Rupiah Makin Melemah, Defisit Anggaran Pemerintah Bisa Bertambah Rp 200 Triliun

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 13 Mei 2026
Rupiah Makin Melemah, Defisit Anggaran Pemerintah Bisa Bertambah Rp 200 Triliun

Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar AS Melemah (MP/Didik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPuttih.com - Nilai tukar rupiah terus bergejolak. Di mana pada penutupan Selasa (13/5), melemah 115 poin atau 0,66 persen menjadi Rp 17.529 per dolar AS dari penutupan sebelumnya di level Rp 17.414 per dolar AS.

Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pada Selasa, juga bergerak melemah ke level Rp 17.514 per dolar AS dari sebelumnya Rp 17.415 per dolar AS.

Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede menyampaikan, lonjakan harga minyak mentah dan pelemahan nilai tukar rupiah berpotensi menambah beban defisit APBN hingga Rp 200 triliun.

Berdasarkan simulasi perhitungan Permata Institute of Economic Research (PIER), tambahan defisit APBN tersebut apabila rata-rata nilai tukar rupiah berada di level Rp 17.400 per dolar AS dan harga minyak mentah mencapai 100 dolar AS per barel.

Baca juga:

Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah Bakal Bikin Asing Masukan Duit ke Indonesia


Josua menjelaskan, lonjakan harga minyak mentah tidak hanya berdampak pada biaya impor energi, tetapi juga memberi tekanan terhadap subsidi energi, inflasi, biaya logistik, hingga ruang fiskal pemerintah.

Harga minyak mentah Brent saat ini masih berada di level tinggi dan bahkan sempat mendekati rata-rata 86 dolar AS per barel sejak awal tahun. Angka tersebut jauh di atas asumsi Indonesian Crude Price (ICP) dalam APBN yang dipatok sekitar 70 dolar AS per barel.

Skenario terburuk dapat terjadi apabila konflik Timur Tengah semakin meluas dan mendorong harga minyak melampaui 130 dolar AS per barel.

Pemerintah mengaku masih memiliki bantalan fiskal berupa Saldo Anggaran Lebih (SAL) sekitar Rp420 triliun yang dinilai masih mencukupi. Namun, kenaikan inflasi dan depresiasi rupiah berkepanjangan berpotensi menggerus ruang fiskal tersebut dalam waktu dekat.

Josua memandang pemerintah perlu menetapkan skala prioritas belanja di tengah tekanan geopolitik. Menurut dia, belanja negara ke depan perlu diarahkan pada sektor-sektor produktif agar mampu menopang pertumbuhan ekonomi dalam jangka pendek maupun menengah.

“Kita berharap bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pun juga bisa lebih berkualitas ke depannya. Tentunya dengan disupport tadi oleh belanja-belanja prioritas yang juga harapannya bisa lebih prioritas lagi ke depannya,” tutupnya.

Sebagai informasi, pemerintah menetapkan target defisit Rp 689,1 triliun atau setara 2,68 persen terhadap PDB dalam APBN 2026.

#Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dollar AS #Defisit APBN #Defisit
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Jurnalis yang lebih banyak menulis terkait ekonomi makro dan juga pendamping petani.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Rupiah Melemah ke Rp 17.978 per Dolar AS pada Perdagangan 26 Juni 2026
Rupiah kembali melemah pada Jumat (26/6). Kini, nilai tukar Rupiah menembus Rp 17.978 per dolar AS.
Soffi Amira - Jumat, 26 Juni 2026
Rupiah Melemah ke Rp 17.978 per Dolar AS pada Perdagangan 26 Juni 2026
Indonesia
Dolar AS Kembali Menguat, Rupiah Nyaris Tembus Rp 18.000 pada Perdagangan Kamis (25/6)
Dolar AS kini kembali menguat pada perdagangan hari ini, Kamis (25/6). Rupiah menembus Rp 17.936.
Soffi Amira - Kamis, 25 Juni 2026
Dolar AS Kembali Menguat, Rupiah Nyaris Tembus Rp 18.000 pada Perdagangan Kamis (25/6)
Indonesia
Presiden Prabowo Akui Rupiah Melemah Akibat Aliran Modal Lari ke Luar Negeri, Janji Ubah Sistem Ekonomi
Presiden menyayangkan keuntungan perdagangan senilai USD 436 miliar tersebut, sebagian besar, yaitu senilai USD 343 miliar, langsung dialirkan kembali ke luar negeri oleh para pemilik modal.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 23 Juni 2026
Presiden Prabowo Akui Rupiah Melemah Akibat Aliran Modal Lari ke Luar Negeri, Janji Ubah Sistem Ekonomi
Indonesia
Defisit APBN 2026 Bengkak Tapi Menko Airlangga Sebut Aman, Kok Bisa?
Pemerintah mematok target awal defisit APBN 2026 sebesar 2,68 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) atau setara Rp689,1 triliun
Angga Yudha Pratama - Selasa, 23 Juni 2026
Defisit APBN 2026 Bengkak Tapi Menko Airlangga Sebut Aman, Kok Bisa?
Indonesia
Rupiah Bakal Terus Tertekan Jika Harga Minyak Dunia Naik
pelemahan rupiah, masih dipengaruhi oleh faktor global kembali meningkatnya harga minyak dunia seiring ancaman Presiden Trump untuk menyerang Lebanon.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 22 Juni 2026
Rupiah Bakal Terus Tertekan Jika Harga Minyak Dunia Naik
Indonesia
Perdamaian Iran dan AS, Diyakini Kuatkan Rupiah
Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran diyakini berpotensi memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 19 Juni 2026
Perdamaian Iran dan AS, Diyakini Kuatkan Rupiah
Indonesia
Nilai Tukar Rupiah terhadap Dollar Menguat, Tembus Rp 17.725 pada Senin (15/6) Pagi
Nilai tukar rupiah hari ini dibuka menguat signifikan 82 poin (0,46 persen) ke level Rp 17.725 per dolar AS.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Nilai Tukar Rupiah terhadap Dollar Menguat, Tembus Rp 17.725 pada Senin (15/6) Pagi
Indonesia
Rupiah Ngamuk Senin Pagi, Tendang Balik Dolar AS Sampai Keok ke Level 17 Ribuan
Nilai tukar rupiah pada Senin pagi bergerak menguat 82 poin atau 0,46 persen menjadi Rp17.778 per dolar AS
Angga Yudha Pratama - Senin, 15 Juni 2026
Rupiah Ngamuk Senin Pagi, Tendang Balik Dolar AS Sampai Keok ke Level 17 Ribuan
Lifestyle
Nahan Jajan, Ngejar Cuan: Cara Gen Z Kreatif Bertahan in This Economy
Tekanan ekonomi membuat Gen Z harus lebih selektif dalam mengatur keuangan.
Dwi Astarini - Kamis, 11 Juni 2026
Nahan Jajan, Ngejar Cuan: Cara Gen Z Kreatif Bertahan in This Economy
Indonesia
Imbau Warga Lepas Dolar, Dasco: Minggu Depan Rupiah Menguat, Bisa Rugi Kalau Disimpan
Dasco meyakini nilai tukar rupiah akan menguat pada pekan depan sehingga pemegang dolar berpotensi mengalami kerugian.
Dwi Astarini - Kamis, 11 Juni 2026
Imbau Warga Lepas Dolar, Dasco: Minggu Depan Rupiah Menguat, Bisa Rugi Kalau Disimpan
Bagikan