Rayakan Lima Tahun Berkarya, Lomba Sihir Siap Gelar 'Konser Ujung Dunia' di Jakarta

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 07 Agustus 2026
Rayakan Lima Tahun Berkarya, Lomba Sihir Siap Gelar 'Konser Ujung Dunia' di Jakarta

Lomba Sihir gelar konser tunggal. (Foto: dok/lomba sihir)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tepat tujuh tahun sejak pertama kali dibentuk sebagai band pengiring pertunjukan Hindia dan lima tahun sejak resmi berdiri sebagai grup independen, Lomba Sihir bersiap menggelar konser tunggal terbesar sepanjang perjalanan karier mereka.

Bertajuk Konser Ujung Dunia, pertunjukan ini akan digelar pada 21 November 2026 di GBK Basketball Hall, Jakarta, bekerja sama dengan promotor Northstar Entertainment.

Konser tersebut menjadi penanda perjalanan panjang Natasha Udu (vokal), Rayhan Noor (vokal, gitar), Enrico Octaviano (drum), Tristan Juliano (kibor), dan Baskara Putra/Hindia (vokal). Pertunjukan ini juga dipersembahkan sebagai bentuk apresiasi kepada para penggemar mereka yang dikenal sebagai Peserta Lomba Sihir, yang telah mendukung perjalanan band sejak awal terbentuk.

Konser Ujung Dunia ini merayakan Lomba Sihir yang masih seumur jagung sekaligus menjadi persembahan untuk penggemar kami, Peserta Lomba Sihir, yang sudah bersama kami selama lima tahun,

Natasha Udu.

Rayhan Noor menambahkan konser tersebut bukan sekadar pertunjukan musik, tetapi juga menjadi momen untuk merayakan hubungan yang telah terjalin antara Lomba Sihir dan para pendengarnya.

“Sudah banyak karya kami yang jadi bagian hidup banyak orang. Kami ingin ini menjadi selebrasi bersama.”

Baca juga:

Hindia Menang di Music Awards Japan 2026, Ukirkan Nama Indonesia di Panggung Asia

Produksi Terbesar Sepanjang Karier Lomba Sihir

Meski sebelumnya Lomba Sihir telah beberapa kali menggelar konser mandiri di luar penampilan mereka dalam berbagai festival musik, Konser Ujung Dunia akan menjadi produksi terbesar yang pernah mereka kerjakan.

Band ini menyiapkan konsep pertunjukan dengan tata panggung dan artistik yang dirancang secara khusus untuk merepresentasikan perjalanan kreatif mereka selama lima tahun terakhir.

Baskara Putra atau Hindia mengaku antusias dengan skala produksi yang akan dihadirkan dalam konser tersebut.

Lomba Sihir belum pernah mencoba pertunjukan dalam skala seperti ini. Saya sangat menunggu hasilnya seperti apa saat tim kami diberikan akses untuk mengolah rangkaian ini,

Baskara Putra.

Siapkan Lebih dari 20 Lagu, Termasuk Materi Baru

Dalam konser tersebut, Lomba Sihir berencana membawakan lebih dari 20 lagu yang merangkum perjalanan musikal mereka.

Daftar lagu akan mencakup materi dari album debut Selamat Datang di Ujung Dunia (2021) hingga album kedua Obrolan Jam 3 Pagi (2025).

Sejumlah lagu favorit pendengar seperti Hati dan Paru-Paru, Mungkin Takut Perubahan, Semua Orang Pernah Sakit Hati, Ribuan Memori, Selamanya, dan Andai Saja dipastikan masuk dalam daftar penampilan.

Selain itu, Lomba Sihir juga akan membawakan Di Seberang serta beberapa lagu baru dari Setelah: Obrolan Jam 3 Pagi, edisi lanjutan album kedua mereka yang dijadwalkan rilis pada 9 September 2026. Dengan jeda waktu tersebut, para penggemar diharapkan memiliki kesempatan untuk mengenal lagu-lagu baru sebelum konser berlangsung.

Enrico Octaviano mengatakan konser ini dirancang agar penonton dapat menikmati berbagai sisi musikal yang dimiliki Lomba Sihir.

“Kami akan mencoba membawa semua Peserta Lomba Sihir yang datang untuk bisa merasakan banyak spektrum yang Lomba Sihir punya,” ungkapnya.

Baca juga:

Lomba Sihir Rilis Single Baru 'Di Seberang', Penuh Makna tentang Kehilangan dan Proses Ikhlas

Siapkan Aransemen Baru dan Beragam Kejutan

Sementara itu, Tristan Juliano memastikan akan ada sejumlah kejutan yang hanya bisa disaksikan dalam konser tersebut.

“Spesial di konser ini akan ada banyak lagu yang jarang dibawakan dan pastinya dengan aransemen baru,” kata Tristan.

