Harry Kane Sabet Ballon d’Or 2026, ini Alasan Lamine Yamal dan Kylian Mbappe Tersisih

Soffi AmiraSoffi Amira - Selasa, 27 Oktober 2026
Harry Kane Sabet Ballon d’Or 2026, ini Alasan Lamine Yamal dan Kylian Mbappe Tersisih

Harry Kane kalahkan Lamine Yamal dan Kylian Mbappe di Ballon d'Or 2026. Foto: Dok. FC Bayern

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Upacara penganugerahan Ballon d’Or 2026 berlangsung di London, Inggris. Lalu, pemenangnya juga berasal dari London, yakni Harry Kane.

Keberhasilan Kane kini menegaskan bahwa dalam sepak bola, tidak ada yang lebih berharga dibanding torehan gol. Ia mencetak 73 gol (61 untuk Bayern Munchen dan 12 bersama timnas Inggris), serta meraih gelar juara Bundesliga, Piala Jerman (DFB-Pokal), dan Piala Super Jerman.

Selain itu, ia juga menempati posisi ketiga di Piala Dunia 2026. Hal ini sekaligus menunjukkan, bahwa kampanye promosi diri hampir tidak memiliki pengaruh sama sekali terhadap hasil akhir.

Baca juga:

Harry Kane Ukir Sejarah Raih Ballon d’Or 2026, 3 Faktor ini Jadi Kunci Kemenangannya

Alasan Harry Kane Layak Menang Ballon d'Or 2026

Alasan Harry Kane menang Ballon d'Or 2026
Alasan Harry Kane menang Ballon d'Or 2026. Foto: Dok. Ballon d'Or

Namun, tidak ada yang salah dengan kemenangan Kane, terutama pada tahun tidak ada kandidat utama yang memiliki pencapaian meyakinkan.

Kariernya yang luar biasa, meski dijalani dengan rendah hati, memang layak mendapatkan pengakuan. Ia selalu menjadi penyerang tengah yang istimewa.

Lalu, kepindahannya ke Bayern Munchen membuatnya masuk dalam jajaran kandidat peraih penghargaan individu paling bergengsi dalam sepak bola tersebut.

Sebenarnya, hal yang sama bisa saja terjadi jika ia bergabung dengan Real Madrid. Carlo Ancelotti sempat meminta pihak klub untuk merekrut Kane, setelah mengetahui bahwa Karim Benzema akan hengkang ke Arab Saudi. Namun, kekhawatiran mengenai usia sang penyerang membuat kemungkinan tersebut pupus.

Baca juga:

Ballon d’Or Kembali Luput, Kylian Mbappe Masih Punya Misi yang Belum Tuntas di Real Madrid

Meski demikian, dengan selisih yang sangat tipis di antara para kandidat utama, Piala Dunia 2026 seharusnya menjadi penentu.

Ketika pencapaian para kandidat tergolong setara, kompetisi paling bergengsi musim ini sudah sepatutnya memiliki bobot penilaian terbesar. Hal itulah yang terjadi pada Lionel Messi pada 2023 dan Fabio Cannavaro pada 2006.

Lamine Yamal dan Kylian Mbappe Gagal Menang Ballon d'Or 2026

Lamine Yamal gagal raih Ballon d'Or 2026
Lamine Yamal gagal raih Ballon d'Or 2026. Foto: Dok. Ballon d'Or

Sayangnya, Spanyol justru tidak memiliki pemenang Ballon d’Or setelah dua kali menjuarai Piala Dunia. Hal itu mungkin dikarenakan kemenangan tersebut diraih berkat kerja kolektif yang sangat dominan. Namun, ada ironi tersendiri di sini, mengingat sepak bola pada dasarnya adalah olahraga beregu.

Lamine Yamal cukup dirugikan karena gagal menampilkan performa terbaiknya di saat-saat krusial. Rodri serta Fabian Ruiz, yang meraih trofi lebih banyak, juga kurang diuntungkan karena tidak memiliki daya tarik bintang.

Hal itu menjadi sesuatu yang biasanya lebih melekat pada pemain yang sering mencetak gol. Sementara itu, Marc Cucurella dan Pau Cubarsi juga ikut luput dari perhatian karena mereka berposisi sebagai bek.

Setidaknya, kesuksesan Spanyol mendapatkan pengakuan di tempat lain. Pelatih timnas Spanyol, Luis de la Fuente, menerima penghargaan Pelatih Pria Terbaik Tahun Ini.

