Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Musik

Rayhan Noor Belajar Menerima Kenyataan dalam 'Mau Tak Mau'

Febrian AdiFebrian Adi - Sabtu, 19 November 2022
Rayhan Noor Belajar Menerima Kenyataan dalam 'Mau Tak Mau'

Rayhan Noor rilis single terbaru. (Foto: dok. Sun Eater)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SALAH satu personel Lomba Sihir, Rayhan Noor, bercerita tentang realita yang dihadapinya pada single terbaru berjudul "Mau Tak Mau" dirilis di bawah naungan Sun Eater.

“Lagu ini tentang bagaimana segalanya tak semudah yang kita kira, karena harus ketemu rutinitas dan segala macam. Walaupun sudah melakukan apa yang kita suka, sebenarnya harus menjalankan semua itu juga,” ungkap Rayhan Noor melalui keterangan resmi kepada Merahputih.com, Jumat (18/11).

"Mau Tak Mau" merupakan lagu bertempo sedang dan mudah dicerna. Dalam lagu ini pun, Rayhan seperti menerima kenyataan dari hal-hal yang harus dilakukan agar bisa melalui hidup.

Baca juga:

Kay Oscar Lanjutkan Perjalanan di Single 'Drive'

“Jadi gue sedang sarkastis ke diri sendiri: ‘Memang begini kenyataannya. Ada pilihan apa lagi? Jadi santai saja’ makanya liriknya lumayan getir, cuma musiknya ‘ya sudahlah’,” lanjut Rayhan.

Rayhan tak mengerjakan lagu ini sendirian. Lagu yang kali pertama ditulis saat berlibur di Ubud, Bali, pada akhir 2020, dikerjakan pula oleh Agatha Pricilla. Demi melengkapi kesempurnaan lagu ini.

“Itu di tengah-tengah pandemi dan gue ke sana untuk cari inspirasi karena lumayan mentok akibat di rumah melulu. Ini salah satu lagu yang dihasilkan,” jelas Rayhan.

Baca juga:

Fiersa Besari Luncurkan Album 'Berjalan Mundur', Rayakan 10 Tahun Bermusik

Dalam penggarapan lagu ini, Rayhan mengajak Encrico Octaviano, rekannya di Lomba Sihir maupun di band MARTIALS/, sebagai co-producer. “Kalau dilihat dari notasi dan kordnya, itu gue banget, tapi belok-belokannya enggak. Aransemennya Enrico banget,” cetus Rayhan.

Lagu ini juga menampilkan kontribusi dari Agatha Pricilla yang mengarahkan vokal serta mengisi vokal latar bersama Dennis Ferdinand, lalu Dimas Pradipta menambahkan sentuhan akhir di tahap mixing dan mastering.

Setelah lagu "Ragu?" dan "Mau Tak Mau" Rayhan Noor tengah mempersiapkan album solo perdananya yang direncanakan rilis pada pertengahan 2023. Dan akan ada beberapa single tambahan sebelum menuju album penuh nanti.

“Albumnya kayak memoar 10 tahun ini, dari umur gue awal 20 sampai 30. Gue baru mengerti lika-liku kehidupan, dan "Mau Tak Mau" itu salah satu momen pentingnya. Gue ingin lagu-lagu ini kontras dari single sebelumnya yang lumayan melankolis dan tidak termasuk album ini. Lagu-lagu yang ini warnanya lebih terang saja,” tutup Rayhan. (far)

Baca juga: Rich Brian Ajak $NOT di Single Terbaru 'VIVID'
#Musik #Single Baru
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Kisah di Balik Lagu 'Gloryland', Anthem Resmi Piala Dunia 1994
'Gloryland' menawarkan atmosfer yang inspiratif dengan lirik yang menekankan harapan, persatuan, perjuangan, dan tekad untuk meraih kemenangan.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Kisah di Balik Lagu 'Gloryland', Anthem Resmi Piala Dunia 1994
ShowBiz
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
Liriknya mengisahkan tentang mimpi, harapan, persatuan, dan perjuangan untuk menjadi yang terbaik, selaras dengan semangat yang mewarnai ajang Piala Dunia.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
ShowBiz
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
Lebih dari 20 tahun tersimpan sebagai rekaman legendaris, penampilan bersejarah Discus di ProgSol Festival Swiss akhirnya resmi dirilis dalam format CD.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
ShowBiz
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
Lagu yang dirilis pada 1998 sebagai bagian dari album Vuelve ini memadukan unsur Latin pop, samba, dan musik dansa dengan irama yang penuh energi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
ShowBiz
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
for Revenge resmi dipercaya membawakan lagu original versi Indonesia untuk film Spider-Man: Brand New Day.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
ShowBiz
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
The Odyssey hanya menghadirkan satu lagu sebagai soundtrack utama, yakni When I'm Home (2026).
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
ShowBiz
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
EP yang diproduksi secara independen ini menghadirkan lima lagu yang disusun sebagai sebuah narasi utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Bagikan