Rudy Salim: CPCM Terbesar di Dunia akan Hadir di Indonesia
CPCM cabang pertama Indonesia resmi dibuka. (Foto: Merahputih.com/Febrian Adi)
COW Play Cow Moo (CPCM), perusahaan game centre asal Singapura, berekspansi ke Indonesia sejak September 2023. Cabang pertamanya terletak di Carstensz Mall, Gading Serpong, Tangerang, Banten.
Hari ini, Jum'at (8/12), CPCM Indonesia menggelar Grand Opening dan mengumumkan akan membuka lagi cabang lainnya di Indonesia. Tak tanggung-tanggung, cabang ini akan menjadi yang terbesar di dunia.
Sebelum menghadirkan cabang terbesar itu, Daniel Darwin, Direktur Utama CPCM Indonesia, mengaku harus melewati perjuangan berat untuk membawa CPCM ke Indonesia.
“Bisa mendatangkan CPCM di Indonesia ini, kami sudah melalui perjuangan yang cukup berat, mulai dari perizinan, lisensi, hingga mesin-mesin yang harus kami angkut dari luar negeri. Tetapi itu semua kami lakukan untuk masyarakat Indonesia agar bisa menikmati arcade game luar biasa ini,” ucap Daniel Darwin dalam Grand Opening CPCM Indonesia di Carstensz Mall.
Baca juga:
Keseruan Raffi Ahmad Menjajal Game Arcade di CPCM Carstensz Mall
Berlokasi di lantai 2 Carstensz Mall, CPCM cabang pertama ini memiliki luas hampir 2.300 meter persegi dengan pilihan arcade game mencapai lebih dari 200 mesin. Soft Opening digelar pada September 2023.
“Sejak dari Soft Opening, CPCM menyediakan sekitar 150-an mesin permainan, dan pada Grand Opening ini terdapat penambahan 100 mesin lagi,” jelas Strategic & Partner CPCM Indonesia Rudy Salim.
Raffi Ahmad, selebritas serta pemilik grup Rans, yang juga dipercaya sebagai Strategic and Partner CPCM Indonesia, melihat potensi yang besar untuk pasar gim di Indonesia.
“CPCM ini akan diminati oleh family market banget untuk Indonesia,” ujarnya.
Rudy berpendapat serupa Raffi. Ia melihat potensi besar untuk pasar gim di Indonesia. Melihat peluang tersebut, pada 2024 mendatang, CPCM siap melakukan ekspansi dengan menambahkan dua cabang CPCM
“Tentunya kami memikirkan strategis untuk CPCM ke depan, salah satunya adalah kita akan membuka cabang CPCM terbesar di dunia yang akan melakukan peletakkan batu pertama pada Rabu 13 Desember 2023 jam 10 pagi di Pantai Indah Kapuk (PIK) II,” tutur Rudy Salim.
Nantinya CPCM yang berada di Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, akan memiliki luas 3.560 meter persegi dan didapuk sebagai CPCM dengan area terbesar di dunia. Kemunculan cabang kedua ini akan menyasar masyarakat yang berada di PIK 1, PIK 2, Golf Island, Muara Karang, Puri, dan Tangerang.
Baca juga:
Pertama di Indonesia, CPCM Hadir di Mall Carstensz
Tak berhenti sampai di situ, ekspansi CPCM Indonesia berlanjut dengan membuka cabang ketiga yang direncanakan terletak di Pluit Village, Jakarta Utara, dengan luas 3.000 meter persegi. Untuk cabang ketiga ini, nantinya akan mencakup area di Pluit, Muara Karang, Tanjung Duren, Kembangan, Ancol, Kelapa Gading, dan Kemayoran.
“Selain adanya rencana ekspansi ini, kami juga di tahun depan akan membuka kesempatan untuk bisa franchise yang sekarang masih dalam tahap pengolahan. Tapi tahun depan kami akan membuka kesempatan franchise ini,” pungkas Rudy Salim. (Far)
Baca juga:
Menikmati Permainan Arcade Berteknologi Tinggi di CPCM Carstensz Mall
Bagikan
Berita Terkait
10 Tips Penting Game TheoTown agar Kota Cepat Maju, 100 Persen Efektif!
Interaksi Sosial di Platform Gim Daring Jadi Wadah Sebarkan Paham Radikalisme
Simu Liu Jadi Bintang Utama Film Adaptasi Game 'Sleeping Dogs', Disutradarai Timo Tjahjanto
BNPT Pantau Roblox, Takut Jadi Media Penyebaran Radikalisasi Pada Anak
Film Adaptasi Gim Sleeping Dogs, Bakal Disutradarai Timo Tjahjanto
Trailer Film Live-Action 'Street Fighter' Rilis, Ini Deretan Aktor-Aktris Pemeran Ryu Dkk
Trailer Perdana Film Live-Action 'Street Fighter' Dirilis, Siap Suguhkan Aksi Laga Intens
Timnas MLBB Indonesia Ukir Sejarah Peringkat 4 Dunia IESF WEC 2025, Langsung Fokus SEA Games Thailand
Indonesia Genggam Dunia Esports: MLBB Putri Pertahankan Tahta IESF WEC 2025, Win Rate 100 Persen Cuy
Pakar Ungkap Dua Kunci Kerentanan Anak di Ruang Digital yang Bisa Dimanfaatkan Jaringan Terorisme