Dengan konsep produksi yang lebih megah, materi lagu yang semakin beragam, serta aransemen eksklusif yang dipersiapkan khusus, Konser Ujung Dunia diharapkan menjadi salah satu penampilan paling berkesan dalam perjalanan Lomba Sihir sekaligus menjadi malam perayaan bagi para Peserta Lomba Sihir yang telah menemani mereka selama bertahun-tahun.

Menjelang konser, Tristan juga mengajak para penggemar untuk mempersiapkan diri bernyanyi bersama sepanjang pertunjukan.

“Teman-teman jaga kesehatan dan jangan lupa hafal semua lagu kami biar kita bisa seru-seruan total di konser,” pungkasnya.

Harga Tiket Konser Ujung Dunia

Tiket Konser Ujung Dunia tersedia dalam dua kategori, yakni:

  • Festival (berdiri): Rp 450.000
  • Tribune (duduk): Rp 650.000

Selain itu, tersedia Premium Add On seharga Rp450.000 yang menawarkan berbagai keuntungan tambahan, termasuk merchandise eksklusif dan akses ke sejumlah fasilitas khusus selama acara berlangsung. (Far)

#Musik #Konser Musik #Lomba Sihir
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Portura Debut lewat Single 'Ye Ye Ye', Hadirkan Konsep Escape Room dalam Video Klip
Portura resmi debut lewat single 'Ye Ye Ye' pada 18 September 2026. Video klipnya disutradarai Agung Pambudi dengan konsep Escape Room.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Portura Debut lewat Single 'Ye Ye Ye', Hadirkan Konsep Escape Room dalam Video Klip
ShowBiz
'Observasi Transisi', Babak Baru Adhitia Sofyan dalam Menyusuri Perubahan
Rilisan ini menawarkan kembali pengalaman memiliki sebuah karya secara utuh.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
'Observasi Transisi', Babak Baru Adhitia Sofyan dalam Menyusuri Perubahan
ShowBiz
Soyeon i-dle Bicara soal Berani Menikmati Hidup lewat 'I’m gonna TOESA'
Judul 'I’m gonna TOESA' diambil dari istilah Korea 'toesa', yang berarti mengundurkan diri atau berhenti dari pekerjaan.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Soyeon i-dle Bicara soal Berani Menikmati Hidup lewat 'I’m gonna TOESA'
Indonesia
Konser The Weeknd, JIS Siapkan Akses dan Mobilitas bagi Penonton
Pengaturan akses disusun dengan mempertimbangkan berbagai moda transportasi yang bisa digunakan penonton.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Konser The Weeknd, JIS Siapkan Akses dan Mobilitas bagi Penonton
ShowBiz
Tsaqib Rilis 'Maju Satu Satu', Lagu Romantis tentang Bertahan Bersama
Lagu ini membawa cerita tentang cinta, kebahagiaan, serta keinginan untuk menjalani kehidupan bersama orang yang dicintai hingga akhir.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Tsaqib Rilis 'Maju Satu Satu', Lagu Romantis tentang Bertahan Bersama
ShowBiz
Sajama Cut Perluas 'Cowabunga' lewat Edisi Deluxe dan Tujuh Interpretasi Baru
Cowabunga Deluxe dirilis sebagai paket double CD pada 11 September 2026.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Sajama Cut Perluas 'Cowabunga' lewat Edisi Deluxe dan Tujuh Interpretasi Baru
ShowBiz
'Cheeks', Lagu Cinta yang Mengantar Kembalinya The Nerverackers
'Cheeks' kemudian berkembang menjadi lebih daripada sekadar lagu cinta.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
'Cheeks', Lagu Cinta yang Mengantar Kembalinya The Nerverackers
ShowBiz
Bukan Lagi Soal Bertahan, 'Ritual' David Kushner Ungkap Titik Lelah Sebuah Hubungan
David Kushner menghadirkan 'Ritual', lagu bernuansa dark pop tentang hubungan yang terjebak dalam lingkaran luka, konflik, kelelahan, dan pengorbanan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
Bukan Lagi Soal Bertahan, 'Ritual' David Kushner Ungkap Titik Lelah Sebuah Hubungan
ShowBiz
Jelang 27 Tahun Berkarya, Mocca Akhirnya Bawa 'The Unforgotten Tour' ke Cina
Menjelang 27 tahun berkarya, Mocca menggelar The Unforgotten Tour di empat kota Cina pada 24-27 September 2026 bersama Handshake Records.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
Jelang 27 Tahun Berkarya, Mocca Akhirnya Bawa 'The Unforgotten Tour' ke Cina
ShowBiz
Kunto Aji dan Deretan 'Side Quest': dari Linmas hingga Melantunkan Macapat di Hadapan Sri Sultan
Kunto Aji kembali menjalani “side quest” di luar musik dengan melantunkan tembang macapat di hadapan Sri Sultan dalam pembukaan FKY 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
Kunto Aji dan Deretan 'Side Quest': dari Linmas hingga Melantunkan Macapat di Hadapan Sri Sultan
Bagikan