SOS: PSSI dan Kemenpora Perlu Evaluasi Total Kompetisi

Andika PratamaAndika Pratama - Jumat, 13 Oktober 2017
SOS: PSSI dan Kemenpora Perlu Evaluasi Total Kompetisi

Suporter Persita, Banu Rusman, meninggal usai dirawat di RSUD Cibinong. (Instagram @viola_tangsel)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sepak Bola Indonesia kembali berduka setelah seorang suporter Persita Tangerang bernama Banu Rusman meninggal dunia karena aksi pengeroyokan yang terjadi usai pertandingan Persita Tangerang melawan PSMS Medan di Stadion Mini Cibinong, Jawa Barat, Rabu (11/10) dalam laga terakhir Babak 16 Besar Liga 2 Indonesia.

Remaja 17 tahun itu mengalami pendarahan di otak akibat pukulan balok dan sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON), Cawang. Pria yang merupakan anggota Laskar Benteng Viola (LBV), suporter Persita, Korwil Tangerang Selatan, mengembuskan nafas terakhir, Kamis (12/10). Setelah disemayamkan di rumah duka, Kapling Serpong RT02/04, Kelurahan Serpong, Tangerang Selatan, Banu dimakamkan di Pekalongan.

"Kasus meninggalnya Banu harus diusut tuntas. Karena ini kejadian khusus lantaran pengeroyokan dilakukan aparat negara yang dating untuk menyaksikan pertandingan," kata Koordinator Save Our Soccer, Akmal Marhali dalam rilis yang diterima MerahPutih.com, Jumat (12/10).

"Sudah terlalu banyak tumbal nyawa di sepak bola Indonesia dan tak ada satupun yang tuntas diusut. Akibatnya kejadian terus berulang. Satu nyawa terlalu mahal untuk sepak bola. Ini harus jadi perhatian serius PSSI dan Pemerintah," sambungnya.

Berdasarkan data dari Lembaga Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Save Our Soccer #SOS, Banu “tumbal nyawa” ke-65 dari “kejamnya” sepak bola Indonesia sejak Liga Indonesia digulirkan pada 1994/1995.

Khusus untuk fans Persita, Banu adalah korban keempat. Sebelumnya, menimpa Muhammad Tommy dan Ahmad Hariri akibat bentrokan supporter di Tangerang pada 19 April 2011. Keduanya meninggal akibat pukulan benda keras (rantai besi, balok, dan batu). Pada 16 Maret 2017, giliran Ferdian Fikri yang juga tewas akibat tusukan benda tajam karena suporter. Total, selama 2017, sudah 11 “tumbal nyawa” di sepak bola Indonesia. Terbanyak kedua, setelah 2012 yang mengorbankan 12 nyawa.

“Selama ini pengusutan terhadap tewasnya suporter tak pernah tuntas. Hanya lips service setelah itu hilang ditelan bumi. Perlu langkah nyata dari PSSI dan Pemerintah untuk menuntaskannya. Sepak bola itu bukan tempat mempertontonkan kekuataan. Bukan medan pertempuran, bukan kuburan untuk korban yang berjatuhan. Sepakbola adalah hiburan. Panggung mengekspresikan kegembiraan. Tempat meluapkan kebahagiaan,” kata Akmal.

Selain mengusut tuntas pelaku pengeroyokan dan memberikan hukuman sepadan, #SOS juga meminta PSSI dan Pemerintah (dalam hal ini Kemenpora), melakukan evaluasi total terhadap kompetisi yang sedang berjalan. Dalam berbagai aspeknya, mulai dari penegakkan aturan sampai pelanggaran yang dilakukan. Bentrokan suporter, vandalism, anarkisme, di lapangan tak lepas dari kurang tegasnya PSSI dan Pemerintah dalam menegakkan aturan

Caption

“Fungsi pengawasan harus benar-benar di lakukan. Masyarakat hanya ingin hiburan dan sepak bola berprestasi. Bukan sejumlah ‘dagelan’ yang akhirnya menyulut emosi dan mengorbankan nyawa,” Akmal menambahkan.

