Rizal Ramli Punya Alasan Larang Pembelian Airbus A 350
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Rizal Ramli (kiri) berjalan bersama Mantan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Indroyono Soesilo (kanan). ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/pd/15
MerahPutih Bisnis - Pengamat penerbangan Indonesia, Chappy Hakim menilai bahwa Menteri Koordinator (Menko) Kemaritiman, Rizal Ramli mempunyai alasan tersendiri mengapa meminta Menteri BUMN untuk membatalkan pembelian Airbus A350 oleh Garuda sebanyak 30 unit.
"Menurut saya tentu dia punya alasan tersendiri kenapa pak Menko (Rizal Ramli) berbicara seperti itu," tuturnya ketika dihubungi merahputih.com, di Jakarta, Senin, (17/8).
Chappy menyarankan, agar Rizal lebih berhati-hati dalam menyampaikan sebuah wacana di depan publik. Alangkah baiknya, segala sesuatu dibicarakan secara baik antar instansi terkait. Terlebih, kini Rizal sudah menduduki posisi yang cukup di sorot oleh public.
"Siapa pun kalau menyampaikan suatu wacana pemerintahan jangan terbuka di depan publik. Lebih baik dirundingkan terlebih dahulu," ujar mantan KSAU itu.
Seperti diketahui sebelumnya, seusai sertijab di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Rizal Ramli yang saat ini menjabat sebagai Menko Maritim dengan tegas meminta agar PT.Garuda Indonesia membatalkan pembelian 30 unit pesawat jenis Airbus A350 senilai Rp266 triliun. Pasalnya, menurut Rizal, penambahan pesawat Airbus jenis A350 dengan pembiayaan China Aviation Bank di prediksi akan membuat maskapai milik BUMN itu bangkrut. Sinyalemen Rizal ini sontak dibantah Menteri BUMN Rini MS Soemarno karena dianggap melangkahi kewenangan Menko Kemaritiman yang tidak mengurusi BUMN. (RFD)
Baca juga:
Jadi Menko Maritim, Rizal Ramli Dijebak Sekaligus Diledek?
Rizal Ramli Sempat Menolak Tawaran Jadi Menteri
Bagikan
Berita Terkait
Pertamina Gabungkan Anak Usaha Sektor Hilir, Penyaluran BBM Diklaim Bakal Efisien
Bukan Omon-Omon, Presiden Prabowo Ancam Bos BUMN yang Bikin Rugi Negara akan Ditangkap Kejaksaan
Prabowo Ultimatum Eks Pimpinan BUMN, Siap-siap Dipanggil Kejaksaan
Danantara Tegaskan Pembelian Saham BEI tidak Otomatis Jadi BUMN
Ambil Alih Tambang Martabe, Perminas Bakal Kuasai Komoditas Mineral Kritis
Mobil Mewah dan Kebun Sawit Disita Kejati DKI di Kasus Dugaan Korupsi Pembiayaan Ekspor LPEI
Pemerintah Bakal Bangun BUMN Tekstil Baru, Yang Lama Tidak Bakal Dihidupkan
Danantara Mulai Lakukan Reformasi BUMN di Tahun Ini
BUMN Rugi tapi Elit Minta Bonus, DPR: Ini Masalah Etika Kepemimpinan
Prabowo Perintahkan Danantara Bersihkan Direksi BUMN, Rugi Tapi Minta Bonus