Putar Suara Burung di Tempat Usaha Juga Kena Royalti, Ini Penjelasan LMKN

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Jumat, 08 Agustus 2025
Putar Suara Burung di Tempat Usaha Juga Kena Royalti, Ini Penjelasan LMKN

Komisioner LMKN Dedy Kurniadi (kedua dari kanan) (ANTARA/Agatha Olivia Victoria)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) menegaskan bahwa pemutaran rekaman suara burung di tempat komersial bisa dikenakan royalti. Ini berlaku jika rekaman tersebut memiliki produser atau pemegang hak terkait.

"Dikenakan royalti karena ada pemegang hak terkait karya rekaman suara itu," ujar Komisioner LMKN, Dedy Kurniadi, Jumat (8/8).

Dedy menjelaskan bahwa meskipun beberapa tempat usaha mulai mengganti musik dengan suara alam untuk menghindari royalti, upaya penarikan royalti oleh LMKN tetap berlanjut. Ia berharap para pengusaha bersedia membayar royalti untuk mendukung kesejahteraan para pencipta lagu dan pemilik hak terkait.

Baca juga:

Enggak Harus Keren, yang Penting Lucu: Pesan Oslo di Video Musik Barunya

Dedy juga menyoroti rendahnya kesadaran masyarakat Indonesia terkait pembayaran royalti. Ia membandingkan royalti musik yang terkumpul di Indonesia yang hanya mencapai Rp75 miliar, jauh di bawah negara tetangga seperti Malaysia yang bisa mencapai Rp600 miliar.

Ia berharap masyarakat semakin menyadari pentingnya mendukung para pencipta lagu agar mereka juga bisa sejahtera.

Baca juga:

Hubungan Indonesia dan Timor Leste Makin 'Lengket', Kini Fokus Perdagangan dan Dukungan ASEAN

Sebelumnya, Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) Kementerian Hukum dan HAM juga telah mengimbau para pelaku usaha untuk membayar royalti atas musik yang diputar di ruang publik komersial.

Aturan ini berlaku bahkan jika mereka telah berlangganan layanan streaming seperti Spotify atau YouTube Premium. Direktur Hak Cipta dan Desain Industri DJKI, Agung Damarsasongko, menjelaskan bahwa langganan pribadi tidak mencakup hak pemutaran musik untuk tujuan komersial. Pembayaran royalti ini diatur oleh Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 dan Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2021.

#Royalti Musik #Lagu #Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
'Tak Ingin Pulang', Lagu Terbaru MARBLES tentang Kebersamaan dengan Orang Terkasih
Tak Ingin Pulang menggambarkan perasaan seseorang yang begitu menikmati kebersamaan dengan orang terkasih hingga tak ingin momen tersebut berakhir.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
'Tak Ingin Pulang', Lagu Terbaru MARBLES tentang Kebersamaan dengan Orang Terkasih
ShowBiz
Barsena Bestandhi Rilis 'Coba Lagi' untuk Soundtrack Film 'Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati'
Barsena mengangkat kisah tentang seseorang yang tengah menghadapi masa-masa sulit hingga berada di titik terendah kehidupannya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Barsena Bestandhi Rilis 'Coba Lagi' untuk Soundtrack Film 'Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati'
ShowBiz
Kenzy Taulany Merangkum Rindu dan Jarak dalam 'Siapa Duluan Rindu'
Siapa Duluan Rindu bercerita tentang beratnya merelakan seseorang untuk pergi, sekaligus keinginan untuk tetap memberikan dukungan kepada orang tersebut.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Kenzy Taulany Merangkum Rindu dan Jarak dalam 'Siapa Duluan Rindu'
ShowBiz
Makna Lagu 'Our' Hwang Min-yun, Ungkap Arti Cinta yang tak Tergoyahkan
'Our' menjadi ruang bagi Min-hyun untuk merefleksikan perjalanan dirinya sekaligus mengungkapkan rasa terima kasih kepada orang-orang terdekat
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Makna Lagu 'Our' Hwang Min-yun, Ungkap Arti Cinta yang tak Tergoyahkan
ShowBiz
Dari Topeng Munir hingga 'Olah Tubuh', Aksi Penuh Makna Efek Rumah Kaca di Synchronzie Fest 2026
Para penerka dalam balutan topeng Munir pun ikut membentangkan poster-poster berisi pesan perjuangan.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Dari Topeng Munir hingga 'Olah Tubuh', Aksi Penuh Makna Efek Rumah Kaca di Synchronzie Fest 2026
ShowBiz
Lisa BLACKPINK Umumkan Tracklist Mini Album Terbaru PRESS PLAY
'PRESS PLAY' dijadwalkan meluncur pada Jumat, 23 Oktober 2026.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Lisa BLACKPINK Umumkan Tracklist Mini Album Terbaru PRESS PLAY
ShowBiz
Mawar de Jongh Rilis 'Oh Semoga', Lagu tentang Harapan dan Kehidupan
Sejalan dengan judulnya, Oh Semoga yang merepresentasikan sebuah ungkapan yang mencerminkan harapan seseorang terhadap sesuatu yang ingin diwujudkan.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Mawar de Jongh Rilis 'Oh Semoga', Lagu tentang Harapan dan Kehidupan
ShowBiz
Dari Jakarta ke Kyoto, Rimba Menembus Batas Bahasa lewat Musik
Rimba membawa perpaduan melodi pop, aransemen musikal yang eksploratif, serta lirik berbahasa Indonesia yang kaya makna
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Dari Jakarta ke Kyoto, Rimba Menembus Batas Bahasa lewat Musik
ShowBiz
Synchronize Fest 2026 Dibuka, Cek Deretan Penampil Spesial 3 Hari
Synchronize Fest kembali menghadirkan deretan penampil dari beragam genre dan generasi.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Synchronize Fest 2026 Dibuka, Cek Deretan Penampil Spesial 3 Hari
Lifestyle
Penyanyi Senior Ruth Sahanaya Hadirkan Merindu Setelah 8 Tahun Tidak Keluarkan Album Solo
Ruth mengeksplorasi berbagai pendekatan musikal, mulai dari sentuhan city pop dengan atmosfer lembut dan modern hingga ritme dansa bernuansa Latin yang terasa ringan dan mudah dinikmati.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 15 Oktober 2026
Penyanyi Senior Ruth Sahanaya Hadirkan Merindu Setelah 8 Tahun Tidak Keluarkan Album Solo
Bagikan