Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

RSD COVID-19 Mulai Beroperasi Hari Ini, Belum Ada Pasien yang Dirawat

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 06 April 2020
RSD COVID-19 Mulai Beroperasi Hari Ini, Belum Ada Pasien yang Dirawat

Pembangunan fasilitas observasi/penampungan/karantina Covid-19 di Pulau Galang, Kepulauan Riau. ANTARA/HO-Kementerian PUPR.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Rumah Sakit Darurat (RSD) Penanganan COVID-19 di Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau belum ada pasien yang dirawat, meski sudah mulai beroperasi pada Senin ini.

"Iya hari ini mulai beroperasi, tapi belum ada pasien," kata Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I, Laksamana Madya Yudo Margono ketika dikonfirmasi wartawan di Jakarta, Senin (6/4).

Baca Juga:

Tempat Observasi Penyakit Menular di Pulau Galang Butuh Dana Rp400 Miliar

Namun demikian, ratusan tenaga medis sudah disiagakan di rumah sakit khusus bagi pasien COVID-19 tersebut.

"Tenaga medisnya sudah siap. Sebanyak 241 orang terdiri dari unsur gabungan TNI, Polri, Kemenkes, dan relawan," ujar Yudo.

Sebelumnya, mantan Pangkoarmada I ini menjelaskan, RSD Pulau Galang terdiri dari gedung observasi bekas bangunan eks pengungsi Vietnam yang bisa menampung 240 bed (tempat tidur).

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mencoba ketahanan bangunan rumah sakit di bekas Kamp Vietnam di Pulau Galang, Kota Batam, Kepri, Senin (9/3/2020). (FOTO ANTARA/Yuniati Jannatun Naim)
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono mencoba ketahanan bangunan rumah sakit di bekas Kamp Vietnam di Pulau Galang, Kota Batam, Kepri, Senin (9/3/2020). (FOTO ANTARA/Yuniati Jannatun Naim)

Kemudian ada gedung observasi satu bisa menampung 50 bed. Ada pula gedung observasi dua 50 bed serta gedung-gedung lain sebagai pendukung yang bisa menampung 460 pasien apabila akan digunakan.

"Untuk bangunan-bangunan yang ada telah direnovasi, karena di sana adalah tempat eks pengungsi Vietnam, ada bangunan yang perlu renovasi maupun yang bangunan baru," katanya lagi.

Yudo juga mengatakan di RS ini telah dibangun juga helipad untuk emergency. Selain itu, juga jauh dari permukiman. Dalam proses evakuasi emergency juga bisa dengan kapal laut, karena dekat dengan dermaga.

Baca Juga:

Pembangunan RS Darurat COVID-19 di Pulau Galang Capai 78 Persen

RS Darurat Pulau Galang ini, sebagaimana dikutip Antara, sudah ditetapkan untuk pasien-pasien kategori ringan sampai dengan sedang. Juga dikhususkan untuk pasien-pasien dari luar negeri atau para migran.

"Namun apabila nanti yang diprioritaskan tidak ada, juga bisa digunakan untuk masyarakat khususnya dari rumah sakit-rumah sakit di sana yang tidak bisa menampung, sehingga bisa menggunakan rumah sakit darurat di Pulau Galang ini," beber dia.

Saat ini, sarana prasarana di RS ini juga sudah hampir siap semuanya. (*)

#Virus Corona #Pasien Corona #Penyakit Corona
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Virus baru ini berasal dari subgenus merbecovirus, yang juga termasuk virus penyebab Middle East Respiratory Syndrome (MERS).
Dwi Astarini - Jumat, 21 Februari 2025
 Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Bagikan