Rupiah Menguat Tipis Usai The Fed Pertahankan Suku Bunga

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Kamis, 03 November 2016
Rupiah Menguat Tipis Usai The Fed Pertahankan Suku Bunga

ilustrasi (Foto Setkab)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Keuangan - Nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) dibuka menguat pada perdagangan antarspot pagi ini.

Berdasarkan data Bloomberg, Kamis (3/11) pagi, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS pagi tadi dibuka di level Rp13.045 per dollar AS. Selanjutnya, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS mencapai Rp13.057 per dollar AS.  

Gerak rupiah terhadap dollar AS sepanjang hari ini diperkirakan berkisar antara Rp13.042-Rp13.071 per dollar AS. Dengan Yield-to-Date (YTD) Return di minus 5,30 persen. 

Sementara itu, menurut Yahoo Finance, nilai tukar rupiah berada di posisi Rp13.027 per dollar AS.

Penguatan rupiah terdorong pelemahan dollar AS menjelang pemilihan presiden minggu depan. Greenback (istilah ekonomi bagi mata uang dollar AS) mencapai posisi tertinggi dalam delapan bulan dipicu spekulasi pasar untuk kenaikan suku bunga pada Desember setelah calon presiden dari Partai Demokrat Hillary Clinton memenangkan pemilu.   

Namun, rencana Federal Bureau of Investigation (FBI) yang akan menyelidiki surat-surat elektronik penemuan terbaru yang terkait dengan Clinton pada Jumat lalu membuat para investor terguncang. Menurut hasil jajak pendapat dari RealClearPolitics, sejak berita itu muncul ke permukaan keunggulan Clinton atas rivalnya dari Partai Republik, Donald Trump mulai menyempit.

Sementara itu, The Fed, Bank Sentral AS, mempertahankan suku bunga acuannnya tidak berubah pada Rabu setelah mengakhiri pertemuan kebijakan moneter dua hari, sejalan dengan ekspektasi pasar. Keputusan The Fed yang mempertahankan suku bunga acuannya mempengaruhi ruang gerak nilai tukar rupiah. 

BACA JUGA:

  1. Harga Emas Naik Tipis ke Rp606.000 per Gram
  2. Utang Luar Negeri Meningkat, BI: Masih Sehat
  3. Paket Kebijakan Ekonomi XIII Dukung Program 1 Juta Rumah
  4. BPS: Inflasi Oktober Capai 0,14 Persen
  5. Garuda Indonesia Meraup Keuntungan Rp254 M di Kuartal III 2016
#The Fed #Rupiah Menguat #Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dollar AS
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Indonesia
Rupiah dan IHSG Terseok, Sentimen Dalam Negeri dan Duit Asing Rp 67 Triliun Keluar Jadi Pemicu
Investor asing kembali membukukan penjualan bersih (net sell) sekitar Rp 864 miliar pada perdagangan hari ini.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 04 Juni 2026
Rupiah dan IHSG Terseok, Sentimen Dalam Negeri dan Duit Asing Rp 67 Triliun Keluar Jadi Pemicu
Indonesia
Rupiah Makin Melemah, Sudah Tembus Rp 18.015 per Dolar AS di Kamis (4/6) Pagi
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa siap meningkatkan koordinasi Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) untuk menstabilkan kembali kurs atau nilai tukar rupiah.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 04 Juni 2026
Rupiah Makin Melemah, Sudah Tembus Rp 18.015 per Dolar AS di Kamis (4/6) Pagi
Indonesia
Menkeu Purbaya Pede Akhir Bulan Ini Rupiah Kembali Menguat
Pada Kamis (4/6) pagi, nilai tukar rupiah mendekati Rp 18 ribu per Dollar.
Frengky Aruan - Kamis, 04 Juni 2026
Menkeu Purbaya Pede Akhir Bulan Ini Rupiah Kembali Menguat
Indonesia
Kebijakan Devisa Hasil Ekspor SDA Diyakini Jadi Penyelamat Rupiah
Dengan meningkatnya pasokan devisa, likuiditas valuta asing di pasar domestik akan makin kuat sehingga mampu mendukung stabilitas nilai tukar rupiah.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 04 Juni 2026
Kebijakan Devisa Hasil Ekspor SDA Diyakini Jadi Penyelamat Rupiah
Indonesia
Rupiah Hari Ini Makin Terpuruk, Bergerak Tembus Rp 17.900 per Dolar
Kepala Ekonom Bank Permata, Josua Pardede, menilai tren pelemahan rupiah belakangan ini bukan sekadar faktor musiman.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Juni 2026
Rupiah Hari Ini Makin Terpuruk, Bergerak Tembus Rp 17.900 per Dolar
Indonesia
Rupiah Makin Mendekati Rp 18.000 Per Dolar AS
Rupiah bakal bergerak fluktuatif di rentang Rp 17.840 - Rp 17.900.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Juni 2026
Rupiah Makin Mendekati Rp 18.000 Per Dolar AS
Indonesia
Tekanan Terhadap Rupiah Terus Berlanjut, Per Dolar Bisa Capai Rp 17.800
Rupiah diperkirakan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan masih berada dalam tekanan di kisaran Rp 17.750 - Rp 17.800 per dolar AS.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 26 Mei 2026
Tekanan Terhadap Rupiah Terus Berlanjut, Per Dolar Bisa Capai Rp 17.800
Indonesia
Mata Uang Negara Tetangga Menguat, Ini Alasan Rupiah Terseok-Seok
Mata uang seperti Ringgit Malaysia, Euro, Swiss Franc, hingga beberapa mata uang negara berbasis komoditas dan emerging markets justru menunjukkan penguatan terhadap dolar AS
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 26 Mei 2026
Mata Uang Negara Tetangga Menguat, Ini Alasan Rupiah Terseok-Seok
Indonesia
Kemenkeu Klaim Indonesia Masih Jauh Dari Tanda-Tanda Krisis, Investor Asing Masih Percaya
Krisis seperti pada 1997-1998 terjadi ketika banyak perusahaan menarik pinjaman luar negeri dalam jumlah besar.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 25 Mei 2026
Kemenkeu Klaim Indonesia Masih Jauh Dari Tanda-Tanda Krisis, Investor Asing Masih Percaya
Indonesia
Kedelai Naik, Pengusaha Tahu dan Tempe Perkecil Ukuran
bagi perajin di usaha Tahu Nunggal Roso, fluktuasi harga kedelai di angka Rp 10.800 hingga Rp 11.000 per kilogram saat ini memberikan tekanan yang cukup signifikan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 25 Mei 2026
Kedelai Naik, Pengusaha Tahu dan Tempe Perkecil Ukuran
Bagikan