Rupiah Jebol Rp 18.000, IHSG Langsung Kejang-Kejang Masuk Zona Merah pada Penutupan Perdagangan Rabu (24/6)

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 24 Juni 2026
Rupiah Jebol Rp 18.000, IHSG Langsung Kejang-Kejang Masuk Zona Merah pada Penutupan Perdagangan Rabu (24/6)

Ilustrasi (Pexels)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Saham-saham di Bursa Efek Indonesia mendadak berwarna merah membara pada perdagangan tengah pekan. Kepanikan melanda ruang-ruang siber para pemburu cuan seiring rontoknya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat.

Impian melihat indeks domestik terbang tinggi harus kandas seketika, berganti realita pahit berupa tekanan jual massal para pemodal global.

Baca juga:

IHSG Merosot 3%, Hampir 600 Saham Emiten BEI Berguguran

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) BEI pada Rabu (24/6) sore resmi menutup perdagangan dengan penurunan tajam.

Indeks acuan nasional ini merosot 217,45 poin atau 3,56 persen menuju level 5.883,88. Kejatuhan ini menyeret kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 jatuh 20,26 poin atau 3,39 persen ke posisi 578,17.

Pelemahan rupiah sempat menyentuh level Rp18.000 per dolar AS turut menekan market sentiment, memicu aksi profit taking,

Pengamat Pasar Modal, Elandry Pratama.

Sentimen Global dan Ketidakpastian Fiskal

Elandry Pratama menjelaskan bahwa pelaku pasar global tengah menghindari aset berisiko di negara berkembang, termasuk Indonesia.

Kenaikan imbal hasil (yield) US Treasury serta keperkasaan mata uang Negeri Paman Sam menjadi pemicu utama hengkangnya dana asing.

Dari dalam negeri, pelaku pasar modal rupanya masih meragukan efektivitas eksekusi program ekonomi bentukan pemerintah.

Bursa

Status Indonesia pada ulasan Morgan Stanley Capital International (MSCI) belum mengalami perubahan positif, sehingga bursa domestik kehilangan daya dongkrak jangka pendek.

Kondisi pelik ini memaksa investor asing mengambil posisi wait and see sembari memantau stabilitas moneter nasional.

Data transaksi serta pergerakan pasar saham pada penutupan perdagangan sore ini:

  • Total Nilai Transaksi: Mencapai Rp15,13 triliun dari perdagangan 24,80 miliar lembar saham.

  • Aktivitas Perdagangan: Frekuensi transaksi tercatat sebanyak 2.009.000 kali.

  • Perbandingan Saham: Sebanyak 646 saham mengalami penurunan, 103 saham naik, 210 saham stagnan.

  • Sektor Terpuruk: Sebelas sektor IDX-IC memerah, dipimpin sektor barang baku minus 6,26 persen, disusul sektor energi minus 5,83 persen.

  • Sektor Infrastruktur: Mengalami penurunan tajam sebesar 4,47 persen hingga akhir sesi dua.

Proyeksi Konsolidasi Pasar Saham

Fluktuasi tinggi diperkirakan masih membayangi pergerakan indeks saham domestik dalam beberapa waktu ke depan.

Pergerakan pasar kemungkinan besar berjalan mendatar (sideways) dengan kecenderungan melemah secara berhati-hati. Pelaku pasar dipastikan fokus mengamati realisasi kebijakan anggaran negara sepanjang semester II-2026.

Baca juga:

Rupiah Ngamuk Senin Pagi, Tendang Balik Dolar AS Sampai Keok ke Level 17 Ribuan

Kesempatan pembalikan arah menuju zona hijau tetap terbuka lebar asal stabilitas kurs rupiah dapat segera terwujud.

Di sisi lain, bursa saham regional Asia bergerak bervariasi sore ini. Indeks Nikkei Jepang melemah 0,88 persen, sementara indeks Shanghai China menguat 0,11 persen, bursa Kuala Lumpur Malaysia naik 0,13 persen, indeks Strait Times Singapura terapresiasi 0,20 persen.

