Otomotif

Rifat Sungkar Bagikan Tips Memilih Pelek Aftermarket

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Minggu, 02 Januari 2022
Rifat Sungkar Bagikan Tips Memilih Pelek Aftermarket

Memilih pelek aftermarket berdasarkan keselamatan dan kenyamanan.(Foto: Unsplash/Arvid Skywalker)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PADA dunia modifikasi, salah satu hal pertama yang kerap dilakukan oleh para modifikator yakni penggantian pelek. Karena, pelek dinilai bisa memberikan perubahan yang cukup signifikan pada tampilan mobil, dibanding part modifikasi yang lainnya.

Tak ayal apabila cukup banyak pelek aftermarket yang dijual di pasaran, dengan membawa brand sendiri, atau bukan pelek bawaan pabrikan mobil alias OEM.

Baca Juga:

IIMS 2022 akan Hadirkan Sejumlah Kejutan Bagi Pencinta Otomotif

Perhatikan batas maksimal saat ganti pelek. (Foto: Pixabay/mrjayw)

Sejumlah brand pelek ternama dari mancanegara pun telah banyak tersebar di Indonesia. Dari mulai brand buatan Jepang, Jerman, Thailand, Italia, Taiwan dan sebagainya. Harganya pun cukup beragam, dari mulai Rp3 jutaan hingga puluhan juta rupiah, jadi hanya tinggal menyesuaikan kantong saja.

Namun, bagi kamu yang ingin mengganti pelek standar mobil kamu dengan pelek aftermarket, jangan hanya melihat dari tampilan yang terlihat keren. Ada hal yang harus diperhatikan, salah satunya yakni faktor kenyamanan.

Menurut pereli nasonal sekaligus brand ambassador Mitsubishi Motors, Rifat Sungkar, hal yang diperhatikan pada pelek aftermarket yakni batasan maksimal saat ganti pelek.

"Sebaiknya, naik atau turun maksimal dua inci. Lebih dari itu, kekuatan rem mobil akan sangat berkurang. Jadi kalau naikin atau turun sebanyak dua inci, kinerja rem masih cukup baik," jelas Rifat, seperti yang dikutip dari laman kabaroto.com.

Baca Juga:

Rifat Sungkar Berikan Pesan Penting untuk Pengguna Mobil Turbo

Offset pelek perlu diperhatikan, karena bisa menimbulkan masalah (Foto: Pixabay/whodol)

Namun, menurut Rifat, ada satu hal yang perlu diperhatikan. Pelek dengan offset makin kecil, maka pelek akan semakin keluar.

"Mungkin akan terihat keren, tapi pelek dengan offset kecil akan menimbulkan masalah seperti mentok bodi," ungkap Rifat.

Sebenarnya, penggunaan pelek aftermarket tidak masalah. Asalkan, ukuran yang dipakai harus cocok untuk kendaraan yang kamu gunakan. Jadi, kamu jangan hanya pikirkan tampilan mobil, harus memperhatikan juga faktor kenyamanan dan keselamatan. (Ryn)

Baca Juga:

