Rita Widyasari Paling Diunggulkan Pimpin Kabupaten Kukar

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 08 November 2015
Rita Widyasari Paling Diunggulkan Pimpin Kabupaten Kukar

Bupati sekaligus Calon Bupati Kabupaten Kutai Kertanegara (Kukar). (Foto: kutaikartanegarakab.go.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Politik - Berdasarkan hasil survei Tim Survei Pilkada Korps Alumni Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) di Kabupaten Kutai Kertanegara (Kukar), mayoritas masyarakat di daerah tersebut masih menginginkan Rita Widyasari menjabat sebagai Bupati.

Seperti diketahui, Wanita kelahiran Tenggarong, 07 November 1973, umur 42 tahun ini merupakan Bupati Kukar yang menjabat mulai tahun 2010 hingga 2015. Rita terpilih menjadi bupati setelah memenangkan Pilkada Kukar 2010 dan berpasangan dengan wakil bupati Gufron Yusuf.

Namun, dalam pilkada serentak 2015 yang akan digelar antara 2-9 Desember mendatang, Rita yang berpasangan dengan Edi Damansyah bakal menghadapi dua pasangan yakni, Wahyu-Andi Katando dan Idham Khalid-Abdul Kadir. Hal ini diketahui setelah ketiga pasangan ini dipastikan layak menjadi kandidiat calon Bupati Kukar usai pemeriksaan tes kesehatan beberapa waktu lalu.

Meski mendapat dua pesaing berat, Rita yang merupakan anak kedua dari mantan Bupati Kutai Kartanegara, yaitu Syaukani Hasan Rais ini tetap diunggulkan oleh masyrakat Kukar. Ini didasarkan hasil survei Tim Survei Pilkada Korps Alumni KNPI di Kukar, Kalimantan Timur.

“Dari wawancara langsung yang diambil secara sampel di beberapa kawasan di Kukar, Rita masih unggul. 85 persen rakyat Kukar masih membutuhkan figur dia,” ujar Ahmad Yani, selaku Ketua Tim Survei kepada wartawan, Minggu (08/11).

Bukan tanpa alasan mengapa masyarakat masih menginginkan wanita berusia 42 tahun itu sebagai pemimpin di daerah tersebut. Dia dikenal sebagai sosok yang pro terhadap rakyat kecil. Tak heran, dukungan untuk Rita pun mengalir dari sejumlah kalangan.

“Sebagian masyarakat melihat sosok Rita yang kreatif, inovatif, dan energik. Dia akan mampu membawa Kukar lebih maju dan berkembang ke depan,” ungkap Dede, salah seorang warga Tenggarong.

Intan, salah seorang ibu, mengaku mendukung dia karena ada program pemberdayaan. “Ibu-ibu hampir semua pilih Rita, soalnya berhasil memberdayakan usaha kreatif di Kukar,” tuturnya di salah satu Pasar di Tenggarong.

Tim Survei Pilkada Korps Alumni KNPI melakukan pemantauan di Acara Kukar Bersyukur di Stadion Tenggarong pada Sabtu. Di kesempatan itu, puluhan ribu jamaah mendengarkan tausiyah dari beberapa habib.

Mereka juga memberikan dukungan kepada alumni Universitas Padjajaran itu. Ini merupakan bukti nyata kecintaan warga sama Rita. “Mereka ini tidak diorganisir, mereka datang sendiri,” ujar Riyan salah seorang pengunjung di acara tersebut.

Pengalaman Rita selama lima tahun memimpin di Kabupaten Kukar diharapkan mampu dilanjutkan sehingga membuat daerah itu ke arah lebih baik.

”Rita itu sudah teruji Pak, kalau yang lain kan masih coba coba. Apalagi Rita itu seorang Tokoh Nasional yang memiliki segudang prestasi. Rugi kalau tidak memilih beliau” komentar Muslimin, warga Tenggarong.