#IHSG #Harga Saham #Pasar Saham #Indeks Saham #Divestasi Saham #Pergerakan Saham #Dolar AS #Rupiah #Kurs Rupiah #Harga Rupiah #Rupiah Anjlok #Rupiah Melemah #Gejolak Rupiah
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Rupiah Jebol Rp 18.000, IHSG Langsung Kejang-Kejang Masuk Zona Merah pada Penutupan Perdagangan Rabu (24/6)
Status Indonesia pada ulasan Morgan Stanley Capital International (MSCI) belum mengalami perubahan positif, sehingga bursa domestik kehilangan daya dongkrak jangka pendek
Angga Yudha Pratama - Rabu, 24 Juni 2026
Rupiah Jebol Rp 18.000, IHSG Langsung Kejang-Kejang Masuk Zona Merah pada Penutupan Perdagangan Rabu (24/6)
Indonesia
IHSG Merosot 3%, Hampir 600 Saham Emiten BEI Berguguran
IHSG jatuh 3,07% ke level 5.915,27 pada perdagangan Rabu. Hampir 600 saham terkoreksi, seluruh sektor di BEI berada di zona merah, dipicu ekspektasi hawkish bank sentral global.
Wisnu Cipto - Rabu, 24 Juni 2026
IHSG Merosot 3%, Hampir 600 Saham Emiten BEI Berguguran
Indonesia
Bursa Efek Indonesia Terancam Kehilangan Netralitas, Pengamat UI Sebut Kemenkeu dan BI Bisa Main Mata
Keterlibatan negara pada satu sisi memang berdampak positif bagi penguatan modal serta percepatan pembangunan infrastruktur pasar
Angga Yudha Pratama - Selasa, 23 Juni 2026
Bursa Efek Indonesia Terancam Kehilangan Netralitas, Pengamat UI Sebut Kemenkeu dan BI Bisa Main Mata
Indonesia
Presiden Prabowo Akui Rupiah Melemah Akibat Aliran Modal Lari ke Luar Negeri, Janji Ubah Sistem Ekonomi
Presiden menyayangkan keuntungan perdagangan senilai USD 436 miliar tersebut, sebagian besar, yaitu senilai USD 343 miliar, langsung dialirkan kembali ke luar negeri oleh para pemilik modal.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 23 Juni 2026
Presiden Prabowo Akui Rupiah Melemah Akibat Aliran Modal Lari ke Luar Negeri, Janji Ubah Sistem Ekonomi
Indonesia
Rupiah Loyo pada Penutupan Perdagangan Senin (22/6), Mulut Pedas Donald Trump Guncang Pasar
Kementerian Luar Negeri Iran mengklaim adanya kemajuan positif, sementara mediator Qatar dan Pakistan mengonfirmasi tercapainya peta jalan kesepakatan lebih luas
Angga Yudha Pratama - Senin, 22 Juni 2026
Rupiah Loyo pada Penutupan Perdagangan Senin (22/6), Mulut Pedas Donald Trump Guncang Pasar
Indonesia
IHSG Hari Ini Memerah Pasrah, Investor Mendadak Kalem Tunggu MSCI Review
Penurunan indeks kian terasa akibat aksi ambil untung (profit taking) pada sejumlah saham berkapitalisasi besar (big caps) setelah sempat menguat beberapa waktu lalu
Angga Yudha Pratama - Senin, 22 Juni 2026
IHSG Hari Ini Memerah Pasrah, Investor Mendadak Kalem Tunggu MSCI Review
Indonesia
Rupiah Bakal Terus Tertekan Jika Harga Minyak Dunia Naik
pelemahan rupiah, masih dipengaruhi oleh faktor global kembali meningkatnya harga minyak dunia seiring ancaman Presiden Trump untuk menyerang Lebanon.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 22 Juni 2026
Rupiah Bakal Terus Tertekan Jika Harga Minyak Dunia Naik
Indonesia
Perdamaian Iran dan AS, Diyakini Kuatkan Rupiah
Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kesepakatan damai antara Amerika Serikat (AS) dan Iran diyakini berpotensi memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 19 Juni 2026
Perdamaian Iran dan AS, Diyakini Kuatkan Rupiah
Indonesia
Diganjar Nilai Merah Oleh MSCI, Pasar Saham Indonesia Kena Semprot Isu Transparansi Kepemilikan
Sentimen negatif domestik bersumber dari keputusan lembaga pemeringkat internasional MSCI menurunkan skor Information Flow Indonesia
Angga Yudha Pratama - Jumat, 19 Juni 2026
Diganjar Nilai Merah Oleh MSCI, Pasar Saham Indonesia Kena Semprot Isu Transparansi Kepemilikan
Indonesia
Bank Indonesia Diproyeksikan Bakal Naikkan Lagi Suku Bunga Demi Kuatkan Rupiah
Langkah itu, menunjukkan upaya BI menjaga keseimbangan antara stabilitas nilai tukar, likuiditas, dan daya tarik aset domestik.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 19 Juni 2026
Bank Indonesia Diproyeksikan Bakal Naikkan Lagi Suku Bunga Demi Kuatkan Rupiah
Bagikan