MerahPutih.com - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini mengisyaratkan pemerintah membuka sekitar 160 ribu formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2026.
Pembukaan formasi CPNS 2026 setelah menyampaikan sekitar 160 ribu PNS telah pensiun pada 2025.
Kementerian PANRB sudah mengajukan kebutuhan anggaran kepada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk menunjang pelaksanaan tes CPNS 2026.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan rencana pembukaan sekitar 380 lowongan kerja di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) bagi lulusan SMA/sederajat.
Baca juga:
Raker Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa dengan Komisi XI DPR Bahas Harga BBM Bersubsidi
Rekrutmen tersebut ditujukan untuk mengisi posisi teknis lapangan guna memperkuat kinerja Bea Cukai. Langkah ini diambil untuk menjawab kebutuhan tenaga operasional yang dinilai mendesak.
"Udah berapa bulan ini enggak jadi-jadi. Saya bilang, eksekusi aja karena saya perlu orang juga yang level pekerjanya betul-betul di level teknis di lapangan. Mungkin bulan depan dibuka,” ujar Purbaya saat ditemui di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Selasa.
Ia menambahkan, proses rekrutmen sebelumnya sempat berjalan cukup lama. Karena itu, ia mendorong agar pelaksanaan perekrutan dapat dipercepat guna memenuhi kebutuhan tenaga kerja di lapangan.
Sementara, terkait pembukaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun ini, Menkeu menyampaikan bahwa kebijakan tersebut berada di bawah wewenang Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB). Meski demikian, dari sisi anggaran disebut tidak menjadi kendala.
“CPNS ada (wewenang) di MenpanRB. Anggaran harusnya ada,” katanya.