Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

PT KAI Gelontorkan Rp 3,05 Miliar Buat UMKM, Termasuk Pameran Internasional

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Sabtu, 26 Juli 2025
PT KAI Gelontorkan Rp 3,05 Miliar Buat UMKM, Termasuk Pameran Internasional

Ilustrasi kereta api. Foto PT KAI

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - PT KAI terus memperluas perannya sebagai penggerak ekonomi rakyat. Selama enam bulan pertama tahun 2025 ini, KAI telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 3,05 miliar untuk mendukung pengembangan usaha mikro dan kecil Menengah (UMKM).

Dari jumlah tersebut, sekitar Rp 800 juta disalurkan dalam bentuk pendanaan langsung, sementara sisanya digunakan untuk pengembangan kapasitas mitra melalui pelatihan, sertifikasi, pameran, hingga akses pasar melalui berbagai program unggulan.

Executive Vice President of Corporate Secretary KAI Raden Agus Dwinanto Budiadji menegaskan, komitmen terhadap UMKM bukan semata program tanggung jawab sosial, melainkan bagian dari strategi korporasi dalam memperkuat ekosistem ekonomi lokal yang berkelanjutan.

"Di balik angka pertumbuhan pelanggan, ada denyut kehidupan ekonomi yang terus bergerak. Ketika UMKM mendapat akses pelatihan, panggung pameran, hingga peluang ekspor, maka KAI tidak hanya mengantar orang dari satu kota ke kota lain, kami ikut mengantar masyarakat menuju masa depan yang lebih sejahtera," ujar Agus.

Baca juga:

PT KAI Laporkan Kasus Pelemparan Batu ke KA Sancaka, Polres Klaten Segera Lakukan Penyelidikan

Sepanjang Semester I 2025, sebanyak 431 pelaku UMKM telah menerima manfaat dari program MiKA yang mencakup MiKA Exhibition untuk promosi produk, MiKA Creative Space sebagai ruang kolaborasi dan pendampingan usaha, MiKA Hasanah dan MiKA Next Class yang fokus pada peningkatan kompetensi dan sertifikasi, serta MiKA Go Global yang mendorong ekspansi usaha ke pasar internasional.

Pada Semester I 2025, melalui program MiKA Go Global, KAI mendukung partisipasi mitra binaan dalam sejumlah ajang internasional.

Di antaranya, dua merek lokal yakni Herviolet dan Bloom with Kaia berkesempatan tampil dalam Fashion World Tokyo (FaW TOKYO) 2025 yang berlangsung pada 26–28 Maret 2025 di Tokyo Big Sight, Jepang.

Selain itu, KAI juga memfasilitasi keikutsertaan Kayana by Tyaoza dan Identix Batik Tulis dalam 19th International Apparel & Textile Fair (IATF) yang digelar di Festival Arena, Dubai, pada 20–22 Mei 2025.

Seluruh inisiatif ini sejalan dengan arah pembangunan nasional yang berorientasi pada manusia dan nilai tambah. KAI mendukung terwujudnya sumber daya manusia unggul, pertumbuhan ekonomi yang merata, serta transformasi ekonomi berbasis inovasi dan kreativitas.

Melalui langkah ini, KAI ingin memastikan bahwa manfaat pertumbuhan perusahaan tidak hanya dinikmati oleh korporasi, tetapi juga mengalir sampai ke pelaku usaha kecil di sekitar stasiun dan jalur kereta.

Dengan jaringan rel yang membentang dari pusat kota hingga pelosok, KAI menjadikan setiap simpul perjalanan sebagai peluang kolaborasi. Transportasi massal tidak lagi hanya soal mobilitas, tapi juga tentang bagaimana masyarakat tumbuh bersama di dalamnya.

"Kereta api bukan hanya soal ketepatan waktu dan kenyamanan, tapi juga tentang bagaimana kami hadir untuk rakyat. Ketika UMKM naik kelas, kita sedang membangun masa depan Indonesia bersama," tutup Agus. (Asp).

