Seni

Ruangrupa Berbagi Cerita Perjalanan Menuju Documenta Fifteen

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Senin, 07 Maret 2022
Ruangrupa Berbagi Cerita Perjalanan Menuju Documenta Fifteen

ruangrupa berbagi cerita di Jakarta Selatan. (Foto: ruangrupa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KOLEKTIF seni asal Jakarta ruangrupa berbagi cerita perjalanan di balik proses pameran seni rupa kontemporer internasional documenta fifteen. Pameran ini akan berlangsung pada 18 Juni-25 September 2022 di kota Kassel, Jerman. Sejak ditunjuk sebagai direktur artistik documenta fifteen pada Februari 2019, ruangrupa telah bekerja di zona waktu yang berbeda yaitu Kassel dan Jakarta.

Setiap lima tahun sekali sejak 1955, documenta diselenggarakan di Kassel, dengan menyatukan seniman, pekerja budaya, serta pengunjung. Documenta Fifteen telah dianggap selalu berhasil menjadi satu tolak ukur seni kontemporer dunia, juga cerminan isu-isu sosial terkini. Ruangrupa telah mengukir sejarah dengan menjadi kolektif seni pertama yang memimpin satu edisi documenta.

Baca Juga:

Pameran Seni 'Para Sekutu yang Tidak Bisa Berkata Tidak' Diperpanjang Hingga Maret

Dalam sesi warung kopi di Gudskul Ekosistem, Jakarta beberapa waktu lalu, yang terselenggara dengan dukungan Goethe-Institut Indonesien, ruangrupa menyampaikan telah membangun fondasi edisi kelima belas documenta atas nilai-nilai inti dan gagasan lumbung. Lumbung adalah aglomerasi ide, cerita, energi, waktu, dan sumber daya lainnya yang dapat dibagikan. Lumbung akan beroperasi dalam proses menuju documenta fifteen dan setelahnya.

Sesi warung kopi di Gudskul Ekosistem. (Foto: ruangrupa.)

Lumbung sebagai arsitektur yang dikelola secara kolektif untuk penyimpanan makanan menjaga kesejahteraan suatu komunitas secara jangka panjang, melalui sumber daya komunal dan saling jaga, serta dikelola berdasarkan serangkaian nilai-nilai yang dipegang bersama, ritual kolektif, serta prinsip organisasional. Ruangrupa menerjemahkan dan meneruskan tradisi berbagi ini dalam praktik kami sehari-hari.

"Sebagai kolektif, kami berbagi sumber daya, waktu, energi, dana, ide, dan pengetahuan di antara kami dan pihak lain," ucap pihak ruangrupa.

Baca Juga:

100 Tahun Joseph Beuys: Mengeksplorasi Semangat dan Gagasan Beuys

Sebagai model artistik dan ekonomi, lumbung akan diterapkan beriringan dengan nilai-nilainya mengenai kolektivitas, humor, kemurahan hati, kepercayaan, kemerdekaan, keingintahuan, ketahanan, regenerasi, transparansi, kecukupan, dan konektivitas di antara beragam lokalitas, menjadikannya mendunia.

Pameran akan beralngsung 18 Juni-25 September di Kassel, Jerman. (Foto: Unsplash/Yi Liu)

Melalui kerangka documenta fifteen, Tim Artistik menghubungi beragam kolektif, organisasi, dan lembaga dari seluruh dunia untuk berkumpul serta mengembangkan lumbung bersama-sama. Setiap anggota lumbung akan berkontribusi ke, dan menerima, berbagai sumber daya, seperti waktu, ruang, dana, pengetahuan, perhatian, dan kesenian.

Dalam prosesnya, beberapa agenda sempat bergeser lantaran pandemi COVID-19 melanda. Beberapa alternatif kemudian diupayakan. Salah satunya adalah pemanfaatan ruang virtual. Tim Artistik sendiri mulai terkoneksi untuk bekerja secara virtual sejak April 2020 di lokasi masing-masing di Jakarta, Kassel, Amsterdam, Ramallah, Møn, dan Makassar.

