Mawar Eva de Jongh dan Deva Mahenra Beradu Emosi di Series 'Luka, Makan, Cinta'

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Januari 2026
Mawar Eva de Jongh dan Deva Mahenra Beradu Emosi di Series 'Luka, Makan, Cinta'

Series Luka, Makan, Cinta akan tayang di Netflix. (Foto: Instagram/teddysoe)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Bisnis keluarga yang goyah dan terancam hancur menjadi titik awal konflik emosional antara ibu dan anak dalam serial Luka, Makan, Cinta. Ketegangan relasi keluarga yang terseret oleh persoalan usaha menjadi benang merah cerita yang dihadirkan secara intim dan penuh lapisan emosi.

Serial ini disutradarai oleh Teddy Soeria Atmadja, sineas yang dikenal dengan pendekatan sinematik yang kuat dan peka terhadap dinamika psikologis karakter.

Melalui Luka, Makan, Cinta, Teddy menghadirkan visual makanan, lanskap alam, serta budaya lokal sebagai elemen yang memanjakan mata, sekaligus menjadi kontras di tengah tingginya tensi dan kompleksitas hubungan ibu dan anak.

Baca juga:

Film 'Aku Sebelum Aku' Siap Tayang di Netflix, Kolaborasi Gina S Noer dan Ringgo Agus Rahman

Konflik Dapur, Ambisi, dan Cinta Keluarga

Kisah Luka, Makan, Cinta berfokus pada seorang koki muda ambisius yang diperankan oleh Mawar Eva de Jongh, yang bekerja di restoran milik keluarganya. Konflik mulai memuncak ketika sang ibu memutuskan merekrut kepala koki baru, yang diperankan oleh Deva Mahenra.

Kehadiran sosok baru tersebut memicu ketegangan, baik secara profesional maupun personal. Di satu sisi, mereka harus berhadapan dengan konflik ego dan perbedaan visi, sementara di sisi lain, tekanan untuk menyelamatkan restoran keluarga semakin menghimpit.

Relasi ibu dan anak pun diuji, menjadikan dapur bukan sekadar ruang kerja, tetapi medan pertarungan emosi, ambisi, dan cinta yang saling berkelindan.

Baca juga:

Netflix Rilis Film Coming of Age 'Surat untuk Masa Mudaku', Tayang 29 Januari 2026

Mengambil latar pemandangan Bali, serial ini menyuguhkan sentuhan gastronomi yang ciamik, dipadukan dengan rekreasi budaya serta perjalanan spiritual lokal. Elemen-elemen tersebut menjadi nilai tambah yang memperkaya narasi, menjadikan Luka, Makan, Cinta bukan hanya drama keluarga, tetapi juga pengalaman visual dan kultural yang kuat.

Serial ini digadang-gadang menjadi salah satu tontonan yang sayang dilewatkan pada tahun 2026, terutama bagi penikmat drama emosional dengan balutan budaya dan kuliner.

Teddy Soeria Atmadja sebelumnya dikenal sebagai sosok di balik film Lovely Man (2011), Mungkin Kita Butuh Waktu (2024), serta proyek film thriller psikologis Dopamine (2025). Konsistensinya dalam mengeksplorasi konflik batin manusia kembali terasa kuat dalam Luka, Makan, Cinta. (Tka)

