Parenting

Cara Cerdas Mencegah Anak Menonton Film Dewasa di Layanan Streaming

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Rabu, 17 November 2021
Cara Cerdas Mencegah Anak Menonton Film Dewasa di Layanan Streaming

Kenali cara cerdas mencegah anak menonton film dewasa di sejumlah platform digital (Foto: Pexels/Pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

'EH nonton apa kamu nak, enggak boleh nonton film itu, itu buat orang dewasa! Kamu masih kecil!' hardik seorang ibu saat melihat anaknya yang masih dibawah umur menonton film dewasa di internet lewat gawai.

Sang Ibu pun lantas kebingungan harus melakukan apa. Apakah harus memarahi sang anak? Atau menasihatinya dengan lemah lembut? Atau tidak lagi mengizinkannya memakai gawai?

Baca Juga:

Mengenal Lebih Dekat Film 'Autobiography'

YouTube punya resctited mode untuk mencegah anak menonton film atau konten dewasa (Foto: unsplash/nordwoodthemes)

Internet sejatinya bak pisau bermata dua, yakni sisi pertama memiliki manfaat untuk kehidupan manusia. Sementara sisi lainnya bisa digunakan untuk melukai orang, bahkan melukai diri sendiri. Istilah itulah yang mengambarkan situasi saat ini di era yang serba digital. Ketika anak-anak dengan mudah bisa mengakses berbagai film dewasa dari gawai mereka.

Menurut dr. Amadeo Drian Basfiansa yang dinukil dari laman Alodokter, keingintahuan seorang anak sulit dikontrol, karena perpaduan hormon, pertambahan lingkaran pertemanan, pola pikir yang semakin dewasa, dan kemudahan akses informasi lewat internet. Namun, ada cara untuk menghadapinya dengan bijak.

"Dalam menghadapi ini, pada dasarnya sikap yang harus diambil yakni sabar, jangan langsung menghakimi, menuduh, dan langsung menganggap bahwa apa yang dilakukannya adalah suatu dosa besar, karena Bagaimanapun ia masih baru mengenal dunia ini," jelas dr. Amadeo.

Dia menambahkan, langkah selanjutnya yang perlu dilakukan ialah mengajak bicara pelan-pelan, dan tunjukkan pemahaman dalam kalimatmu. Dalam hal ini bukan sekadar bicara bahwa hal itu buruk dan harus dihindari, tapi selipkan kalimat-kalimat yang mewajarkan kondisinya.

Katakan bahwa kamu mengerti bahwa ada keinginan yang amat besar untuk melihat film-film tersebut. Ada sensasi yang sulit di tahan, ada rasa penasaran, dan sampaikan juga kamu pernah merasakannya. Tapi kamu bisa mengendalikan, karena kemudian kamu tahu bahwa perilaku tersebut tidak baik, dan sebagainya.

Selain langkah melakukan tindakan langsung yang tepat agar anak dapat mengerti dan paham. Maka para orangtua bisa melakukan sejumlah langkah pencegahan anak menonton film dewasa di platform streaming film ternama, seperti YouTube, Netflix atau Disney+ Hotstar.

Baca Juga:

Negeri Aing Juga Punya Film Balapan Seru!

Kenali fitur parental control pada layanan Netflix (Foto: Pixabay/freestock.org)

Deretan platform streaming film tersebut memiliki fitur yang bisa mencegah anak menonton film atau video dewasa. Seperti YouTube yang memiliki fitur restricted mode. Fitur ini dapat membantu dalam memfilter konten yang dianggap memiliki muatan dewasa.

Cara mengaktifkan mode terbatas, langkah pertama yakni dengan cara membuka YouTube, kemudian klik foto account di pojok kanan atas (harus login terlebih dahulu). Klik restricted mode (berada di paling bawah pilihan), klik tanda panah di restricted mode, lalu klik icon activated restricted mode.

