Merahputih.com - Rumah Sakit Pusat Infeksi (RSPI) Sulianti Saroso menerima dua pasien dalam pengawasan terkait virus corona. Salah satu pasien itu merupakan rujukan dari rumah sakit swasta.
"Karena dikirim dari rumah sakit swasta di sini dan di sana sudah dirawat selama satu minggu dan pakai ventilator," kata Dirut RSPI Sulianti Saroso, Syahril di kantornya, Sunter, Jakarta Utara, Kamis (5/3).
Baca Juga
Pemerintah Diminta Lakukan Sosialisasi, Komunikasi dan Edukasi Kesiapannya Hadapi Corona
Pasien dalam pengawasan rujukan dari rumah sakit swasta itu harus menggunakan ventilator lantaran kondisnya kurang baik.
"Jadi dikirim ke sini pakai ventilator, jadi umurnya 65 tahun dan ini ada memang kurang baik keadaannya," ujarnya.
Sementara itu, Syahril memastikan delapan pasien lainnya yang kini berada di ruang isolasi dalam kondisi baik. Dari delapan itu, dua orang telah dinyatkan positif terinfeksi virus corona. "Tetapi dari 8 yang ada alhamdulillah semuanya stabil baik," ujar Syahril.
Terkait dua pasien positif virus corona, lanjut Syahril, sudah tidak lagi mengalami demam maupun sakit tenggorokan. Namun, kedua pasien tersebut masih mengalami sedikit batuk-batuk.
"Begitu pula dengan yang kedua. Yang kedua kan ibunya, jadi masih batuk-batuk dikit ya, sesak nafas maupun demam tidak ada," jelas Syahril.
Syahril menegaskan semua pasien yang masuk ke ruang isolasi diperlakukan sama, baik pasien dalam pengawasan maupun positif terinfeksi corona.
Baca Juga
Tamu dan ASN yang Masuk ke Balai Kota Diperiksa Suhu Tubuhnya
Namun, kata Syahril, sejumlah pasien dalam pengawasan saat datang ke RSPI Sulianti Saroso mengalami demam, batuk dan pilek.
"Jadi sesak nafas tidak ada dan tidak pakai oksigen, kecuali yang satu itu pakai ventilator," pungkasnya. (Pon)