Realisasi Investasi di Luar Jawa Mulai Membesar
Rosan Roeslani tiba di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin pagi (19/8/2024). (ANTARA/Mentari Dwi Gayati)
MerahPutih.com - Pemerintah menargetkan investasi pada tahun ini sebesar Rp 1.650 triliun. Target itu dirancang untuk menjaga laju pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap di atas lima persen.
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Roeslani mengungkapkan realisasi investasi pada semester I tahun 2024 telah mencapai Rp 829,9 triliun.
Ia memaparan, bila mengacu pada dengan target Rencana Strategis (Renstra) sebesar Rp1.239 triliun, maka realisasinya sudah mencapai 67 persen.
Sedangkan kalau mengacu target Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) agar investasi tembus Rp 1.650 triliun, maka realisasi investasi Indonesia saat ini sudah mencapai 50,3 persen.
Baca juga:
DRX Token Selesaikan Presale Round, Raih Investasi Senilai Rp 25 Miliar
Realisasi investasi pada semester I tersebut, kata ia, tentunya cukup merata antara Jawa dan Luar Jawa yakni di Luar Jawa kurang lebih Rp 416,2 triliun atau 50,2 persen, sedangkan di Jawa sekitar Rp 413,7 triliun atau 49,8 persen.
Selain itu, Penanaman Modal Asing (PMA) maupun Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) cukup seimbang yakni PMA kurang lebih Rp 421,7 triliun atau 50,8 persen, sedangkan PMDN Rp 408.2 triliun atau 49,2 persen.
"Yang paling penting penyerapan tenaga kerja pada Semester I 2024 hasil dari realisasi investasi menyerap 1.225.042 orang," kata Rosan.
Pemerintah menargetkan, investasi pada tahun ini sebesar Rp 1.650 triliun. Target itu dirancang untuk menjaga laju pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap di atas lima persen.
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
Indonesia Bidik Investasi Perusahaan Teknologi Nvidia, Amazon, Docusign dan Crowdstrik
Pengguna Aktif Pintu Naik 38%, Sinyal Kuat Masyarakat Percaya ke Aset Digital
Di World Economic Forum, Prabowo Tegaskan Greedonomics Cara Tindak Pengusaha Rakus
Pidato Prabowo di World Economic Forum Diharapkan Bisa Bawa Investasi
Presiden Prabowo Bakal Pidato Khusus di World Economic Forum
Pramono Tegaskan Ekonomi Jakarta 2025 Surplus Rp3,89 Triliun, Investasi Tembus Target
Indonesia Tawarkan Proyek Pengelolaan Limbah 30 Kota di World Economic Forum
Diversifikasi Investasi Global Jadi Pilihan Investor Indonesia di Tengah Ketidakpastian Ekonomi
Proyek Kilang sampai Budidaya Unggal Bakal Groundbreaking di Februari 2026
5 Tren Utama Kripto 2026: Dari Dominasi Neobank Hingga Lonjakan Pasar Prediksi