Headline

PT KAI Akui Kekurangan Fasilitas Kereta Api Inspeksi

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 07 Januari 2018
PT KAI Akui Kekurangan Fasilitas Kereta Api Inspeksi

Kereta Api Ranggajati Express tujuan Cirebon - Jember resmi mulai beroperasi Selasa (1/11) (Foto: MP/Yohanes Charles)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Jumlah rel yang panjang pada jalur kereta api di Tanah Air membuat pihak PT KAI mengalami kesulitan dalam memeriksa atau memantau jalur rel. Hal ini disebabkan kurangnya kereta api inspeksi untuk menunjang pemeriksaan dan pemantauan rel.

"Total panjang rel di Indonesia sekitar 7.000 kilometer. Yang mati sekitar 1.000 km, sisanya kurang lebih 5.600 km rel yang harus diawasi," kata Direktur Utama PT KAI Edi Sukmoro di Semarang, Sabtu (6/1).

Hal tersebut diungkapkannya usai peluncuran KA Inspeksi Generasi 2 di Stasiun Tawang Semarang yang merupakan hasil modifikasi KA lama yang semuanya hasil garapan anak bangsa di Balai Yasa Yogyakarta.

Kereta Api Inspeksi Generasi 2 itu merupakan modifikasi KA Sriwedari dan pernah juga dipakai sebagai KA Kedungsepur yang terdiri atas dua kereta yang dirangkai menjadi satu, lengkap dengan berbagai fasilitasnya.

Penggarapan KA Inspeksi itu menelan anggaran sekitar Rp4,5 miliar oleh Balai Yasa yang nantinya akan dikirim untuk kondisi-kondisi tertentu, seperti pantauan dari jajaran direksi saat Lebaran, dan sebagainya.

"Memang (KA Inspeksi, red.) masih kurang. Sekarang ini, kami baru punya tiga, yakni KA Inspeksi Wijayakusuma dan KA Inspeksi Rail One. Satunya KA Inspeksi Generasi 2 yang baru saja diluncurkan," kata Edi sebagaimana dilansir Antara.

Ketiga KA Inspeksi itu, kata dia, harus mengawasi jalur rel sepanjang 5.600 km yang dikelola oleh sembilan daerah operasi (daops) di Jawa dan empat divisi regional di Sumatera sehingga jelas kurang.

"Masih kurang melihat jangkauan area yang ada. Idealnya, di setiap dua daops minimal ada satu KA Inspeksi. Ya, kami akan tambah terus. Jumlah stasiun yang ada di Jawa dan Sumatera sebanyak 560 stasiun," katanya.

Berbagai fasilitas tersedia di KA Inspeksi Generasi 2, antara lain tempat duduk khusus inspeksi langsung jalur rel, "meeting room" dengan layar pantauan, mushala, toilet, ruang "pantry", dan dua kabin masinis.

"Fungsi KA Inspeksi memang sangat penting, misalnya saat masa angkutan Lebaran, Natal, ataupun tahun baru, untuk memantau, saat terjadi peningkatan arus penumpang, jalur rel, dan sebagainya," pungkas Edi Sukmoro.(*)

