Puluhan Orangtua Tolak Vaksinasi Anak, Pemprov DIY Gencarkan Sosialisasi

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 10 Januari 2022
Puluhan Orangtua Tolak Vaksinasi Anak, Pemprov DIY Gencarkan Sosialisasi

Vaksinasi COVID-19 pada anak-anak di Yogyakarta. Foto: MP/Teresa Ika

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Vaksinasi anak di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menemui kendala. Salah satunya adalah adanya penolakan dari orangtua yang enggan memberikan izin anaknya divaksin COVID-19.

Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DIY akan meningkatkan sosialisasi dan edukasi pentingnya vaksinasi COVID-19 kepada orangtua siswa.

Baca Juga

Yogyakarta Targetkan Vaksinasi Anak 6-11 Tahun Rampung di Akhir Januari

Kepala Bagian Biro Umum Humas dan Protokol Setda DIY, Ditya Nanaryo Aji mengatakan, Dinas Kesehatan serta Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga akan segera merumuskan materi dan jadwal sosialisasi.

Ditya meminta orangtua tidak perlu khawatir dengan vaksinasi COVID-19 pada anak-anak. Sebaliknya, orangtua diminta mengizinkan anaknya mengikuti vaksinasi untuk mencegah tertular Corona

"Selama ini sudah terbukti tidak ada masalah. Kalau ada KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi) bisa diatasi 2-3 hari misalnya kalau ada demam," ujar Ditya di Kantor Kepatihan Gubernur Yogyakarta, Senin (10/1)

Ia mendapatkan laporan ada setidaknya 87 orangtua anak usia 6-11 tahun di Kabupaten Kulon Progo yang menolak anaknya divaksin. Mereka menolak dengan berbagai alasan mulai dari kepercayaan agama, kecemasan pada kondisi kesehatan anak serta terpapar berita hoaks.

Namun, pemerintah Kulon progo sudah melakukan sejumlah tindakan seperti mengajak pemuka agama dan tokoh masyarakat untuk melakukan sosialisasi.

Berdasarkan catatan Pemprov DIY, cakupan vaksinasi COVID-19 dosis satu untuk anak usia 6-11 tahun telah mencapai 40,18 persen.

"Untuk cakupan vaksinasi anak usia enam sampai 11 tahun dosis satu di DIY mencapai 121.170 atau 40,18 persen dari total sasaran 301.580 anak," kata Ditya.

Baca Juga

Anak Wajib PCR, DAOP 6 Yogyakarta Layani Tes PCR di Stasiun

Dari capaian vaksinasi itu, paling tinggi di Kabupaten Kulon Progo mencapai 81,37 persen (28.850 anak), disusul Bantul 63,22 persen atau 52.873 anak, Kota Yogyakarta 49,23 persen atau 14.748 anak, Gunung Kidul 21,16 persen atau 11.975 anak, dan Sleman 13,26 persen atau 12.724 anak.

Sementara, vaksinasi dosis pertama untuk tenaga kesehatan, kata dia, telah mencapai 169,02 persen dari total sasaran, sedangkan dosis kedua mencapai 165,08 persen.

"Untuk dosis ketiga bagi nakes mencapai 37.641 orang atau 111.37 persen," kata Ditya.

Capaian vaksinasi untuk pelayan publik dari total 334.754 sasaran, 196,80 persen telah mendapat suntikan dosis pertama dan 186,27 persen sudah dosis kedua.

Untuk kategori sasaran vaksinasi warga lanjut usia dari target sasaran 472.852 orang, sebanyak 82,02 persen sudah memperoleh dosis pertama dan 71,59 persen sudah dosis kedua.

Capaian vaksinasi untuk masyarakat umum, kata dia, dari total 1.726.698 sasaran, sebanyak 80,57 persen sudah dosis pertama dan 71, 87 persen) sudah dosis kedua.

Sedangkan vaksinasi dengan target remaja ada 311.596 sasaran dengan capaian 112,47 persen mendapat dosis pertama dan 102,68 persen dosis kedua. (Teresa Ika/Yogyakarta)

Baca Juga

Pemkot Yogyakarta Siapkan Tempat Vaksinasi COVID-19 untuk Pengunjung Malioboro

#COVID-19 #Kasus COVID-19 #PPKM #Vaksinasi #Vaksinasi Anak #Yogyakarta
Bagikan

Berita Terkait

ShowBiz
Fanny Soegi Hadirkan “Jogja Lantai 2”, Liriknya Memotret Sisi Sunyi Yogyakarta
Lagu ini dibalut nuansa ringan dan ceria, terinspirasi dari pengalaman berlibur di Yogyakarta
Wisnu Cipto - Minggu, 18 Januari 2026
Fanny Soegi Hadirkan “Jogja Lantai 2”, Liriknya Memotret Sisi Sunyi Yogyakarta
Indonesia
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Libur panjang akhir pekan kerap dimanfaatkan masyarakat untuk menjelajahi kota-kota dengan nyaman dan aman bersama keluarga dengan naik kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 13 Januari 2026
Sambut Long Weekend Isra Mikraj, KAI Daop 6 Kerahkan 4 KA Tambahan
Indonesia
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan belum ada kasus Super Flu di Jakarta. Pemprov menyiapkan langkah pencegahan dan layanan vaksinasi influenza.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Berita Foto
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
Dokter memberikan vaksin influenza Flubio kepada warga di Klinik Pratama Aisyah, Taman Sari, Jakarta, Rabu (7/1/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Januari 2026
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Hingga Senin (29/12) penjualan tiket Angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 periode 18 Desember 2025–4 Januari 2026 telah mencapai 3.517.528 tiket.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
Tiket KA ke Yogyakarta Paling Banyak Diburu Saat Libur Nataru 2026
Indonesia
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Posisi berikutnya ditempati oleh Semarang dengan 32.962 penumpang, Surabaya sebanyak 22.846 penumpang, Purwokerto sebanyak 22.139 penumpang, dan Bandung dengan 21.186 penumpang.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 27 Desember 2025
Yogyakarta Jadi Tujuan Favorit Wisata Orang Jakarta
Indonesia
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Proses evakuasi korban berlangsung cukup menantang mengingat medan di kawasan Gunung Merapi yang curam dan kondisi cuaca yang berubah-ubah.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Desember 2025
Pendaki Hilang di Merapi, 1 Dievakuasi tapi 1 belum Ditemukan
Indonesia
Presiden Prabowo Minta Setiap Kerdatangannya tak lagi Disambut Anak-Anak, Kasihan Lihat Kepanasan dan Ganggu Jam Sekolah
Prabowo memerintahkan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyurati para bupati dan wali kota terkait dengan arahan tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Presiden Prabowo Minta Setiap Kerdatangannya tak lagi Disambut Anak-Anak, Kasihan Lihat Kepanasan dan Ganggu Jam Sekolah
Indonesia
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Teramati 4 kali awan panas guguran ke arah barat daya (Kali Krasak) dengan jarak luncur maksimum 2.000 meter.
Dwi Astarini - Selasa, 11 November 2025
Gunung Merapi Keluarkan 4 Kali Awan Panas Guguran, Masyarakat Diminta Waspada
Bagikan