#PT KAI #UMKM #Pameran
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kelas Eksekutif KAI Makin Diminati, Jumlah Penumpang Naik Jadi 7,5 Juta pada Semester I 2026
Kelas eksekutif KAI kini makin diminati. Jumlah penumpang naik menjadi 7,5 juta pada semester I 2026.
Soffi Amira - Sabtu, 18 Juli 2026
Kelas Eksekutif KAI Makin Diminati, Jumlah Penumpang Naik Jadi 7,5 Juta pada Semester I 2026
Indonesia
Konser Akbar di Monas, 13 KA keberangkatan Gambir Berhenti di Jatinegara
Pola operasi berhenti luar biasa (BLB) tersebut diterapkan untuk memberikan alternatif akses keberangkatan kepada pelanggan.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 Juli 2026
Konser Akbar di Monas, 13 KA keberangkatan Gambir Berhenti di Jatinegara
Indonesia
DPR Harap Final Piala Dunia 2026 Jadi Momentum Panen Rezeki bagi UMKM Tanah Air
Pemda dan pelaku UMKM terus bersinergi untuk memanfaatkan animo masyarakat yang tinggi menjelang final Piala Dunia 2026.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
DPR Harap Final Piala Dunia 2026 Jadi Momentum Panen Rezeki bagi UMKM Tanah Air
Indonesia
Bunga Pinjaman Bagi Pelaku Usaha Mikro Turun Dari 22,5 Persen Jadi 8 Persen
APBN 2026 diarahkan untuk mendukung delapan agenda prioritas nasional termasuk pemberdayaan UMKM.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Juli 2026
Bunga Pinjaman Bagi Pelaku Usaha Mikro  Turun Dari 22,5 Persen Jadi 8 Persen
Indonesia
Alogaritma Platform E-Commerce Harus Utamakan Produk UMKM Dalam Negeri
Selain mengutamakan produk lokal, Permendag Nomor 19 Tahun 2026 juga ditujukan untuk memperkuat perlindungan konsumen dalam perdagangan digital.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Juli 2026
Alogaritma Platform E-Commerce Harus Utamakan Produk UMKM Dalam Negeri
Indonesia
KAI Tangani 320 Perlintasan Kereta Sepanjang 2026, Tutup 225 Jalur Liar Demi Keselamatan
KAI menangani 320 titik perlintasan kereta sepanjang Januari–7 Juli 2026, termasuk menutup 225 perlintasan liar.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 Juli 2026
KAI Tangani 320 Perlintasan Kereta Sepanjang 2026, Tutup 225 Jalur Liar Demi Keselamatan
Indonesia
UMKM Indonesia Butuh Suntikan Kredit Rp 540 Triliun
Data Sistem Statistik Ekonomi dan Keuangan Indonesia (SSKI) Bank Indonesia pada 2025, total kredit perbankan mencapai Rp 8.149 triliun.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 Juli 2026
UMKM Indonesia Butuh Suntikan Kredit Rp 540 Triliun
Indonesia
Transformasi PNM di Bawah Danantara, Perluas Pemberdayaan UMKM hingga Wilayah 3T
PNM memperluas layanan keuangan ke wilayah 3T melalui 516 unit dari total 4.035 jaringan pelayanan. Fokus pada pembiayaan dan pemberdayaan perempuan pengusaha ultra mikro.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 Juli 2026
Transformasi PNM di Bawah Danantara, Perluas Pemberdayaan UMKM hingga Wilayah 3T
Indonesia
Barang Tertinggal di Kereta Capai 12.656 Item, Nilainya Tembus Rp 8,8 Miliar
PT KAI menemukan 12.656 barang tertinggal di kereta dan stasiun selama enam bulan pertama 2026. Nilainya mencapai Rp 8,8 miliar, dari tas hingga laptop dan perhiasan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 10 Juli 2026
Barang Tertinggal di Kereta Capai 12.656 Item, Nilainya Tembus Rp 8,8 Miliar
Indonesia
Ojol Bakal Masuk Sebagai UMKM
Penyusunan regulasi tersebut ditargetkan dapat diselesaikan secepatnya agar status pelaku usaha bagi pengemudi ojol segera memiliki dasar hukum
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 08 Juli 2026
Ojol Bakal Masuk Sebagai UMKM
Bagikan