Respons Jokowi soal Isu Prabowo Bakal Tambah Kementerian
Presiden Joko Widodo. (Dok. Setpres)
MerahPutih.com - Presiden terpilih Prabowo Subianto disebut bakal menambah jumlah kementerian di kabinetnya mendatang. Jumlahnya dikabarkan mencapai 41 kementerian.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) merespons isu penerusnya tersebut. Menurut Jokowi, tak pas jika ia mengomentari wacana yang mencuat di program penerusnya itu.
"Tanyakan kepada presiden terpilih," kata Jokowi kepada wartawan di Depok, Jawa Barat, Selasa (7/5).
Jokowi mengaku tak memberikan masukan sama sekali terhadap kabinet Prabowo mendatang.
"Enggak ada, enggak ada (masukan)," tutup Jokowi singkat.
Baca juga:
Prabowo-Gibran Jangan Rombak UU untuk Tambah Kursi Menteri, demi Harum di Awal Pemerintahan
Sekadar informasi, wacana menambah jumlah kementerian untuk pemerintahan Prabowo kelak mendapatkan dukungan dari Partai Gerindra.
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Habiburokhman tidak memungkiri ada wacana menambah jumlah kementerian dari saat ini berjumlah 34 menjadi 41 kementerian.
Menurut Habiburokhman, semakin banyak jumlah kementerian justru baik bagi pemerintahan dan pelayanan publik. Sebab Indonesia merupakan negara besar yang sehingga tantangan kedepan juga makin berat. (Knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Kasus Anak Bunuh Diri di Ngada, Gubernur NTT: Kami Gagal Urus Kemiskinan
Alwi Shihab Ungkap Sikap Prabowo soal Board of Peace dan Palestina, Tegaskan Dukungan Two-State Solution
Prabowo Marah-Marah, TNI-Polri Langsung Bersih-Bersih Sampah di Pantai Bali
Target Mulai Tahun Ini, Pemerintah Putar Otar Cari Skema Pembiayaan Program Gentengisasi
Bahas Isu Dewan Perdamaian Gaza, Prabowo Undang MUI, PBNU, dan Muhammadiyah
Prabowo Bakal Rutin Lakukan Pertemuan dengan Ormas Islam dan Pimpinan Ponpes, Digelar 3 Hingga 4 Bulan Sekali
Prabowo Wanti-wanti Ancaman Perang Dunia III, Indonesia Tetap Terkena Dampaknya
Prabowo Sebut Kelapa Sawit 'Miracle Crop', Ungkap Alasan Prioritaskan Pengembangannya
Jokowi Tegaskan Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode di Pilpres 2029
Prabowo Ultimatum Eks Pimpinan BUMN, Siap-siap Dipanggil Kejaksaan