#Film Serial #Film #Film Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Tekno
Film 'Street Fighter' Puncaki Box Office, Raup Rp 922 Miliar di Pekan Perdana
Filn Street Fighter menguasai box office di Amerika Utara. Namun, pendapatan globalnya masih jauh dari target.
Soffi Amira - Selasa, 20 Oktober 2026
Film 'Street Fighter' Puncaki Box Office, Raup Rp 922 Miliar di Pekan Perdana
ShowBiz
Dari Intrik Politik hingga Kisah Superhero Marvel, Ini 6 Serial dan Film Terbaru di Disney+ yang Layak Masuk Watchlist
Simak 6 tontonan Disney+ yang patut masuk daftar, mulai dari The Remarried Empress, Tokyo Revengers, Toy Story 5, VisionQuest, hingga Percy Jackson Season 3.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
Dari Intrik Politik hingga Kisah Superhero Marvel, Ini 6 Serial dan Film Terbaru di Disney+ yang Layak Masuk Watchlist
ShowBiz
Tak Semua Adegan Novel Masuk Film, Leila S Chudori Ungkap soal Adaptasi 'Laut Bercerita'
Leila S Chudori menceritakan tantangan adaptasi novel 'Laut Bercerita' ke film, termasuk memilih adegan yang harus dipertahankan atau dihapus.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
Tak Semua Adegan Novel Masuk Film, Leila S Chudori Ungkap soal Adaptasi 'Laut Bercerita'
ShowBiz
Sutradara 'The Hunger Games' Garap Adaptasi 'Red Rising', Novel Sci-Fi tentang Perlawanan dan Ketimpangan
Paramount mengadaptasi novel Red Rising karya Pierce Brown menjadi film. Francis Lawrence, sutradara The Hunger Games, akan menggarap proyek ini.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
Sutradara 'The Hunger Games' Garap Adaptasi 'Red Rising', Novel Sci-Fi tentang Perlawanan dan Ketimpangan
ShowBiz
Netflix Siapkan Film 'Sacrifice', Chris Evans dan Anya Taylor-Joy Terjebak Teror Sekte
Netflix siapkan Film Sacrifice. Thriller komedi garapan Romain Gavras, dibintangi Chris Evans dan Anya Taylor-Joy. Kisah penyanderaan dan pengorbanan manusia.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
Netflix Siapkan Film 'Sacrifice', Chris Evans dan Anya Taylor-Joy Terjebak Teror Sekte
ShowBiz
Film Horor Whalefall Terancam Rugi Besar, Modal Rp 1,08 Triliun Cuma Raup Rp 135 Miliar pada Pembukaan
Film horor Whalefall hanya meraup US$7,5 juta atau sekitar Rp135 miliar pada pekan pembukaan, jauh di bawah biaya produksi US$60 juta.
Frengky Aruan - Minggu, 18 Oktober 2026
Film Horor Whalefall Terancam Rugi Besar, Modal Rp 1,08 Triliun Cuma Raup Rp 135 Miliar pada Pembukaan
ShowBiz
Tim Burton Gandeng Penulis Nobel Sastra Kazuo Ishiguro, Siapkan Film Misterius yang Bikin Penasaran
Tim Burton berkolaborasi dengan Kazuo Ishiguro, peraih Nobel Sastra, untuk menggarap film orisinal misterius. Simak fakta proyek terbaru mereka.
Frengky Aruan - Minggu, 18 Oktober 2026
Tim Burton Gandeng Penulis Nobel Sastra Kazuo Ishiguro, Siapkan Film Misterius yang Bikin Penasaran
ShowBiz
Greta Gerwig Ungkap Buku Narnia Membantunya Menemukan Jati Diri
Buku-buku itu sudah dibacakan kepadanya sebelum ia mampu membaca sendiri.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Greta Gerwig Ungkap Buku Narnia Membantunya Menemukan Jati Diri
ShowBiz
Kritik Arie Kriting soal FFI: Ketika Film Diapresiasi, Pemainnya Tak Masuk Nominasi
Arie Kriting mempertanyakan absennya Irma Rihi dari nominasi FFI lewat Women From Rote Island dan Na Willa serta menyoroti representasi perempuan Timur.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Oktober 2026
Kritik Arie Kriting soal FFI: Ketika Film Diapresiasi, Pemainnya Tak Masuk Nominasi
ShowBiz
Andrew Koji Sempat Tak Percaya Diri Perankan Ryu di Film Live-Action 'Street Fighter'
Andrew Koji mengaku sempat ragu memerankan Ryu di film Street Fighter. Simak tantangan mendalami karakter, kisah turnamen, dan 14 adegan pertarungan utama.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Oktober 2026
Andrew Koji Sempat Tak Percaya Diri Perankan Ryu di Film Live-Action 'Street Fighter'
Bagikan