Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

RSPI Masih Rawat 13 Pasien Positif COVID-19

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 06 April 2020
RSPI Masih Rawat 13 Pasien Positif COVID-19

Dirut RSPI Sulianti Saroso Mohammad Syahril memberikan keterangan pers terkait pasien suspek dan positif virus corona di Jakarta, Kamis (5/3). (ANTARA/Devi Nindy)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Rumah Sakit Pusat Infeksi Sulianti Saroso hingga Senin (6/4) masih merawat 13 orang kasus positif COVID-19 dan 11 orang berstatus pasien dalam pengawasan (PDP) yang diduga terinfeksi virus corona tipe baru tersebut.

"Kasus positif COVID-19 yang masih dirawat di ruang isolasi bertekanan negatif sebanyak 11 orang dan dan di ruang ICU sebanyak 2 orang," ujar Dirut RSPI Sulianti Saroso Mohammad Syahril dalam keterangannya, Senin (6/4).

Baca Juga:

Penolakan Warga Terhadap Jenazah Penderita Corona Dinilai Tak Perlu

Untuk kasus PDP yang masih dirawat di ruang isolasi bertekanan negatif sebanyak 9 orang dan di ruang ICU sebanyak 2 orang.

Dalam 24 jam terakhir tercatat 2 kasus meninggal dunia berstatus pasien dalam pengawasan (PDP), sementara untuk pasien yang sembuh dan pasien baru tidak ada.

Sejak merawat pasien COVID-19 pertama hingga saat ini, RSPI Sulianti Saroso sudah merawat 107 orang dengan 53 orang berstatus PDP dan 54 sisanya terkonfirmasi positif infeksi COVID-19.

Manajemen RSPI Sulianti Saroso menerima bantuan APD dari anggota DPR Ahmad Syahroni
Dirut RSPI Sulianti Saroso menerima bantuan APD dari anggota DPR Ahmad Syahroni di Jakarta (Foto: antaranews)

Dari jumlah tersebut, 64 pasien telah sembuh dan pulang, sedangkan 19 orang meninggal dunia saat dalam perawatan.

Selain itu, RSPI Sulianti Saroso pada Senin (6/4) mencatat ada 10 Orang Dalam Pemantauan (ODP) dari total sebanyak 2.807 ODP sejak kasus pertama COVID-19 di Indonesia.

Pada Minggu (5/4), kasus positif COVID-19 di Indonesia sebanyak 2.273 orang atau bertambah 181 orang. Sebanyak 164 pasien telah dinyatakan sembuh dan 198 jiwa meninggal dunia akibat COVID-19.

Baca Juga:

Pemkot Solo Tidak Akan Potong Gaji ASN untuk Bantu Penanganan COVID-19

Sedangkan berdasarkan data dari situs corona.jakarta.go.id, jumlah kasus positif terkonfirmasi sebanyak 1.268 orang untuk wilayah DKI Jakarta per 6 April 2020 pukul 14.34 WIB.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19 Achmad Yurianto, sebagaimana dikutip Antara, mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona. Ia meminta masyarakat untuk menggunakan masker kain tiga lapis. (*)

#Virus Corona #Pasien Corona #Penyakit Corona
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Virus baru ini berasal dari subgenus merbecovirus, yang juga termasuk virus penyebab Middle East Respiratory Syndrome (MERS).
Dwi Astarini - Jumat, 21 Februari 2025
 Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Bagikan