MerahPutih.com - Klub raksasa Prancis, Paris Saint-Germain (PSG), secara mengejutkan memilih pendekatan kolektif dengan menolak memilih satu di antara dua bintang utamanya yang masuk dalam bursa calon pemenang Ballon d'Or 2026.
Sikap diplomatis ini diambil manajemen PSG guna mengikis potensi gesekan internal sekaligus memberikan dukungan penuh kepada Ousmane Dembele dan Khvicha Kvaratskhelia.
Dikutip dari Goal.com, Kamis (25/9), sebaliknya kedua penyerang haus gol dari PSG yang masuk nominasi justru tampil kompak dalam wawancara bersama BCC tanpa menunjukkan ambisi untuk saling menjatuhkan.
Baca juga:
Hapus Dahaga Bernabeu, Kylian Mbappe: Ballon d'Or Harus Kembali ke Real Madrid
Kvaratskhelia Penerus Takhta Ballon d'Or Dembele
Pemegang gelar bertahan Ballon d'Or, Dembele memahami betul standar tinggi yang dibutuhkan untuk merengkuh trofi sepak bola paling bergengsi di dunia tersebut.
Namun, bintang tim nasional Prancis itu tanpa ragu menyebut Kvaratskhelia sebagai sosok yang paling layak meneruskan takhta kehebatannya di panggung sepak bola global.
Sejujurnya dia pantas mendapatkannya karena dia menjalani musim yang benar-benar luar biasa dan memukau,
Ousmane Dembele, pemain PSG, dalam wawancara dengan BBC.
Di mata Dembele, performa impresif sang rekan di panggung Liga Champions telah menjadi bukti sahih atas kapasitasnya sebagai pemain kelas dunia.

Khvicha Kvaratskhelia. Foto: PSG
Dembele Ajak Kvaratskhelia Belah Dua Piala Ballon d'Or 2026
Bahkan, Dembele melontarkan kompromi yang sangat lucu untuk memastikan tak ada bintang PSG yang meninggalkan seremoni mendatang dengan rasa kecewa.
Dembele mengajak Kvaratskhelia untuk membagi dua piala pemain terbaik itu jika ada salah satu dari mereka yang menang.
Ballon d'Or? Kami tinggal membelahnya saja jadi dua,
Ousmane Dembele, pemain PSG
Baca juga:
Ousmane Dembele Sukses Kawinkan Gelar Ballon d’Or dan The Best FIFA 2025