MerahPutih, Keuangan-Nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan pagi ini masih melemah. Rupiah dibuka di pasar spot perdagangan mata uang menguat dibandingkan kemarin, tapi kemudian langsung berbalik kembali melemah.
Mengutip data Bloomberg, Kamis (27/8) pagi, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS dibuka menguat Rp14.096 per dolar AS dibandingkan sebelumnya Rp14.133 per dollar AS. Tapi, kemudian melemah 2,4 poin atau setara 0,02 persen ke Rp14.135 per dollar AS pada pukul 9.00 wib.
Sedangkan menurut data Yahoo Finance, nilai tukar rupiah terhadap dollar AS dibuka di level Rp14.141 per dollar dan terus melemah mencapai 106 poin atau setara 0,74 persen ke Rp14.156 per dollar AS.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak menguat seiring laju bursa saham di Wall Street, New York, Amerika Serikat. IHSG pagi ini dibuka menguat 57,97 poin atau setara 1,4 persen ke posisi 4.295. Sementara indeks 45 saham unggulan atau LQ45 juga naik 14,85 poin dan JII menguat 9,07 poin.
Dari 375,3 juta lembar saham yang diperdagangkan senilai Rp557 miliar. Sebanyak 146 saham dibuka menguat, 14 saham melemah, 40 saham stagnan, dan 358 saham tidak ada perdagangan.
Selain itu, bursa Tiongkok turut menguat mengikuti jejak Wall Street. Indeks Shanghai dibuka langsung melejit ke level 3.000.
Indeks Shanghai Composite pada pk. 08:31 WIB atau pk. 09:31 waktu setempat naik 82,83 poin atau 2,83 persen ke 3.010,12. Dari 1.114 transaksi saham, 925 saham menguat, 27 saham melemah, 162 saham stagnan.
Di bursa Wall Street, Indeks Dow Jones Industrial Average menguat tajam 3,95 persen. Indeks Dow Jones dibuka di level 16.285,51 lebih kuat dibandingkan sesi penutupan kemarin. Dow Jones meraih keuntungan sebesar 619,07 poin serta menjadi yang terbesar sejak 2008.
Di samping itu, indeks S & P 500 turut mengalami lonjakan tajam sebesar 1.940,51 atau naik 3,9 persen. Nasdaq Composite menguat 4,24 persen di posisi 4.697,54. (Luh)
Baca Juga:
BI: Rupiah Melemah, Masyarakat Tak Usah Panik