sekadar faktor musiman.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Juni 2026
Rupiah Hari Ini Makin Terpuruk, Bergerak Tembus Rp 17.900 per Dolar
Indonesia
Rupiah Makin Mendekati Rp 18.000 Per Dolar AS
Rupiah bakal bergerak fluktuatif di rentang Rp 17.840 - Rp 17.900.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Juni 2026
Rupiah Makin Mendekati Rp 18.000 Per Dolar AS
Indonesia
Tekanan Terhadap Rupiah Terus Berlanjut, Per Dolar Bisa Capai Rp 17.800
Rupiah diperkirakan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan masih berada dalam tekanan di kisaran Rp 17.750 - Rp 17.800 per dolar AS.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 26 Mei 2026
Tekanan Terhadap Rupiah Terus Berlanjut, Per Dolar Bisa Capai Rp 17.800
Indonesia
Mata Uang Negara Tetangga Menguat, Ini Alasan Rupiah Terseok-Seok
Mata uang seperti Ringgit Malaysia, Euro, Swiss Franc, hingga beberapa mata uang negara berbasis komoditas dan emerging markets justru menunjukkan penguatan terhadap dolar AS
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 26 Mei 2026
Mata Uang Negara Tetangga Menguat, Ini Alasan Rupiah Terseok-Seok
Indonesia
Kemenkeu Klaim Indonesia Masih Jauh Dari Tanda-Tanda Krisis, Investor Asing Masih Percaya
Krisis seperti pada 1997-1998 terjadi ketika banyak perusahaan menarik pinjaman luar negeri dalam jumlah besar.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 25 Mei 2026
Kemenkeu Klaim Indonesia Masih Jauh Dari Tanda-Tanda Krisis, Investor Asing Masih Percaya
Bagikan