‘Ramyeon’ Jadi Kata Terbaru yang Masuk Oxford English Dictionary, Bukti Budaya Korea makin Mendunia

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 07 Januari 2026
 ‘Ramyeon’ Jadi Kata Terbaru yang Masuk Oxford English Dictionary, Bukti Budaya Korea makin Mendunia

‘Ramyeon’ Jadi Kata Terbaru yang Masuk Oxford English Dictionary, Bukti Budaya Korea makin Mendunia.(foto: pexels-ninh-tien-dat)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:


MERAHPUTIH.COM — DELAPAN kosakata Korea menjadi tambahan terbaru ke Oxford English Dictionary (OED). Tahun sebelumnya, tujuh kosakata Korea telah diterima di OED. Pembaruan terbaru dari Oxford University Press ini mencakup istilah-istilah sehari-hari yang akrab bagi penutur bahasa Korea, mulai dari hidangan populer hingga sebutan sosial. Ini menegaskan pengaruh global budaya dan bahasa Korea.

Menurut Jieun Kiaer, profesor Universitas Oxford yang juga menjadi konsultan bahasa Korea untuk penerbit OED, kata-kata yang baru dimasukkan, meliputi ‘ramyeon’ (mi kering dengan bumbu bubuk yang disajikan dengan air panas), ‘haenyeo’ (penyelam perempuan yang memanen hasil laut), ‘sunbae’ (anggota senior dalam suatu kelompok berdasarkan usia atau pengalaman), ‘bingsu’ (hidangan penutup berupa es serut dengan aneka topping manis), ‘jjimjilbang’ (pemandian umum yang menyediakan fasilitas untuk membersihkan diri dan bersantai), ‘ajumma’ (perempuan paruh baya), ‘Korean barbecue’ (daging tipis yang dimarinasi dan dimasak di atas panggangan), serta ‘officetel’ (gedung dengan fungsi ganda sebagai ruang komersial dan hunian).

Penambahan ini menandai tahun kedua berturut-turut kata-kata Korea masuk ke OED. Tahun lalu, tujuh kata lainnya juga ditambahkan, termasuk ‘dalgona’ (permen yang terbuat dari soda kue dan gula leleh) serta ‘tteokbokki’ (kue beras dengan saus pedas).

Baca juga:

‘KPop Demon Hunters’ Mewarnai Lorong Camilan di Korea Selatan, dari Mi Instan hingga Cake Bikin Perusahaan Cuan Besar



Serupa dengan kata 'dalgona' yang ngetop karena serial hit Netflix Squid Game, kata ‘ramyeon’ menjadi amat populer di 2025 setelah menjadi salah satu camilan favorit Huntrix dari film hit KPop Demon Hunters. Sebuah produsen ramyeon Korea, Nongshim, bahkan untung besar dari ledakan budaya pop ini.

Beberapa adegan dalam film memperlihatkan anggota Huntrix menyantap mi instan dan camilan yang mirip dengan produk Shin Ramyun dan Shrimp Crackers milik raksasa makanan tersebut. Penonton dengan cepat mengaitkannya setelah melihat logo yang serupa pada mi instan dan bentuk kerupuknya. Mereka lalu membagikan temuan itu secara daring hingga menciptakan kehebohan untuk perusahaan.

Nongshim kemudian mulai meraup keuntungan dari tren ini. Perusahaan ini bahkan meluncurkan paket mi instan Shin Ramyun edisi baru secara daring. Paket ini berisi enam cup bergambar karakter utama film, Rumi, Mira, dan Zoey, masing-masing tampil di dua cup. Pembeli harus gercep nih, hanya 1.000 set yang tersedia.

“Kami menerima banyak permintaan untuk menggunakan film ini dalam kemasan produk kami di platform daring, ketika pelanggan bisa meminta desain khusus. Jadi kami bekerja sama dengan Netflix untuk merilis paket Shin Ramyun terbaru,” ujar seorang pejabat Nongshim, dikutip The Korea Times.

“Kolaborasi kami dengan Netflix lahir dari konsumen yang secara sukarela membagikan keberadaan kami di film itu dan menciptakan keseruan daring. Sama seperti KPop Demon Hunters yang mempromosikan budaya Korea ke seluruh dunia, kami akan terus mempromosikan K-ramyun dan K-snack ke konsumen global,” imbuh pejabat Nongshim.(dwi)

Baca juga:

Kedai Ramen di Jepang Hadapi Masa Suram

#Oxford English Dictionary #Bahasa #Budaya Korea
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).