Baca juga:

  1. PKS Siapkan 210 Calon pada Pilkada Serentak 2015
  2. Kabut Asap, Mendagri Sebut Pilkada Serentak Bisa Ditunda
  3. Pasca Putusan MA, Golkar Songsong Pilkada Serentak 2015
#Bupati #Pilkada Serentak 2015
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
KPK Tangkap Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari, Sejumlah Pihak Ikut Diamankan
KPK menangkap Bupati Rejang Lebong, Muhammad Fikri Thobari. Ia diduga terlibat dalam kasus suap.
Soffi Amira - Selasa, 10 Maret 2026
KPK Tangkap Bupati Rejang Lebong Muhammad Fikri Thobari, Sejumlah Pihak Ikut Diamankan
Indonesia
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Jadi Tersangka, KPK Bongkar Aliran Uang Rp 19 Miliar ke Keluarganya
Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, menjadi tersangka kasus korupsi outsourcing. KPK pun mengungkap aliran dana Rp 19 miliar ke keluarganya.
Soffi Amira - Rabu, 04 Maret 2026
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Jadi Tersangka, KPK Bongkar Aliran Uang Rp 19 Miliar ke Keluarganya
Indonesia
KPK Umumkan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Tersangka Korupsi Pengadaan Outsourcing
KPK telah mengumumkan bahwa Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, menjadi tersangka kasus korupsi outsourcing atau tenaga alih daya.
Soffi Amira - Rabu, 04 Maret 2026
KPK Umumkan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Tersangka Korupsi Pengadaan Outsourcing
Indonesia
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Bantah Kena OTT KPK, Sebut sedang bersama Ahmad Luthfi
Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, membantah dirinya terjaring OTT KPK. Ia mengaku, bahwa ia sedang bertemu Gubernur Jateng, Ahmad Luthfi.
Soffi Amira - Rabu, 04 Maret 2026
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Bantah Kena OTT KPK, Sebut sedang bersama Ahmad Luthfi
Indonesia
OTT Bupati Pekalongan Farida Arafiq, KPK Naikkan Kasus ke Tahap Penyidikan
KPK menggelar perkara usai OTT Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq. Kini, KPK sudah menaikkan kasus tersebut ke tahap penyidikan.
Soffi Amira - Rabu, 04 Maret 2026
OTT Bupati Pekalongan Farida Arafiq, KPK Naikkan Kasus ke Tahap Penyidikan
Indonesia
KPK Gelandang Bupati Pekalongan ke Jakarta
Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq akan menjalani pemeriksaan intensif setelah terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Pekalongan, Jawa Tengah.
Frengky Aruan - Selasa, 03 Maret 2026
KPK Gelandang Bupati Pekalongan ke Jakarta
Indonesia
Gelar OTT, KPK Tangkap Bupati Pekalongan
Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq dan sejumlah pihak itu ditangkap lantaran diduga terlibat kasus korupsi.
Frengky Aruan - Selasa, 03 Maret 2026
Gelar OTT, KPK Tangkap Bupati Pekalongan
Indonesia
3 Perusahaan Jadi Tersangka Penerimaan Gratifikasi Mantan Bupati Rita Widyasari
Dalam perkara ini, KPK sudah memeriksa tiga orang dari perusahaan tersebut pada Rabu (18/2).
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 19 Februari 2026
3 Perusahaan Jadi Tersangka Penerimaan Gratifikasi Mantan Bupati Rita Widyasari
Indonesia
KPK Sebut OTT Bupati Bekasi terkait Dugaan Suap Proyek, Sita Uang Ratusan Juta Rupiah
KPK masih mendalami proyek-proyek yang diduga dimanfaatkan untuk praktik suap.
Frengky Aruan - Jumat, 19 Desember 2025
KPK Sebut OTT Bupati Bekasi terkait Dugaan Suap Proyek, Sita Uang Ratusan Juta Rupiah
Indonesia
KPK: Bupati Lampung Tengah Gunakan Uang Korupsi untuk Operasional dan Bayar Utang Kampanye
KPK mengungkap total aliran dana Rp 5,75 miliar yang diduga diterima Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya dari fee proyek dan gratifikasi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Desember 2025
KPK: Bupati Lampung Tengah Gunakan Uang Korupsi untuk Operasional dan Bayar Utang Kampanye
Bagikan