Puasa 5 Hari Bisa Usir Penyakit Diabetes dan Cardiovascular
Puasa selama 5 hari tak hanya mengurangi berat badan, tapi juga mencegah penyakit degeneratif. (Foto: Pixabay)
Puasa, jika dilakukan secara rutin, akan memberikan banyak manfaat. Ahli biologi Satchidananda Panda dari Salk Institute for Biological Studies di San Diego, California, mengungkapkan hasil risetnya.
Mengurangi konsumsi makanan dengan cara puasa 5 hari berturut-turut dalam sebulan dapat mencegah penyakit cardiovascular dan diabetes. Sementara penelitian sebelumnya menyebutkan puasa secara rutin dapat mengurangi kadar lemak serta insulin dalam tubuh. Ada banyak cara berpuasa. Salah satu metode terbaik ialah diet 5 hari puasa, 2 hari makan secara normal.
Metode ini disebut diet fasting-mimicking. Jumlah kalori yang harus dikonsumsi ialah 700 hingga 1.100 per hari selama 5 hari. Peneliti telah melakukan uji coba diet ini kepada 71 orang selama 3 bulan. Hasilnya, berat badan para peserta diet rata-rata berkurang 2,6 kilogram.
Diet ini sebenarnya lebih menekankan pada pencegahan penyakit akibat penambahan usia. Yakni, diabetes dan cardiovascular. Diet mungkin terlalu berat bagi Anda. Daripada merasa dibebani dengan diet, Anda lebih baik memanfaatkan Ramadan ini sebagai ajang melatih diet 5 hari agar terhindar dari berbagai penyakit degeneratif.
Cari tahu diet lain pada artikel Diet Sehat Tanpa Garam Dan Gula Untuk Tubuh Yang Ideal.
Bagikan
Berita Terkait
Niat Puasa Ayyamul Bidh Bulan Rajab 1447 H: Bacaan, Jadwal, dan Keutamaannya
Intermittent Fasting, antara Janji dan Jebakan, Bisa Bermanfaat Juga Tingkatkan Risiko Kardiovaskular
Puasa Tasua dan Asyura 2025: Jadwal, Keutamaan, dan Niat Lengkap
Mengenal Puasa Hari-Hari Putih Menurut Kalender Hijriah
Pengertian, Ketentuan, dan Besaran Fidyah Puasa yang Perlu Diketahui
Apakah Membunuh Serangga Bisa Membatalkan Puasa? ini Penjelasannya
Es Kuwut Bisa Jadi Pilihan untuk Berbuka Puasa, Begini Cara Membuatnya
Mimpi 'Basah' di Siang Bolong, Apakah Membatalkan Puasa?
Meneteskan Air Mata Bisa Membatalkan Puasa?
Terlanjur Berbuka karena Salah Mengira Azan Maghrib, Bagaimana Hukumnya?