“Melalui pengalaman kolektif, kami bekerja di masa pandemi sambil kembali merefleksikan nilai solidaritas," tutup ruangrupa. (ikh)

Baca Juga:

Goethe Institut Berkolaborasi dengan Museum Dunia untuk Hadirkan Pameran Seni

#Pameran Seni
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

ShowBiz
Hari Terakhir Art Jakarta 2026, Jangan Lewatkan Deretan Kolaborasi Kreatif Ini
Bagi pencinta seni, hari ini, Minggu (4/10) menjadi kesempatan terakhir untuk menikmati Art Jakarta 2026.
Yusuf Abdillah - Minggu, 04 Oktober 2026
Hari Terakhir Art Jakarta 2026, Jangan Lewatkan Deretan Kolaborasi Kreatif Ini
Lifestyle
TACO dan Palette Studio Hadirkan 'The Curiosity Engine' di Art Jakarta 2026
Menerjemahkan semangat eksplorasi melalui sebuah karya yang mengajak pengunjung melihat material dengan cara yang berbeda.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
TACO dan Palette Studio Hadirkan 'The Curiosity Engine' di Art Jakarta 2026
Lifestyle
Art Jakarta 2026 Panggung Unjuk Karya Enam Ekosistem Seni Rupa Daerah
Enam pameran atau pasar seni rupa dari berbagai daerah untuk berpartisipasi dalam Art Jakarta 2026 melalui program MTN (Manajemen Talenta Nasional) Market.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
Art Jakarta 2026 Panggung Unjuk Karya Enam Ekosistem Seni Rupa Daerah
Fun
JICAF 2026 Resmi Dibuka, Bawa Tema The World We Draw dan Hadirkan Beragam Kolaborasi
JICAF 2026 resmi dibuka hingga 4 Oktober dengan tema The World We Draw. Simak kolaborasi seniman, Disney Jajan, DUBKIL PROJECT, hingga Stereoflow.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Oktober 2026
JICAF 2026 Resmi Dibuka, Bawa Tema The World We Draw dan Hadirkan Beragam Kolaborasi
Fun
Art Jakarta 2026 Hadirkan 75 Galeri, Perkuat Jejaring Seni Kontemporer Indonesia
Art Jakarta 2026 digelar 2-4 Oktober di JIExpo Kemayoran dengan 75 galeri, termasuk 33 galeri internasional dan 19 peserta baru.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Oktober 2026
Art Jakarta 2026 Hadirkan 75 Galeri, Perkuat Jejaring Seni Kontemporer Indonesia
ShowBiz
RM BTS Pamerkan Koleksi Seni Pribadinya di SFMOMA, Bertindak sebagai Co-Curator
Pameran ini akan menyatukan sekitar 180 karya yang dipilih RM dan pihak museum.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
RM BTS Pamerkan Koleksi Seni Pribadinya di SFMOMA, Bertindak sebagai Co-Curator
Lifestyle
Dari SPOT hingga SCOPE, Art Jakarta 2026 Buka Ruang Kolaborasi Pelaku Seni
Art Jakarta 2026 tetap membawa fokus pada perkembangan seni rupa kontemporer, khususnya dari Indonesia dan kawasan Asia Tenggara.
Dwi Astarini - Senin, 21 September 2026
Dari SPOT hingga SCOPE, Art Jakarta 2026 Buka Ruang Kolaborasi Pelaku Seni
Fun
Art Jakarta 2026 Bakal Hadirkan 75 Galeri Seni dari Indonesia dan Asia Tenggara
Art Jakarta 2026 digelar 2-4 Oktober di JIExpo Kemayoran dengan menghadirkan 75 galeri seni dari Indonesia dan Asia Tenggara.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 September 2026
Art Jakarta 2026 Bakal Hadirkan 75 Galeri Seni dari Indonesia dan Asia Tenggara
Fun
Seniman Swedia Tyra Kleen dan Perjalanannya Melihat Jawa-Bali dari Seabad Silam
Kleen ialah seniman yang memfokuskan pada objek, warna, bentuk, atau figur sebagai cara mengekspresikan pesan kebatinan serta emosi yang dia rasakan.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Seniman Swedia Tyra Kleen dan Perjalanannya Melihat Jawa-Bali dari Seabad Silam
Lifestyle
Menatap Jawa-Bali di Awal Abad ke-20 dari Mata Seniman Swedia Tyra Kleen lewat 'A Journey Through Java and Bali 1919–1921'
Daniel bercerita Tyra ialah perempuan pemberani dan punya visi. Seorang petualang yang mendokumentasikan perjalanannya dengan banyak medium.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Menatap Jawa-Bali di Awal Abad ke-20 dari Mata Seniman Swedia Tyra Kleen lewat 'A Journey Through Java and Bali 1919–1921'
Bagikan