Film Negeri Aing Menceritakan Fenomena Kekerasan Terhadap Perempuan
Kenali film yang mengisahkan tentang kekerasan pada perempuan (Foto: pixabay/tumisu)
TANGGAL 25 November diperingati sebagai International Day for the Elimination of Violence against Women atau Hari Anti-Kekerasan Terhadap Perempuan.
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menetapkan Hari Anti-Kekerasan Terhadap Perempuan, didasari keprihatinan atas kekerasan yang dialami oleh kaum perempuan, tak terkecuali di masa pandemi COVID-19.
Baca Juga:
Cara Cerdas Mencegah Anak Menonton Film Dewasa di Layanan Streaming
Kekerasan terhadap perempuan kerap terjadi di berbagai lingkungan dan tempat. Dari mulai lingkungan di dalam rumah, tempat kerja, maupun di lingkungan sekitar tempat tinggal. Fenomena ini pun diangkat pada sejumlah film negeri aing.
Film-film tersebut menggambarkan bagaimana korban menjalani dan memperjuangkan nasibnya. Terlebih ketika aparat hukum tak berpihak pada korban. Semua film ini akan membuat kamu lebih peduli tentang kasus kekerasan yang dampaknya sangat buruk. Apa saja?
1. Story of Dinda: Second Change of Happiness
Film ini merupakan spin-off dari Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini (NKCTHI). Story of Dinda berkisah tentang perjuangan seorang perempuan mencoba lepas dari belenggu 'toxic relationsip'.
Film tersebut mengisahkan tentang perjuangan Dinda untuk bisa lepas dari ketergantungan emosional dengan Kale, yang sudah melakukan tindakan abusif kepadanya. Mirisnya, tindakan tersebut tak hanya kekerasan fisik, tapi juga kekerasan verbal yang bisa memengaruhi psikologis seseorang.
2. Raksasa dari Jogja
Raksasa dari Jogja diadaptasi ddari novel best seller karya Dwitasari dengan judul yang sama. Film ini berkisah tentang cerita pilu yang dialami oleh Bian. Sejak kecil dia selalu hidup dengan penuh ketakutan, meski memiliki wajah rupawan dan harta berlimpah.
Adapun salah satu faktor terkuat yang membuat Bian ketakutan, yakni perlakuan ayahnya yang protektif, dan sering memukul ibunya. Film ini berusaha memotret efek psikologis kekerasan pada rumah tangga, yang bisa berpengaruh pada anak.
Tak hanya itu, film ini menggambarkan seperti apa kekerasan dalam pacaran, dan ragam peristiwa yang kemudian menjadi trauma tak terlupakan dari kehidupan Bian.
Baca Juga:
Mengenal Lebih Dekat Film 'Autobiography'
3. Penyalin Cahaya
Kendati belum tayang secara resmi, Penyalin Cahaya sukses memenangkan 12 nominasi dari 17 nominasi dalam Festival Film Indonesia 2021.
Penyalin Cahaya berkisah tentang perjuangan seorang perempuan yang mengalami pelecehan seksual, serta membuat hampir seluruh kehidupannya berubah.
Seperti halnya dari mulai akses beasiswa yang dicabut, dan keluarga yang tidak pernah percaya pada dirinya. Film ini disajikan dengan gaya thriller, layaknya drama detektif.
Nantinya, para tokoh berusaha untuk mencari kebenaran atas apa yang dialaminya, Kemudian, film ini pun menjadi sumbangan berharga bagi para penyintas kekerasan seksual.
4. 27 Steps of May
Film yang mengisahkan anti-kekerasan keempat yakni 27 Steps of May. Film ini bercerita tentang May yang diperkosa oleh sekelompok orang. Melihat hal itu, Ayah May merasa sangat terpukul, kemudian menyalahkan dirinya sendiri lantaran tidak bisa melindungi anaknya.
Kemudian, akibat kasus tersebut May jadi menutup diri dari kehidupan sosialnya. Ia hanya di rumah saja. Sementara itu, Ayah May melampiaskan amarahnya di luar rumah dan pergi ke ring tinju.
Film ini mencoba merekam tentang seperti apa efek psikologis korban kekerasan seksual, yang selanjutnya sangat mengundang empati para penonton, untuk melihat lebih jelas tentang kekerasan seksual bekerja.
27 Steps of May sukses masuk nominasi penghargaan film. Seperti enam nominasi dan dua di antaranya menang di Festival Film Tempo pada 2018. Kemudian, film ini juga meraih pemenang di Festival Film Indonesia pada 2019 lalu. (ryn)
Baca Juga:
Bagikan
Berita Terkait
Netflix Siapkan 'Enola Holmes 3', Suguhkan Petualangan Lebih Gelap dan Menegangkan
Daftar Lengkap Nomine Oscar 2026: 'Sinners' Mendominasi dengan 16 Nominasi
Film Animasi Keluarga 'Swapped' Siap Tayang di Netflix, Suguhkan Petualangan Lucu Penuh Makna
'Aku yang Engkau Cari', Lagu Maudy Ayunda yang Lahir dari Dunia 'Para Perasuk'
Mawar Eva de Jongh dan Deva Mahenra Beradu Emosi di Series 'Luka, Makan, Cinta'
Netflix Rilis Film Coming of Age 'Surat untuk Masa Mudaku', Tayang 29 Januari 2026
Film 'Aku Sebelum Aku' Siap Tayang di Netflix, Kolaborasi Gina S Noer dan Ringgo Agus Rahman
Sinopsis Night Shift for Cuties, Debut Sutrada Monica Vanesa Tedja di Proyek Netflix
Intip Sederet Aktor Kawakan yang Turut Memeriahkan Film Terbaru Joko Anwar 'Ghost in Cell'
Joko Anwar Hadirkan Trailer Film 'Ghost in Cell', Satir Penjara Berbalut Horor-Komedi