Kecantikan

Rambut Bercabang, Bukan Diatasi tapi Dicegah

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Minggu, 24 Desember 2023
Rambut Bercabang, Bukan Diatasi tapi Dicegah

Cegah rambut bercabang selagi sempat. (Foto: Unsplash/Element5 Digital)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

UJUNG rambut mulai terlihat seperti tali kusut? Awas, tandanya sudah ada yang salah pada rutinitas perawatan rambut kamu. Kamu mengalami rambut bercabang atau dikenal juga dengan istilah trichoptilosis.

Rambut bercabang merupakan kondisi rambut kamu terbelah karena beberapa faktor, seperti kekeringan, salah penataan rambut, dan akibat perawatan kimia.

Baca Juga:

Rambut Bercabang Habiskan Nutrisi Kulit Kepala, Begini Cara Mengatasinya

"Rambut bercabang adalah hasil dari keausan, kekeringan, warna rambut, dan penataan rambut yang panas," jelas peramal tren warna rambut dan penataan rambut, Zoe Irwin, yang dikutip dari Glamour Magazine belum lama ini.

Menurutnya, bagian ujung rambut merupakan bagian tertua dari rambut yang dapat melemah seiring waktu dan dapat menyebabkan kerusakan.

Pakar rambut mengungkapkan bahwa ujung rambut bercabang memiliki berbagai jenis, dari 'bentuk Y' hingga 'simpul', yang masing-masing menunjukkan tingkat kerusakan tertentu yang disebabkan oleh faktor-faktor seperti dehidrasi, gesekan, perawatan kimiawi, atau rambut kusut. Penyebab utama dari rambut bercabang adalah kerusakan fisik dan kimiawi. "Panas adalah penyebab utama," kata Michele Antiga, penata rambut di London's Gielly Green Hair Salon, soal dampak panas dari alat catok pada rambut.

Rutin memangkas rambut menjaga rambut bercabang. (Foto: Unsplash/Kasia Serbin)

Terlalu sering menggunakan alat panas dan pengeringan rambut yang berlebihan, terutama pada rambut yang diwarnai atau diputihkan, dapat merusaknya. Kerusakan kimiawi, yang timbul dari pewarnaan, pelurusan, atau pengeritingan, juga membawa dampak pada rambut bercabang.

Baca Juga:

Mikroorganisme Berkembang di Rambut Basah

Namun, sayangnya rambut bercabang tidak dapat diatasi. Apabila sudah mengalami rambut bercabang, kamu harus membuang bagian tersebut. "Pemangkasan adalah satu-satunya solusi untuk mencegah kerusakan lebih lanjut," ujar Michele.

Pemangkasan secara teratur setiap beberapa minggu dapat menghentikan rambut bercabang agar tidak memanjang ke batang rambut. Menjaga panjang dan kesehatan rambut juga bisa diwujudkan dengan rutin melakukan pemangkasan.

Para ahli perawatan rambut menganjurkan pencegahan untuk menghindari rambut bercabang. Mereka merekomendasikan untuk mengeringkan rambut dengan udara hingga 50-80 persen sebelum menggunakan alat pemanas.

Kamu tidak dapat 'mengembalikan' rambut yang ujungnya bercabang kembali sehat. (Foto: Freepik/benzoix)

Selain itu, sebaiknya kamu menggunakan sikat pelepas kusut atau sisir bergigi jarang mulai dari ujung rambut ke atas yang dapat membantu mencegah kusut dan kerusakan. Namun, hindari menyisir rambut dalam keadaan basah atau kering, karena dapat merusak kutikula rambut.

Berdasarkan informasi yang dikutip dari Byrdie, penata rambut Alessandra Saman menjelaskan bahwa kunci untuk memperbaiki ujung rambut bercabang adalah pencegahan. Salah satunya dengan mengaplikasikan campuran satu buah alpukat, satu butir telur, dan beberapa tetes minyak zaitun pada rambut. Campuran ini akan melembutkan, melembapkan, memperbaiki, dan melindungi rambut dan folikelnya. (nda)

Baca Juga:

Sama-sama Perawatan Rambut, Pahami Perbedaan Masker Rambut, Creambath, dan Hair Spa

#Kecantikan #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
ShowBiz
Bisa Ditiru nih, Rahasia Kulit Cerah dan Halus Karina aespa
Member aespa ini mengaku ia hanya butuh tidur untuk kulit cerah dan halus.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
 Bisa Ditiru nih, Rahasia Kulit Cerah dan Halus Karina aespa
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Bagikan