Qatar Pangkas Jam Kerja dan Sekolah Saat Piala Dunia

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 06 Oktober 2022
Qatar Pangkas Jam Kerja dan Sekolah Saat Piala Dunia

Pengundian grup ditampilkan di layar saat acara pengundian grup Piala Dunia 2022 di Doha Exhibition & Convention Center (DECC) di Doha, Qatar, Jumat (1/4/2022). ANTARA FOTO/Xinhua/Nikku/foc.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Qatar terus mematangkan penyelenggaraan Piala Dunia yang pertama kali digelar di kawasan Timur Tengah tersebut.

Pemerintah setempat mengumumkan jumlah jam kerja kantor pemerintahan maupun jam belajar sekolah akan dipangkas guna mengurangi kemacetan sebelum dan selama Piala Dunia 2022.

Baca Juga:

Piala Dunia U-20 Terancam Batal, Begini Respons Gibran

Piala Dunia diproyeksikan akan dihadiri lebih dari satu juta orang mulai pada 20 November hingga 19 Desember.

Pemerintah Qatar berupaya menjaga lalu lintas tetap terkendali di sekitar delapan stadion yang akan menjadi lokasi pertandingan.

Otoritas setempat paling khawatir pada dua pekan pertama Piala Dunia ketika jumlah pengunjung asing mencapai puncaknya karena masih ada 32 negara partisipan yang menjalani pertandingan.

Dilasir Antara, Juru bicara pemerintah mengatakan, setelah melakukan pertemuan kabinet, diputuskan hanya 20 persen dari total jumlah pegawai pemerintah yang diperkirakan akan tetap bekerja di kantor mulai 1 November sampai 19 Desember, dengan waktu bekerja hanya empat jam dalam sehari.

Jam belajar sekolah juga akan mulai dikurangi pada 1-17 November. Jam sekolah bakal dimulai pukul 07.00 pagi dan berakhir hingga tengah hari. Para pelajar selanjutnya akan mendapat jatah libur pada 19 November hingga 22 Desember.

Baca Juga:

Pujian Bagi Indonesia Sukses Gelar Piala Dunia Panjat Tebing

#Piala Dunia #Qatar
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Dunia
Ketegangan Timur Tengah Memanas, PM Qatar Sebut Netanyahu Penjahat Perang
Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani mengatakan serangan terhadap fasilitas sipil di Gaza, termasuk rumah sakit dan sekolah, tidak dapat dibenarkan.
Yusuf Abdillah - Rabu, 30 September 2026
Ketegangan Timur Tengah Memanas, PM Qatar Sebut Netanyahu Penjahat Perang
Olahraga
Luis de la Fuente Bawa Spanyol Juara Piala Dunia, Kontraknya Diperpanjang hingga 2032
Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) resmi mengikat Luis de la Fuente hingga 2032.
Frengky Aruan - Senin, 21 September 2026
Luis de la Fuente Bawa Spanyol Juara Piala Dunia, Kontraknya Diperpanjang hingga 2032
Indonesia
Ekspor Gas Terhambat, Qatar Alami Defisit Terbesar Dalam 10 Tahun Capai Rp 102,4 Triliun
Jika perang ekonomi berlanjut, Teheran dapat memicu pembentukan zona larangan maritim di seluruh Teluk Persia.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
Ekspor Gas Terhambat, Qatar Alami Defisit Terbesar Dalam 10 Tahun Capai Rp 102,4 Triliun
Olahraga
Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas India Akan Hadapi 2 Kontestan Piala Dunia 2026 Selain Brasil
Timnas India awalnya terdaftar sebagai peserta FIFA ASEAN Cup 2026, tergabung di Grup A bersama Indonesia, Singapura, dan Malaysia.
Frengky Aruan - Selasa, 25 Agustus 2026
Mundur dari FIFA ASEAN Cup 2026, Timnas India Akan Hadapi 2 Kontestan Piala Dunia 2026 Selain Brasil
Olahraga
Vonis Sanksi FIFA Adu Jotos Final Piala Dunia: Hukuman Paredes Terberat, Gavi Ikut Terseret
Kerusuhan adu jotos yang terjadi pasca-final Piala Dunia 2026 yang melibatkan sejumlah anggota skuad Timnas Argentina akhirnya berujung vonis berat.
Wisnu Cipto - Senin, 24 Agustus 2026
Vonis Sanksi FIFA Adu Jotos Final Piala Dunia: Hukuman Paredes Terberat, Gavi Ikut Terseret
Olahraga
Kepala Operasional FIFA Dipecat Usai Kritik Keras Rencana Gianni Infantino
Kepala Operasional FIFA, Kevin Lamour, meninggalkan jabatannya kurang dari tiga pekan setelah melontarkan kritik keras terhadap Gianni Infantino.
Yusuf Abdillah - Selasa, 18 Agustus 2026
Kepala Operasional FIFA Dipecat Usai Kritik Keras Rencana Gianni Infantino
Olahraga
Legenda Spanyol Xavi Hernandez Ditunjuk Tangani Timnas Belanda Setelah Tampil Mengecewakan di Piala Dunia 2026
Xavi mendapat tantangan baru bersama Belanda setelah Oranje menjalani Piala Dunia 2026 yang mengecewakan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
Legenda Spanyol Xavi Hernandez Ditunjuk Tangani Timnas Belanda Setelah Tampil Mengecewakan di Piala Dunia 2026
Olahraga
QFA Apresiasi Penarikan Proposal FIFA Forward Enterprise, Sebetulnya Punya Nilai Plus
QFA melalui pernyataan resminya, Minggu, 2 Agustus, menyebut langkah FIFA menarik proposal tersebut mencerminkan kebijaksanaan dalam menjaga soliditas komunitas sepak bola dunia.
Frengky Aruan - Minggu, 02 Agustus 2026
QFA Apresiasi Penarikan Proposal FIFA Forward Enterprise, Sebetulnya Punya Nilai Plus
Indonesia
Legenda Tim Nasional Italia dan AC Milan Franco Baresi Meninggal, Bagian Pemain Juara Piala Dunia 1982
Baresi telah memperkuat Rossoneri sejak 1977 dan menjadi salah satu one man club dengan pensiun pada 1997.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Juli 2026
Legenda Tim Nasional Italia dan AC Milan Franco Baresi Meninggal, Bagian Pemain Juara Piala Dunia 1982
Olahraga
UEFA Ancam Boikot Piala Dunia, Tolak Rencana FIFA Jual Saham Kompetisi ke Investor Swasta
UEFA mengancam akan memboikot Piala Dunia. Hal itu setelah FIFA mengusulkan kepemilikan saham investor di Piala Dunia.
Soffi Amira - Jumat, 31 Juli 2026
UEFA Ancam Boikot Piala Dunia, Tolak Rencana FIFA Jual Saham Kompetisi ke Investor Swasta
Bagikan