Film

Film Negeri Aing Menceritakan Fenomena Kekerasan Terhadap Perempuan

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Kamis, 25 November 2021
Film Negeri Aing Menceritakan Fenomena Kekerasan Terhadap Perempuan

Kenali film yang mengisahkan tentang kekerasan pada perempuan (Foto: pixabay/tumisu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TANGGAL 25 November diperingati sebagai International Day for the Elimination of Violence against Women atau Hari Anti-Kekerasan Terhadap Perempuan.

Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan Hari Anti-Kekerasan Terhadap Perempuan, didasari keprihatinan atas kekerasan yang dialami oleh kaum perempuan, tak terkecuali di masa pandemi COVID-19.

Baca Juga:

Cara Cerdas Mencegah Anak Menonton Film Dewasa di Layanan Streaming

Kekerasan terhadap perempuan kerap terjadi di berbagai lingkungan dan tempat. Dari mulai lingkungan di dalam rumah, tempat kerja, maupun di lingkungan sekitar tempat tinggal. Fenomena ini pun diangkat pada sejumlah film negeri aing.

Film-film tersebut menggambarkan bagaimana korban menjalani dan memperjuangkan nasibnya. Terlebih ketika aparat hukum tak berpihak pada korban. Semua film ini akan membuat kamu lebih peduli tentang kasus kekerasan yang dampaknya sangat buruk. Apa saja?

1. Story of Dinda: Second Change of Happiness

Film ini merupakan spin-off dari Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI). Story of Dinda berkisah tentang perjuangan seorang perempuan mencoba lepas dari belenggu 'toxic relationsip'.

Film tersebut mengisahkan tentang perjuangan Dinda untuk bisa lepas dari ketergantungan emosional dengan Kale, yang sudah melakukan tindakan abusif kepadanya. Mirisnya, tindakan tersebut tak hanya kekerasan fisik, tapi juga kekerasan verbal yang bisa memengaruhi psikologis seseorang.

2. Raksasa dari Jogja

Raksasa dari Jogja diadaptasi ddari novel best seller karya Dwitasari dengan judul yang sama. Film ini berkisah tentang cerita pilu yang dialami oleh Bian. Sejak kecil dia selalu hidup dengan penuh ketakutan, meski memiliki wajah rupawan dan harta berlimpah.

Adapun salah satu faktor terkuat yang membuat Bian ketakutan, yakni perlakuan ayahnya yang protektif, dan sering memukul ibunya. Film ini berusaha memotret efek psikologis kekerasan pada rumah tangga, yang bisa berpengaruh pada anak.

Tak hanya itu, film ini menggambarkan seperti apa kekerasan dalam pacaran, dan ragam peristiwa yang kemudian menjadi trauma tak terlupakan dari kehidupan Bian.

Baca Juga:

Mengenal Lebih Dekat Film 'Autobiography'

3. Penyalin Cahaya

Kendati belum tayang secara resmi, Penyalin Cahaya sukses memenangkan 12 nominasi dari 17 nominasi dalam Festival Film Indonesia 2021.

Penyalin Cahaya berkisah tentang perjuangan seorang perempuan yang mengalami pelecehan seksual, serta membuat hampir seluruh kehidupannya berubah.

Seperti halnya dari mulai akses beasiswa yang dicabut, dan keluarga yang tidak pernah percaya pada dirinya. Film ini disajikan dengan gaya thriller, layaknya drama detektif.

Nantinya, para tokoh berusaha untuk mencari kebenaran atas apa yang dialaminya, Kemudian, film ini pun menjadi sumbangan berharga bagi para penyintas kekerasan seksual.

4. 27 Steps of May

Film yang mengisahkan anti-kekerasan keempat yakni 27 Steps of May. Film ini bercerita tentang May yang diperkosa oleh sekelompok orang. Melihat hal itu, Ayah May merasa sangat terpukul, kemudian menyalahkan dirinya sendiri lantaran tidak bisa melindungi anaknya.

Kemudian, akibat kasus tersebut May jadi menutup diri dari kehidupan sosialnya. Ia hanya di rumah saja. Sementara itu, Ayah May melampiaskan amarahnya di luar rumah dan pergi ke ring tinju.

Film ini mencoba merekam tentang seperti apa efek psikologis korban kekerasan seksual, yang selanjutnya sangat mengundang empati para penonton, untuk melihat lebih jelas tentang kekerasan seksual bekerja.

27 Steps of May sukses masuk nominasi penghargaan film. Seperti enam nominasi dan dua di antaranya menang di Festival Film Tempo pada 2018. Kemudian, film ini juga meraih pemenang di Festival Film Indonesia pada 2019 lalu. (ryn)

Baca Juga:

Negeri Aing Juga Punya Film Balapan Seru!

