Resmi! 24 Pesawat Tempur Canggih Perkuat TNI AU, Buatan AS
Ilustrasi pesawat tempur F-16. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)
MerahPutih.com - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU) resmi menerima bantuan 24 unit pesawat tempur F-16 dari Amerika Serikat.
Penyerahan tersebut ditandai penandatanganan berita acara serah terima dari Kepala Badan Sarana Pertahanan Kementerian Pertahanan (Kabaranahan Kemhan) kepada Asisten Logistik (Aslog) Panglima TNI di Madiun, Rabu (28/2).
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu dalam sambutannya mengatakan, penyerahan ini merupakan bagian dari upaya pemenuhan alutsista TNI sebagai bagian dari gelar pertahanan negara dalam menghadapi potensi ancaman.
"Penyerahan 24 unit F-16 C/D ini merupakan perwujudan gelar pertahanan negara smart power guna menghadapi berbagai dimensi ancaman nyata dan belum nyata yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan negara," ujarnya seperti dilansir dari keterangan pers Kementerian Pertahanan.
Ryamizard melanjutkan, selain gelar pertahanan, penyerahan ini bentuk perwujudan konkret komitmen kemitraan strategis Indonesia dan Amerika Serikat yang perlu terus dipelihara dan dikembangkan.
Sebagai informasi, sebelumnya dua pesawat F-16 sudah lebih dulu tiba di Lanud Iswahjudi pada Kamis (18/1) lalu.
Komandan Lanud Iswahjudi, Marsma TNI Samsul Rizal mengatakan, 24 unit F-16 bantuan pemerintah AS itu nantinya akan memperkuat skadron tiga Lanud Iswahjudi dan Lanud Pekanbaru. (*)
Bagikan
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Pengakuan Kezia Syifa Jadi Tentara AS karena Dapat Gaji Besar dan Merasa Dipersulit di Indonesa
7 Tewas dan 800 Ribu Rumah tanpa Listrik saat Badai Musim Dingin Landa Amerika Serikat
Iran Mengaku Lebih Siap Hadapi Serangan AS
AS dan Kanada Makin Panas, Trump Ancam Terapkan Tarif 100 Persen
Isu Akuisisi Greenland oleh AS, Menlu: Indonesia Tegaskan Posisi Non-Align
Keluar dari WHO, Amerika Serikat Wajib Bayar Utang Rp 4,3 Triliun
Indonesia dan Negara Timur Tengah Bakal Tempuh Prosedur Internal Gabung ke Dewan Perdamaian Gaza Ala Trump
Demo Bela Venezuela di Depan Kedubes AS, Perhimpunan Ojol Sebut Amerika tak lagi Jadi Acuan Demokrasi
Unggahan di Truth Social, Trump Mengklaim Sebagai Presiden Sementara Venezuela
AS Siapkan Rencana Aneksasi, Pasukan NATO Bakal Ditempatkan di Greenland