Rival Makin Tak Terbendung, Red Bull F1 Butuh Pembalap Kedua yang Kuat
Red Bull F1 butuh pembalap kedua yang kuat. (Foto: F1)
MerahPutih.com - Red Bull mengakui ketidakmampuan untuk membiarkan kesenjangan besar antara dua pembalapnya tahun depan, di tengah tekanan pada Sergio Perez untuk menyelesaikan musim dengan baik.
Tim yang berbasis di Milton Keynes itu, kini menghadapi ancaman dari Ferrari yang hanya tertinggal 34 poin setelah kehilangan posisi teratas di klasemen konstruktor dari McLaren.
Perez, yang hanya mengumpulkan 144 poin, tertinggal jauh dari Max Verstappen dengan 331 poin, demikian diungkapkan Motorsport, Rabu (16/10).
Setelah jeda musim panas, Perez mendapatkan kesempatan kedua, tetapi situasi tidak ideal setelah kecelakaan di Baku membuatnya kehilangan peluang podium.
Baca juga:
Jurgen Klopp Kembali ke Dunia Sepak Bola, Resmi Kerja di Red Bull
Red Bull kini juga mengevaluasi Liam Lawson sebagai pengganti Daniel Ricciardo untuk melihat potensinya di masa depan. Christian Horner, kepala tim Red Bull, menekankan pentingnya memahami pilihan yang tersedia.
Ia mengatakan, “Kami sangat membutuhkan jawaban,” dan mengakui kesenjangan antara pembalap tidak dapat dibiarkan terjadi.
Baca juga:
Horner juga mengingatkan dengan perbedaan signifikan hadiah dari menjuarai klasemen konstruktor yang mencapai sekitar USD 9 juta (Rp 139 miliar), kehilangan posisi bisa sangat mahal.
Penasihat motorsport Red Bull, Helmut Marko menambahkan, performa pembalap muda, seperti Oliver Bearman dan Franco Colapinto menunjukkan para pembalap muda siap untuk melangkah maju, mencerminkan perubahan pandangan dalam tim terhadap pembalap muda di F1. (waf)
Bagikan
Andrew Francois
Berita Terkait
NOC Terima Kunjungan KSOC, Perkuat Kerja Sama Olahraga Indonesia-Korea Selatan
Presiden Prabowo Minta Atlet Dihargai secara Nyata, jangan hanya Diberi Terima Kasih,
Indonesia Sukses Raih 91 Emas di SEA Games 2025, CdM Puji Dedikasi dan Semangat Juang para Atlet
Indonesia Raih 91 Emas, Lampaui Target di SEA Games 2025
Tim Indonesia Raih Posisi Kedua SEA Games Thailand 2025, Ukir Sejarah 30 Tahun
Berjaya di SEA Games 2025, Tim Indonesia Pertegas Posisi 'Raja' Panahan Asia Tenggara
Tim Cycling Indonesia Andalkan Mental Juara dan Dukungan Penuh Federasi, Kunci Kesuksesan Capai Target Medali SEA Games 2025
Aksi Basral saat Pulang Bawa Medali Emas SEA Games 2025, Tunjukkan Trik Skateboard Loncati Motor
Martina Ayu Tercepat di Triathlon Putri, Raihan Emas Tim Indonesia di SEA Games 2025 Thailand Tembus 81
FIFA Rilis Tiket Lebih Murah untuk Piala Dunia 2026, hanya Rp 1 Jutaan