Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Ray Rangkuti: Hoax Marak karena Parpol Permisif

Andika PratamaAndika Pratama - Jumat, 09 Maret 2018
Ray Rangkuti: Hoax Marak karena Parpol Permisif

Pengamat politik Lingkar Madani (Lima) Ray Rangkuti (pegang mic). Foto: MP/Fadhli

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pengamat politik Lingkar Madani (Lima) Ray Rangkuti menilai maraknya hoax saat ini lebih dikarenakan parpol permisif terhadap hal tersebut.

Seharusnya, kata dia, Parpol punya komitmen kuat untuk mencegah hoax dari pada sekedar diam dan basa-basi mengecam.

"Seharusnya, parpol pemerintah dan oposisi menyatakan dengan tegas bahwa siapapun harus diproses hukum bukan sebaliknya seperti mempermakluminya, harus ada komitmen dari semua pihak untuk mengatakan ini berbahaya," kata Ray saat mengisi diskusi di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (9/3).

Justru yang terjadi saat ini, parpol atau kadernya bereaksi kalau menjadi korban dan diam kalau orang lain menjadi korban.

"Jangan sampai mereka teriak karena korban dan lainnya yang bukan korban seperti membiarkan karena sekarang korbannya adalah pemerintah maka seolah yang teriak pemerintah tapi oposisi seperti diam bukan justru ikut mengecam," ujarnya.

Karena hoax kerap terjadi di ruang politik, maka seharusnya seluruh parpol menyatakan sikap untuk menghentikan praktek hoax.

"Bukan serta merta bahwa yang melakukan partai oposisi, tapi hoax ini berbahaya, komitmen parpol harus kuat. Sama seperti parpol berkomitmen menghentikan praktek money politik," imbuhnya.

Untuk itu, menurut Ray guna menghentikan praktek Hoax salah satunya harus melalui komitmen parpol.

"Menurut saya efektif itu komitmen partai karena lebih banyak di ruang politik, sayangnya parpol lebih permisif mereka reaktif kalau jadi korban, sebaiknya mereka ketemu lawan hoax, seperti dulu komitmen lawan money politik," tandasnya. (fdi)

#Berita Hoax #Lingkar Madani #Ray Rangkuti
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Viral Emas 74 Kg Febrie Adriansyah Disebut Palsu, Begini Penjelasannya
Viral emas 74 kg milik Febrie Adriansyah disebut palsu. Lalu, apakah informasi tersebut dibenarkan?
Soffi Amira - Kamis, 30 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Viral Emas 74 Kg Febrie Adriansyah Disebut Palsu, Begini Penjelasannya
Dunia
[HOAKS atau FAKTA]: Viral Bendera Iran tak Dikibarkan di Pembukaan Piala Dunia 2026
Bendera Iran dikabarkan tak dikibarkan saat pembukaan Piala Dunia 2026. Apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Senin, 29 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Viral Bendera Iran tak Dikibarkan di Pembukaan Piala Dunia 2026
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: KPK Hentikan Kasus Korupsi MBG karena Dibekingi Pejabat
KPK dilaporkan menghentikan kasus korupsi MBG karena dibekingi pejabat. Lalu, apakah informasi ini bisa dibenarkan?
Soffi Amira - Sabtu, 27 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: KPK Hentikan Kasus Korupsi MBG karena Dibekingi Pejabat
Indonesia
Jasa Marga Bantah Kabar 28 Gerbang Tol Jakarta Kena Ganjil Genap, Begini Faktanya
Jasa Marga membantah kabar soal 28 gerbang tol di Jakarta kena ganjil genap. Penerapan tersebut tidak diberlakukan di jalan tol.
Soffi Amira - Jumat, 26 Juni 2026
Jasa Marga Bantah Kabar 28 Gerbang Tol Jakarta Kena Ganjil Genap, Begini Faktanya
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jubir Kementerian ESDM Minta Masyarakat Pakai Solar saat Harga Pertamax Naik
Jubir Kementerian ESDM, Dwi Anggia, kabarnya meminta rakyat menggunakan Solar karena harga Pertamax naik.
Soffi Amira - Rabu, 24 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Jubir Kementerian ESDM Minta Masyarakat Pakai Solar saat Harga Pertamax Naik
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Benarkah Program MBG Dihentikan Karena Dana Operasional?
BGN dikabarkan mengentikan sementara program MBG, karena dana operasional tak cukup. Apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Senin, 22 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Benarkah Program MBG Dihentikan Karena Dana Operasional?
Indonesia
BGN Bantah Tuduhan Keuntungan MBG Mengalir ke Prabowo, Masyarakat Diminta Jangan Percaya
BGN membantah tuduhan soal keuntungan MBG yang diberikan kepada Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Minggu, 14 Juni 2026
BGN Bantah Tuduhan Keuntungan MBG Mengalir ke Prabowo, Masyarakat Diminta Jangan Percaya
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Roy Suryo Dibebaskan dari Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
Roy Suryo dikabarkan dibebaskan dari kasus dugaan ijazah palsu Jokowi. Lalu, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Minggu, 14 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Roy Suryo Dibebaskan dari Kasus Dugaan Ijazah Palsu Jokowi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Benarkah Bandara Kertajati Dikuasai Militer AS?
Bandara Kertajati kabarnya dikuasai oleh militer Amerika Serikat. Hal itu terungkap lewat foto bendera AS yang berkibar di sana. Apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Jumat, 12 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Benarkah Bandara Kertajati Dikuasai Militer AS?
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Mobil di Atas 1.400 CC Dilarang Isi Pertalite Mulai Juni 2026
Mobil di atas 1.400 cc dilarang mengisi Pertalite mulai Juni 2026. Lalu, apakah informasi itu bisa dibenarkan?
Soffi Amira - Rabu, 10 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Mobil di Atas 1.400 CC Dilarang Isi Pertalite Mulai Juni 2026
Bagikan