#PT KAI #Kereta Rel Listrik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
KA Malabar Tertemper Truk Pasir di Klaten, 14 KA Alami Keterlambatan
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.
Dwi Astarini - Kamis, 27 Agustus 2026
KA Malabar Tertemper Truk Pasir di Klaten, 14 KA Alami Keterlambatan
Indonesia
3.784 Hunian Siap Dibangun di Manggarai, Tinggal di Tengah Jakarta makin Dekat dengan KRL
Lahan milik PT Kereta Api Indonesia (Persero) di kawasan tersebut mulai dikembangkan menjadi hunian vertikal yang terintegrasi dengan transportasi publik.
Dwi Astarini - Sabtu, 22 Agustus 2026
3.784 Hunian Siap Dibangun di Manggarai, Tinggal di Tengah Jakarta makin Dekat dengan KRL
Indonesia
PT KAI Bakal Bangun TOD Manggarai Dalam 18 Bulan
Proyek itu menghadirkan hunian vertikal sebanyak 3.784 unit dalam delapan tower dengan fasilitas pendukung berupa 150 unit ritel untuk menunjang kawasan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 21 Agustus 2026
PT KAI Bakal Bangun TOD Manggarai Dalam 18 Bulan
Indonesia
Bantul Gempa Magnitudo 3,6, 20 KA Daops 6 Yogyakarta Berhenti Luar Biasa
Setelah hasil pemeriksaan oleh tim lapangan menyatakan semua lintas dan jalur KA aman, seluruh kereta api telah melanjutkan perjalanannya kembali.
Dwi Astarini - Kamis, 20 Agustus 2026
Bantul Gempa Magnitudo 3,6, 20 KA Daops 6 Yogyakarta Berhenti Luar Biasa
Indonesia
Evakuasi Rampung, Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Kota dan Duri-Tangerang Kembali Normal
Perjalanan KRL lintas Bogor-Jakarta Kota dan Duri-Tangerang kembali normal setelah sempat terganggu akibat dua insiden pada Kamis (20/8) pagi.
Yusuf Abdillah - Kamis, 20 Agustus 2026
Evakuasi Rampung, Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Kota dan Duri-Tangerang Kembali Normal
Indonesia
Ada Warga Tertemper, Perjalanan Kereta KRL Bogor dan Tangerang Terganggu
KAI Commuter sampaikan permohonan maaf atas keterlambatan perjalanan Commuter Line lintas Bogor dan Lintas Tangerang pada Kamis (20/8) pagi.
Yusuf Abdillah - Kamis, 20 Agustus 2026
Ada Warga Tertemper, Perjalanan Kereta KRL Bogor dan Tangerang Terganggu
Indonesia
Puluhan Ribu Penumpang Manfaatkan Tarif Rp 8 untuk KRL dan LRT Jabodebek di Hari Kemerdekaan
KAI Group menghadirkan tarif Rp8 untuk LRT Jabodebek dan sebagian Commuter Line serta diskon 17 persen KA Jarak Jauh pada HUT ke-81 RI.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 17 Agustus 2026
Puluhan Ribu Penumpang Manfaatkan Tarif Rp 8 untuk KRL dan LRT Jabodebek di Hari Kemerdekaan
Indonesia
Sambut HUT RI ke-81, 4 Kereta KAI Bakal Tampil dengan Livery Merah Putih
KAI menghadirkan livery merah putih untuk menyambut HUT RI ke-81. Livery tersebut hadir di empat kereta api.
Soffi Amira - Rabu, 12 Agustus 2026
Sambut HUT RI ke-81, 4 Kereta KAI Bakal Tampil dengan Livery Merah Putih
Indonesia
Promo 17 Agustus 2026 KAI: Tiket Kereta Diskon 17 Persen, LRT dan Commuter Line Rp 8
KAI menghadirkan Promo Spesial 17-8-2026. Ada diskon tiket kereta ekonomi komersial 17 persen serta tarif Rp 8 untuk LRT Jabodebek dan Commuter Line.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 11 Agustus 2026
Promo 17 Agustus 2026 KAI: Tiket Kereta Diskon 17 Persen, LRT dan Commuter Line Rp 8
Indonesia
Stasiun Manggarai makin Padat: 162 Ribu Pergerakan, LRT Segera Jadi Pilihan Terbaru
Bukan hanya KRL, kawasan ini nantinya akan mempertemukan Commuter Line Bandara, TransJakarta, Terminal Manggarai, dan LRT Jakarta.
Dwi Astarini - Selasa, 11 Agustus 2026
Stasiun Manggarai makin Padat: 162 Ribu Pergerakan, LRT Segera Jadi Pilihan Terbaru
Bagikan