Ratusan Tenaga Medis Gugur, DPR Harus Evaluasi Kementerian Kesehatan

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2020
Ratusan Tenaga Medis Gugur, DPR Harus Evaluasi Kementerian Kesehatan

Layanan Dokter. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) diminta mengevaluasi kinerja Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyusul 171 tenaga medis yang gugur dalam menangani COVID-19.

Mantan Wakil Ketua Komisi IX DPR sekaligus seorang Psikiater, Nova Riyanti Yusuf mendesak DPR menggali Kemenkes penyebab ratusan petugas kesehatan meninggal dunia itu saat menangani pasien corona.

"Menunggu evaluasi tentang gugurnya para dokter. Minta evaluasi lengkap kenapa hal ini terjadi," ujar Nova saat dikonfirmasi Merahputih.com, Senin (21/9).

Ketua Umum Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa DKI Jakarta ini juga mengusulkan pada Komisi IX DPR, membentuk Panitia Kerja (Panja) terkait banyaknya nakes yang gugur tersebut.

Baca Juga:

Gugur Dokter Karena COVID-19

"Masukan saya, Komisi IX bahkan bisa juga buat Panja Pengawasan Keselamatan Tenaga Kesehatan dan Tenaga Medis Pada Masa Pandemi," jelasnya.

Nova menuturkan, dalam penanganan kasus corona ini sudah ada 2 psikiater yang diterjunkan ke Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Jakarta Pusat. Keduanya dikirim dari perhimpunan Dokter Jiwa wilayah Pusat.

"Minggu lalu dari Jakarta kita kirim 1 lagi psikiater dengan usia di bawah 40 tahun dan sudah paham beban kerjanyam. Kemudian teman sejawat ini harus menjalankan medical checkup," papar dia.

Artinya, lanjut dia, orang yang sudah masuk dalam ruang lingkup kasus corona sangat rentan terjangkit COVID-19. Dengan begitu tugas Kemenkes dalam hal ini harus melakukan upaya-upaya mengeluarkan kebijakan agar gugurnya tenaga medis ini tak terus bertambah.

Test Covid
Test COVID-19. (Foto: Antara).

"Ini kan misteri dan untuk cari jawabannya ya harus dievaluasi oleh Kemkes sebagai leading sector kesehatan dalam penanganan covid secara nasional," tutupnya.

Untuk diketahui, ada sebanyak 117 dokter yang gugur akibat COVID-19. Dari total itu sebanyak 53 orang dokter spesialis termasuk 4 diantaranya Guru Besar, sebanyak 2 orang dari dokter residen, serta 62 orang dari dokter dimana 3 diantaranya adalah Guru Besar.

Dari 117 dokter yang sudah meninggal, berikut rincian per provinsi:

1. Riau 1
2. Aceh 2
3. Banten 1
4. Nusa Tenggara Barat 1
5. Papua Barat 1
6. DI Yogyakarta 2
7. Kepulauan Riau 2
8. Kalimantan Timur 3
9. Sumatera Selatan 4
10. Kalimantan Selatan 4
11. Bali 4
12. Sulawesi Selatan 6
13. Jawa Tengah 8
14. Jawa Barat 11
15. DKI Jakarta 16
16. Sumatera Utara 21
17. Jawa Timur 30.

Banyaknya tenaga medis yang berguguran, membuat Founder JHL Group Jerry Hermawan Lo prihatin dan merasa terpukul. Menurutnya, tingginya jumlah tenaga medis yang terpapar disebabkan kurangnya alat pelindung diri (APD) untuk mereka.

Jerry mengajak para pengusaha berbarengan dirinya membantu memberikan ribuan alat pelindung diri kepada para medis melalui posko Merah Putih Kasih Fondation (MPKF) Peduli.

“Kita harus memberikan penghormatan setinggi-tingginya kepada para medis. Terutama bagi mereka yang gugur,” ujar pengusaha Tangerang ini. (Asp).

Baca Juga:

Pasien OTG Mulai Huni Tower 4 Wisma Atlet

#Kemenkes #COVID-19 #Kasus Covid
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Viral Video dan Foto Menkes Dinarasikan Sesak Nafas Akibat Kahutla, Ini Kata Kemenkes
Menkes pada saat itu hanya ingin memberikan informasi dan edukasi dengan menunjukkan fasilitas rumah oksigen dan memastikan layanan oksigen bisa diberikan ke masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 25 Oktober 2026
Viral Video dan Foto Menkes Dinarasikan Sesak Nafas Akibat Kahutla, Ini Kata Kemenkes
Indonesia
Kemenkes Kirim Lebih daripada 2.000 Nakes untuk Tangani Dampak Kesehatan Karhutla
Kemenkes mengungkapkan ada 7 provinsi serta 63 kabupaten dan kota terdampak karhutla.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Kemenkes Kirim Lebih daripada 2.000 Nakes untuk Tangani Dampak Kesehatan Karhutla
Indonesia
Hasil Cek Kesehatan Gratis, 2,95 Juta Orang Alami Gangguan Mata, Bisa Alami Kebutaan
Banyak dari orang-orang itu tidak menyadari bahwa dirinya punya gangguan penglihatan, dan menunda tindak lanjut hingga terlambat atau buta permanen.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Oktober 2026
Hasil Cek Kesehatan Gratis, 2,95 Juta Orang Alami Gangguan Mata, Bisa Alami Kebutaan
Indonesia
Kemenkes Bakal Bangun 1.988 Puskesmas Baru, Rombak Wajah Layanan Kesehatan
Wamenkes menekankan pentingnya kesiapan Sumber Daya Manusia (SDM) kesehatan untuk mengimbangi modernisasi fasilitas medis.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Kemenkes Bakal Bangun 1.988 Puskesmas Baru, Rombak Wajah Layanan Kesehatan
Lifestyle
Influenza A Merebak, Gunakan Masker Buat Kurangi Risiko Penularan
Influenza menular melalui melalui partikel pernapasan yang dikeluarkan ketika penderita batuk, bersin, berbicara, atau bernapas,
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Influenza A Merebak, Gunakan Masker Buat Kurangi Risiko Penularan
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Indonesia
Pemerintah Tingkatkan Kesiapan Hadapi Dampak El Nino bagi Kesehatan
Dampaknya mencakup keterbatasan akses air bersih, peningkatan suhu ekstrem, risiko karhutla, penurunan kualitas udara, hingga ancaman ketahanan pangan.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Pemerintah Tingkatkan Kesiapan Hadapi Dampak El Nino bagi Kesehatan
Indonesia
Vape Mengandung Etomidate Merajalela, DPR Desak Kemenkes dan BNN Susun Regulasi
Komisi IX DPR RI meminta Kemenkes dan BNN menyusun regulasi penggunaan vape. Sebab, vape mengandung etomidate merajalela.
Soffi Amira - Rabu, 23 September 2026
Vape Mengandung Etomidate Merajalela, DPR Desak Kemenkes dan BNN Susun Regulasi
Indonesia
Angka Kasus ISPA Tembus 174 Ribu, Kemenkes Soroti Dampak Asap Karhutla
Kemenkes mencatat 174.694 kasus ISPA di wilayah terdampak karhutla sepanjang Agustus hingga 21 September 2026. Sebanyak 40.363 kasus merupakan balita.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
Angka Kasus ISPA Tembus 174 Ribu, Kemenkes Soroti Dampak Asap Karhutla
Bagikan