Mengenal Plus Minus Mobil Penggerak Roda Depan dan Belakang

#Otomotif #Tips Otomotif #Rifat Sungkar
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Lifestyle
Omoda & Jaecoo Raup 800 Ribu Konsumen di 64 Negara Dalam Waktu 3 Tahun
Meskipun tergolong baru, antusiasme masyarakat Indonesia terhadap merek ini sangat tinggi, terbukti dari angka pesanan awal yang sangat signifikan
Angga Yudha Pratama - Selasa, 03 Februari 2026
Omoda & Jaecoo Raup 800 Ribu Konsumen di 64 Negara Dalam Waktu 3 Tahun
Lifestyle
LEPAS L8 SUV Anti Banjir dengan Water Wading 600 mm
Bagi LEPAS, ketangguhan bukan tentang menantang kondisi ekstrem, melainkan tentang menghadirkan rasa tenang
Angga Yudha Pratama - Minggu, 01 Februari 2026
LEPAS L8 SUV Anti Banjir dengan Water Wading 600 mm
Indonesia
180 Brand Otomotif Siap 'Perang' Inovasi di IIMS 2026, Intip Bocorannya
Kejutan besar juga datang dari pendatang baru. Brand iCar dan Lepas dikabarkan bakal membawa model berstatus world premiere ke lantai pameran
Angga Yudha Pratama - Rabu, 28 Januari 2026
180 Brand Otomotif Siap 'Perang' Inovasi di IIMS 2026, Intip Bocorannya
Indonesia
IIMS 2026 Pecah Rekor Komunitas Terbanyak: Ada Drifter Amerika Hingga Iwan Fals, Cek Harga Tiketnya Di Sini
IIMS Infinite Show tahun ini menyajikan rangkaian program atraktif seperti Automotive Hero Day, Jumping Challenge, hingga Indonesia Iconic Racer
Angga Yudha Pratama - Rabu, 28 Januari 2026
IIMS 2026 Pecah Rekor Komunitas Terbanyak: Ada Drifter Amerika Hingga Iwan Fals, Cek Harga Tiketnya Di Sini
Indonesia
IIMS 2026 Siap Genjot Ekonomi Nasional Lewat Inovasi Otomotif, Target Transaksi Capai Rp 8 Triliun
Antusiasme masyarakat terhadap inovasi teknologi menjadi bukti dinamika sektor ini yang terus tumbuh
Angga Yudha Pratama - Rabu, 28 Januari 2026
IIMS 2026 Siap Genjot Ekonomi Nasional Lewat Inovasi Otomotif, Target Transaksi Capai Rp 8 Triliun
Indonesia
Pemerintah Belum Putuskan Insentif Bagi Industri Otomotif, Fokus Kembangkan Mobil Nasional
Terkait usulan lanjutan dari Kementerian Perindustrian, Airlangga menyebut pembahasan masih difokuskan pada kajian yang lebih mendasar.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Januari 2026
Pemerintah Belum Putuskan Insentif Bagi Industri Otomotif, Fokus Kembangkan Mobil Nasional
Fun
Honda Ubah Logo H Legendaris, Desain Baru Debut Mulai 2027
Desain logo baru Honda itu akan memulai debutnya 2027, sekaligus merepresentasikan komitmen Honda dalam menghadapi era elektrifikasi dan teknologi cerdas
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Januari 2026
Honda Ubah Logo H Legendaris, Desain Baru Debut Mulai 2027
Berita
Penutupan Feders Gathering 2025 Jadi Ajang Temu Komunitas Motor Matic
Feders Gathering 2025 berakhir di Jakarta Selatan, menghadirkan kegiatan komunitas motor matic dan edukasi perawatan kendaraan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 20 Desember 2025
Penutupan Feders Gathering 2025 Jadi Ajang Temu Komunitas Motor Matic
Berita
Peduli Bencana Sumatera Utara: Bantuan Pakaian dan Layanan Penggantian Oli Gratis untuk Warga Terdampak
Sebagai bentuk kepedulian terhadap bencana alam yang terjadi di Sumatra Utara, PT EMLI menjalankan program sosial bertajuk Federal Oil Peduli Bencana.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 20 Desember 2025
Peduli Bencana Sumatera Utara: Bantuan Pakaian dan Layanan Penggantian Oli Gratis untuk Warga Terdampak
Indonesia
VinFast Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik di Subang, Tegaskan Komitmen Lokalisasi di Indonesia
VinFast baru saja meresmikan pabrik mobil listrik di Subang, Jawa Barat. VinFast menargetkan TKDN 80 persen pada 2030.
Soffi Amira - Senin, 15 Desember 2025
VinFast Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik di Subang, Tegaskan Komitmen Lokalisasi di Indonesia
Bagikan