Merahputih.com - Red Bull Racing mengumumkan pada Selasa (30/4), bahwa Chief Technical Officer (CTO), Adrian Newey, akan meninggalkan tim Formula 1 itu pada kuartal pertama 2025. Ia sendiri sudah hampir dua dekade berada di Red Bull Racing.
Meski meninggalkan F1, Newey akan tetap terlibat dalam pengembangan hypercar pertama Red Bull, RB17, demikian diberitakan Motorsport, Kamis (2/5).
Newey, yang menjadi bagian dari tim asal Austria itu sejak 2006, telah memainkan peran kunci dalam kesuksesan Red Bull Racing dengan tujuh gelar juara pembalap dan enam gelar konstruktor.
Ia menyatakan, bahwa sekarang adalah saat yang tepat untuk mundur dan mencari tantangan baru. Sementara itu, fokusnya saat ini adalah pada tahap akhir pengembangan RB17.
Baca juga:
Jadi Pesaing Terdekat Red Bull di F1 GP China 2024, Norris: Saya Merasa Terkejut
Kepala tim Red Bull Racing, Christian Horner, menghargai kontribusi Newey dalam meraih prestasi bersama timya selama 20 tahun terakhir. Horner menyebut Newey sebagai legenda sejati.
Meski belum jelas langkah karier selanjutnya, Newey telah dikaitkan dengan Ferrari sebagai bagian dari upaya mereka untuk kembali ke puncak.
Langkah Newey memang mengakhiri era penting dalam sejarah Red Bull Racing. Namun, warisannya akan terus hidup dalam kesuksesan tim. (waf)
Baca juga:
Tim RB akan Tampil dengan Livery Spesial di F1 GP Miami 2024