#SOS juga menyarankan PSSI dan Pemerintah mengevaluasi keikutsertaan lembaga negara di kompetisi sepak bola profesional. Mengembalikan tugas aparat kepada fungsi utamanya. Menjaga dan mengamankan negara serta menjadi pengayom masyarakat

"Sangat riskan bila lembaga negara apalagi aparat penegak hukum (TNI dan Polisi) ikut terlibat di kompetisi. Potensi terjadi gesekan di level grass-root sangat besar apalagi sepak bola melibatkan massa (penonton, suporter, fans). Aparat keamanan lebih baik dikembalikan ke fungsi utamanya. Termasuk menjaga keamanan dan kenyamanan dalam pertandingan sepak bola," tegasnya. (*)

#PS TNI #Persita Tangerang #PSMS #Liga 2 #Save Our Soccer #PSSI
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Olahraga
Cetak 3 Ribu Pelatih Baru, PSSI Diganjar Rekor MURI
PSSI meraih rekor MURI setelah mencetak 3.000 pelatih baru, terdiri dari 2.500 pelatih sepak bola Lisensi D dan 500 pelatih futsal.
Wisnu Cipto - Jumat, 05 Juni 2026
Cetak 3 Ribu Pelatih Baru, PSSI Diganjar Rekor MURI
Olahraga
Pemain Muda seperti Matthew Baker Diberi Kesempatan di Timnas Senior, Erick Thohir Apresiasi Langkah Berani John Herdman
Matthew Baker merupakan pemain berusia 17 tahun
Frengky Aruan - Kamis, 04 Juni 2026
Pemain Muda seperti Matthew Baker Diberi Kesempatan di Timnas Senior, Erick Thohir Apresiasi Langkah Berani John Herdman
Olahraga
ASEAN Championship Jadi Titik Balik Mengembalikan Kepercayaan Publik, Timnas Indonesia Harus Juara
Timnas Indonesia belum sekalipun mencicipi gelar juara di ASEAN Championship, yang sebelumnya dikenal Piala AFF.
Frengky Aruan - Rabu, 03 Juni 2026
ASEAN Championship Jadi Titik Balik Mengembalikan Kepercayaan Publik, Timnas Indonesia Harus Juara
Olahraga
35.000 Tiket Laga Indonesia versus Oman dan Mozambik Mulai Dijual, Termurah Rp 300 Ribu
Penjualan hanya dibuka untuk tribun bawah Stadion Utama GBK. Total tiket yang dijual mencapai 35.000 lembar dengan harga termurah Rp 300 ribu.
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
35.000 Tiket Laga Indonesia versus Oman dan Mozambik Mulai Dijual, Termurah Rp 300 Ribu
Olahraga
Laga Terakhir Persita Tangerang Harus Tanpa Penonton
Agresivitas dari Persita Tangerang menghadapi Persis Solo jangan kendur, apalagi Solo ingin keluar dari zona degradasi.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 23 Mei 2026
Laga Terakhir Persita Tangerang Harus Tanpa Penonton
Indonesia
Persis Solo Dapat Dukungan Penuh dari Suporter, Flare Membara di Latihan Terakhir
Suporter Persis Solo memadati Lapangan Kota Barat demi mendukung timnya melawan Persita. Laga tersebut menjadi hidup mati Laskar Sambernyawa.
Soffi Amira - Kamis, 21 Mei 2026
Persis Solo Dapat Dukungan Penuh dari Suporter, Flare Membara di Latihan Terakhir
Olahraga
Selamat dari Degradasi, Persijap Jepara Berharap Lebih Menggigit di Super League Musim Depan
Kepastian Persijap Jepara bertahan di kompetisi kasta tertinggi menyusul kemenangan 3-0 di markas Persita Tangerang.
Frengky Aruan - Senin, 11 Mei 2026
Selamat dari Degradasi, Persijap Jepara Berharap Lebih Menggigit di Super League Musim Depan
Olahraga
Manajer Persipura Sampaikan Permohonan Maaf atas Kegagalan Promosi ke Super League, Rajut Tim untuk Musim Depan Mulai Juni
Sementara itu, terkait kerusuhan pascalaga play-off promosi, Owen Rahadiyan menyerahkan kepada pihak kepolisian.
Frengky Aruan - Senin, 11 Mei 2026
Manajer Persipura Sampaikan Permohonan Maaf atas Kegagalan Promosi ke Super League, Rajut Tim untuk Musim Depan Mulai Juni
Olahraga
Jadwal, Siaran Langsung, Live dan Link Streaming Final Championship PSS Sleman Vs Garudayaksa FC Sabtu, 9 Mei 2026
Final kompetisi kasta kedua Championship digelar hari ini, Sabtu, 9 Mei 2026 mempertemukan PSS Sleman vs Garudayaksa FC
Frengky Aruan - Sabtu, 09 Mei 2026
Jadwal, Siaran Langsung, Live dan Link Streaming Final Championship PSS Sleman Vs Garudayaksa FC Sabtu, 9 Mei 2026
Olahraga
Oman dan Mozambik Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026
Timnas Indonesia direncanakan menjalani dua laga persahabatan di FIFA Matchday Juni 2026., di mana Oman dan Mozambik akan menjadi lawan.
Frengky Aruan - Sabtu, 09 Mei 2026
Oman dan Mozambik Jadi Lawan Timnas Indonesia di FIFA Matchday Juni 2026
Bagikan