#November Jagoan Film Negeri Aing #Film #Film Indonesia #Kekerasan Perempuan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Charli XCX Dirumorkan Bintangi 'What Happens at Night' bersama Leonardo DiCaprio
Charli XCX dirumorkan bergabung dalam 'What Happens at Night' bersama Leonardo DiCaprio dan Jennifer Lawrence. Simak proyek film lainnya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Oktober 2026
Charli XCX Dirumorkan Bintangi 'What Happens at Night' bersama Leonardo DiCaprio
ShowBiz
Sinopsis 'Misty Green', Kisah Aktris Hollywood yang Berjuang Bangkit
Film Misty Green karya Chris Rock bakal tayang di Netflix pada 9 November 2026. Simak sinopsisnya di sini.
Soffi Amira - Jumat, 23 Oktober 2026
Sinopsis 'Misty Green', Kisah Aktris Hollywood yang Berjuang Bangkit
Indonesia
Putar Film Nasional, Pramono Beri Potongan Pajak 50 Persen
Pramono berharap Jakarta bisa menjadi kota sinema seperti Busan yang merupakan kota sinema di Korea Selatan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 23 Oktober 2026
Putar Film Nasional, Pramono Beri Potongan Pajak 50 Persen
ShowBiz
'Avengers: Endgame' Tembus 12 Juta Penonton, Kembali Jadi Film Terlaris di Indonesia
Avengers: Endgame kembali jadi film terlaris di Indonesia. Film ini mencatatkan 12 juta penonton sekaligus menggeser Agak Laen.
Soffi Amira - Jumat, 23 Oktober 2026
'Avengers: Endgame' Tembus 12 Juta Penonton, Kembali Jadi Film Terlaris di Indonesia
ShowBiz
Keanu Reeves Gabung Don Lee di 'The Gangster, the Cop, the Devil' Versi Hollywood
Keanu Reeves akan membintangi versi terbaru The Gangster, the Cop, the Devil bersama Don Lee. Paramount Pictures menggarap adaptasi film Korea 2019 ini.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 23 Oktober 2026
Keanu Reeves Gabung Don Lee di 'The Gangster, the Cop, the Devil' Versi Hollywood
ShowBiz
Berawal dari Kisah Cinta Remaja, 'In Waves' Menghadirkan Perjalanan Emosional tentang Kehilangan
Film animasi 'In Waves' diadaptasi dari memoar grafis AJ Dungo, film ini mengisahkan cinta AJ dan Kristen serta perjalanan menghadapi kehilangan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Oktober 2026
Berawal dari Kisah Cinta Remaja, 'In Waves' Menghadirkan Perjalanan Emosional tentang Kehilangan
ShowBiz
Nicolas Cage Tampil Nyaris Tak Dikenali di Film Thriller Kriminal 'Best Pancakes in the County'
Cuplikan perdana Best Pancakes in the County rilis, thriller kriminal terbaru Nicolas Cage tentang rahasia CIA dan penyanderaan. Tayang 20 November 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Oktober 2026
Nicolas Cage Tampil Nyaris Tak Dikenali di Film Thriller Kriminal 'Best Pancakes in the County'
ShowBiz
Film 'Hungry Ghost Festival' Tayang 26 November 2026, Angkat Teror Usai Langgar Pantangan
Film horor-komedi Hungry Ghost Festival garapan Imam Darto dibintangi Endy Arfian, Aci Resti, dan Fajar Nugra. Tayang di bioskop 26 November 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Oktober 2026
Film 'Hungry Ghost Festival' Tayang 26 November 2026, Angkat Teror Usai Langgar Pantangan
ShowBiz
Setelah Series 'Reacher', Agnez Mo Bakal Beradu Akting dengan Nicholas Cage di Film 'C.L.A.Y.'
Agnez Mo mengonfirmasi keterlibatannya dalam film C.L.A.Y. bersama Nicolas Cage. Simak sinopsis dan kabar debut film panjang berbahasa Inggrisnya.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Oktober 2026
Setelah Series 'Reacher', Agnez Mo Bakal Beradu Akting dengan Nicholas Cage di Film 'C.L.A.Y.'
ShowBiz
Kisah Masa Muda Buya Hamka Diangkat ke Layar Lebar, Simak Sinopsis Film 'Hamka Awal Mula Vol. 3'
Film Hamka garapan Fajar Bustomi dibintangi Vino G. Bastian. Simak sinopsis perjalanan Buya Hamka dari Maninjau hingga Mekah sebelum tayang 19 November 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 20 Oktober 2026
Kisah Masa Muda Buya Hamka Diangkat ke Layar Lebar, Simak Sinopsis Film 'Hamka Awal Mula Vol. 3'
Bagikan