Tapi, selain melakukan langkah pencegahan tersebut. Mendampingi anak saat menonton YouTube merupakan cara yang efektif, agar sang anak tidak mengakses konten yang tidak sesuai dengan usianya.

Kemudian, platform menonton film yang populer lainnya, Netflix. Platform ini memiliki fitur parental control terhadap konten-konten yang bukan untuk konsumsi anak-anak.

Fitur ini berupa PIN untuk mengunci profil dan filter konten pada laman tayangan on-demand tersebut. Caranya, pertama kamu harus login ke akun Netflix. Kemudian klik ikon profil, klik tab account lalu turun ke bawah dan cari pengaturan atau setting.

Selanjutnya kamu klik parental control, masukan password akun Netflix kamu, masukan PIN, lalu atur di bagian batasi sesuai usia atau Restrict by Maturity Level. Kamu bisa memilih kelompok usia yang kamu inginkan.

Baca Juga:

Mengungkap Misteri Hilangnya Huruf 'I' dan 'O' di Bioskop Negeri Aing

Layanan Disney+ Hotstar memiliki fitur kids untuk mencegah anak menonton film dewasa (foto: screenshot website disney+ hostar)

Dikutip dari laman common sense media, pembatasan tersebut sesuai dengan Motion Picture Association of America (MPAA) dan sistem rating TV Amerika.

Penting untuk dicatat, apabila kamu mengaktifkan fitur parental control, jangan sampai kamu memberikan password Netflix kepada sang anak.

Kemudian, layanan streaming film yang cukup populer ketiga ialah Disney+ Hotstar. Layanan Disney+ Hotstar memiliki fitur yang dinamakan mode kids. Fitur ini sejenis parental control, yang fungsinya untuk menghilangkan atau mengabaikan tontonan film atau acara TV dewasa. Sehingga yang ditampilkan hanyalah tontonan khusus dan layak untuk anak-anak.

Cara mengaktifkannya lewat ponsel Android, kamu bisa membuka Aplikasi Disney+ Hotstar. Kemudian pilih tombol menu panel di pojok kiri atas, lalu klik aktifkan fitur Kids Safe. Setelah itu, tontonan khusus anak-anak dari Disney+ Kids akan tampil di halaman aplikasi.

Sementara untuk mengaktifkan mode Kids lewat browser di PC/Laptop. Pertama buka website resmi Disney+ Hotstar. Kemudian di bagian menu atas kamu pilih Kids. Lalu, halaman web akan berubah menjadi mode Disney+ kids, yang dikhususkan untuk tontonan anak-anak. Apabila kamu ingin keluar dari mode Kids, kamu hanya tinggal pilih menu exit kids di bagian pojok kanan atas.

Nah itu dia sejumlah cara untuk mencegah anak-anak menonton film atau tayangan yang tidak sesuai dengan usianya, semoga bermanfaat. (Ryn)

Baca Juga:

Starter Pack Mahasiswa Jurusan Film Negeri Aing

#Film #November Jagoan Film Negeri Aing #Konten Dewasa #Film Anak-Anak
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Amy Madigan Gabung Film 'The Comebacker', Film Bisbol Terbaru Tom Hanks
Amy Madigan bergabung dalam film 'The Comebacker' bersama Tom Hanks dan Callum Turner. Film Sony Pictures ini diadaptasi dari cerita Dave Eggers.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Amy Madigan Gabung Film 'The Comebacker', Film Bisbol Terbaru Tom Hanks
ShowBiz
Jajaran Pemain Film 'Copperhead' Makin Gila, Jason Momoa hingga Kiefer Sutherland Ikut Bergabung
Jason Momoa, Tenoch Huerta, Adria Arjona, dan Kiefer Sutherland resmi bergabung dalam film thriller Copperhead garapan Miles Teller.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Jajaran Pemain Film 'Copperhead' Makin Gila, Jason Momoa hingga Kiefer Sutherland Ikut Bergabung
ShowBiz
Netflix Umumkan 'Arrivals: A New Manifest Mystery', Kembali dengan Cerita Baru
Netflix mengumumkan Arrivals: A New Manifest Mystery segera kembali. Serial ini akan hadir dengan kisah baru.
Soffi Amira - Rabu, 02 September 2026
Netflix Umumkan 'Arrivals: A New Manifest Mystery', Kembali dengan Cerita Baru
ShowBiz
Ariana Grande Kembali ke Layar Lebar lewat Film 'Focker in Law', Tayang 25 November 2026
Ariana Grande kembali ke layar lebar lewat 'Focker in Law', film terbaru waralaba Meet the Parents yang tayang di bioskop 25 November 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 02 September 2026
Ariana Grande Kembali ke Layar Lebar lewat Film 'Focker in Law', Tayang 25 November 2026
ShowBiz
Disney dan Pokemon Gandeng Aardman Garap Serial Stop-Motion 'The Misadventures of Sirfetch'd & Pichu'
Serial ini akan membawa gaya visual khas Aardman ke dalam dunia Pokemon yang sudah dikenal penggemar di seluruh dunia.
Dwi Astarini - Selasa, 01 September 2026
Disney dan Pokemon Gandeng Aardman Garap Serial Stop-Motion 'The Misadventures of Sirfetch'd & Pichu'
ShowBiz
Rachel Amanda Bintangi Film Horor 'Hasut', Kisah Healing yang Berujung Bencana
Rachel Amanda membintangi film horor psikologis Hasut yang tayang 8 Oktober 2026. Film ini mengisahkan empat sahabat menjalani ritual penyembuhan di hutan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 01 September 2026
Rachel Amanda Bintangi Film Horor 'Hasut', Kisah Healing yang Berujung Bencana
ShowBiz
'Autopsy: Dead Body Can Talk', Kisah Dokter Forensik Ungkap Kematian Tak Wajar
Film forensic psychological thriller 'Autopsy: Dead Body Can Talk' mengisahkan dokter forensik dr. Sumi Hastri dalam mengungkap kematian tak wajar.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 01 September 2026
'Autopsy: Dead Body Can Talk', Kisah Dokter Forensik Ungkap Kematian Tak Wajar
ShowBiz
Film 'Bapakmu Kiper' Angkat Kisah Ayah dan Anak Lewat Sepak Bola Tarkam, Dibintangi Fedi Nuril
Bapakmu Kiper, film drama olahraga garapan Oddy Harahap yang mengangkat hubungan ayah dan anak melalui sepak bola tarkam. Dibintangi Fedi Nuril dan Ali Fikry.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 01 September 2026
Film 'Bapakmu Kiper' Angkat Kisah Ayah dan Anak Lewat Sepak Bola Tarkam, Dibintangi Fedi Nuril
ShowBiz
Derby Romero dan Anya Geraldine Bintangi Film 'Dewi Siluman Ular', Kisah Pernikahan dengan Jin Berujung Teror
Film horor 'Dewi Siluman Ular' garapan Starvision disutradarai Azhar Kinoi Lubis. Dibintangi Anya Geraldine dan Derby Romero, tayang 12 November 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 01 September 2026
Derby Romero dan Anya Geraldine Bintangi Film 'Dewi Siluman Ular', Kisah Pernikahan dengan Jin Berujung Teror
ShowBiz
Film 'Rengkuh' Siap Tayang di Bioskop Oktober 2026, Bawa Kisah Misteri dan Supernatural
Film Rengkuh akan meneror bioskop Indonesia pada Oktober 2026. Film ini membawa kisah misteri dan supernatural.
Soffi Amira - Selasa, 01 September 2026
Film 'Rengkuh' Siap Tayang di Bioskop Oktober 2026, Bawa Kisah Misteri dan Supernatural
Bagikan