Berita Terkait

Indonesia
Instruksi Prabowo soal Bahasa Prancis di Sekolah Tuai Sorotan, P2G Usul Jadi Ekstrakurikuler
P2G menilai Bahasa Prancis belum menjadi kebutuhan mendesak di pendidikan maupun perdagangan Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 29 Mei 2026
Instruksi Prabowo soal Bahasa Prancis di Sekolah Tuai Sorotan, P2G Usul Jadi Ekstrakurikuler
Fun
Aktor Senior Sung Dong Muncul, Intrik Drakor We Are All Trying Here Makin Panas
Aktor senior Sung Dong Il hadir sebagai No Gang Sik di episode terbaru drama We Are All Trying Here.
Wisnu Cipto - Senin, 11 Mei 2026
Aktor Senior Sung Dong Muncul,  Intrik Drakor We Are All Trying Here Makin Panas
ShowBiz
BTS Gelar Konser Comeback di Gwanghwamun, Menteri Kebudayaan Korea: Pamerkan Budaya Kami kepada Dunia
Menurut kepolisian setempat, acara itu dapat menarik hingga 260 ribu orang ke lokasi.
Dwi Astarini - Jumat, 13 Februari 2026
 BTS Gelar Konser Comeback di Gwanghwamun, Menteri Kebudayaan Korea: Pamerkan Budaya Kami kepada Dunia
Kuliner
‘Ramyeon’ Jadi Kata Terbaru yang Masuk Oxford English Dictionary, Bukti Budaya Korea makin Mendunia
Pembaruan terbaru dari Oxford University Press ini mencakup istilah-istilah sehari-hari yang akrab bagi penutur bahasa Korea.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Januari 2026
 ‘Ramyeon’ Jadi Kata Terbaru yang Masuk Oxford English Dictionary, Bukti Budaya Korea makin Mendunia
Lifestyle
Kisah Smile of Silla, Ubin Kuno yang Jadi Wajah Resmi APEC 2025
Dianggap mencerminkan semangat panjang Silla yang abadi sehingga dipilih sebagai lambang resmi APEC 2025.
Dwi Astarini - Rabu, 29 Oktober 2025
 Kisah Smile of Silla, Ubin Kuno yang Jadi Wajah Resmi APEC 2025
Indonesia
Bahasa Portugis Belum Akan Diterapkan di Sekolah, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Baru Akan Kaji
Bahasa Portugis itu belum kami bahas di kementerian. Kami akan mengkaji bagaimana penerapan dari arahan Bapak Presiden
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 28 Oktober 2025
Bahasa Portugis Belum Akan Diterapkan di Sekolah, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Baru Akan Kaji
Indonesia
P2G Tolak Keras Bahasa Portugis di Kurikulum Sekolah, Mending Selamatkan 400 Bahasa Lokal Indonesia
Ide penambahan Bahasa Portugis ini sebelumnya diusulkan oleh Presiden Prabowo Subianto
Angga Yudha Pratama - Jumat, 24 Oktober 2025
P2G Tolak Keras Bahasa Portugis di Kurikulum Sekolah, Mending Selamatkan 400 Bahasa Lokal Indonesia
Indonesia
P2G Sarankan Pemerintah Fokuskan Bahasa Mandarin Ketimbang Porutgis di Sekolah, Bisa Lebih Cuan dan Bikin Kaya Raya Cepat di Era Ekonomi Digital
Bahasa Mandarin kini menempati posisi yang sangat strategis sebagai kelompok bahasa asing
Angga Yudha Pratama - Jumat, 24 Oktober 2025
P2G Sarankan Pemerintah Fokuskan Bahasa Mandarin Ketimbang Porutgis di Sekolah, Bisa Lebih Cuan dan Bikin Kaya Raya Cepat di Era Ekonomi Digital
Indonesia
Pejabat Diingatkan Etika Berbahasa dan Gunakan Diksi yang Tepat Penting untuk Menjaga Persatuan Bangsa
Hafidz menyoroti masalah yang dihadapi bahasa daerah. Ia menyebutkan banyak penutur, terutama anak muda
Angga Yudha Pratama - Senin, 01 September 2025
Pejabat Diingatkan Etika Berbahasa dan Gunakan Diksi yang Tepat Penting untuk Menjaga Persatuan Bangsa
Lifestyle
Kamus Cambridge Tahbiskan ‘Manifest’ sebagai Kata Tahun ini, Cerminkan Semangat Berpikir Positif
Kata ‘manifest’ menjadi populer di tahun ini berkat selebritas dan tokoh terkenal yang acap menggunakan kata ini. P
Dwi Astarini - Kamis, 21 November 2024
Kamus Cambridge Tahbiskan ‘Manifest’ sebagai Kata Tahun ini, Cerminkan Semangat Berpikir Positif
Bagikan