Kemudian, Alexia Putellas meraih Ballon d’Or ketiganya, sementara Lamine Yamal, Vicky Lopez, Unai Simon, Pere Romeu, Cata Coll, serta tim sepak bola wanita Barcelona turut mendapatkan penghargaan.

Baca juga:

Ballon d'Or's Coming Home, Harry Kane Akhiri 25 Tahun Penantian Inggris di London

Kylian Mbappe ikut kalah sabet gelar Ballon d'Or 2026
Kylian Mbappe ikut kalah sabet gelar Ballon d'Or 2026. Foto: Dok. Ballon d'Or

Mereka semua merepresentasikan apa yang bisa dibilang sebagai sistem pengembangan sepak bola terbaik di dunia, yakni sebuah model yang dipelajari dan coba ditiru oleh negara-negara lain.

Selain itu, pihak lain yang juga mengalami kekecewaan besar adalah Kylian Mbappe. Meski telah menjuarai Piala Dunia 20218 dan mencapai satu final lainnya pada 2022, serta menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang masa dalam turnamen tersebut, ia tercatat hanya pernah menempati peringkat ketiga Ballon d’Or 2023.

Gol-gol yang ia cetak belum berbuah trofi yang cukup, kemudian kenyataan ini harus dibayar mahal.

Sama seperti Lamine Yamal, Mbappe harus menelan kekecewaan alih-alih membawa pulang Ballon d’Or. Setidaknya, pemain asal Prancis itu bisa sedikit terhibur dengan kemenangan Real Madrid dalam laga El Clasico. (sof)

#Harry Kane #Ballon D'Or 2026 #Kylian Mbappe #Lamine Yamal #Sepak Bola
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Soffi Amira

Content editor, jurnalis digital, content writer yang terbiasa menulis artikel Search Engine Optimization (SEO). Ilmu Komunikasi (Jurnalistik) Universitas Multimedia Nusantara (UMN) 2012-2017. Aktif menulis, mengedit, dan mengembangkan berbagai jenis konten, mulai dari sepak bola, teknologi, hingga isu-isu yang sedang tren.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Harry Kane Sabet Ballon d’Or 2026, ini Alasan Lamine Yamal dan Kylian Mbappe Tersisih
Harry Kane berhasil menyabet trofi Ballon d'Or 2026. Namun, Lamine Yamal dan Kylian Mbappe kalah dalam perburuan penghargaan ini.
Soffi Amira - Selasa, 27 Oktober 2026
Harry Kane Sabet Ballon d’Or 2026, ini Alasan Lamine Yamal dan Kylian Mbappe Tersisih
Olahraga
Ballon d’Or Kembali Luput, Kylian Mbappe Masih Punya Misi yang Belum Tuntas di Real Madrid
Kylian Mbappe kembali gagal meraih Ballon d'Or. Namun, ada satu misi yang belum tuntas di Real Madrid.
Soffi Amira - Selasa, 27 Oktober 2026
Ballon d’Or Kembali Luput, Kylian Mbappe Masih Punya Misi yang Belum Tuntas di Real Madrid
Olahraga
Harry Kane Ukir Sejarah Raih Ballon d’Or 2026, 3 Faktor ini Jadi Kunci Kemenangannya
Harry Kane akhirnya mengukir sejarah dengan meraih Ballon d'Or 2026. Berikut alasan mengapa ia layak memenangkannya.
Soffi Amira - Selasa, 27 Oktober 2026
Harry Kane Ukir Sejarah Raih Ballon d’Or 2026, 3 Faktor ini Jadi Kunci Kemenangannya
Olahraga
Ballon d'Or's Coming Home, Harry Kane Akhiri 25 Tahun Penantian Inggris di London
Harry Kane resmi meraih Ballon d'Or 2026 di London dan mengakhiri penantian 25 tahun Inggris lewat rekor monster 73 gol. Cek ulasan lengkapnya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 27 Oktober 2026
Ballon d'Or's Coming Home, Harry Kane Akhiri 25 Tahun Penantian Inggris di London
Olahraga
Masa Depan Michael Carrick di Manchester United Terancam, Petinggi Klub Gelar Pertemuan
Michael Carrick kini berada di ujung tanduk. Petinggi Manchester United mulai membahas masa depannya.
Soffi Amira - Selasa, 27 Oktober 2026
Masa Depan Michael Carrick di Manchester United Terancam, Petinggi Klub Gelar Pertemuan
Olahraga
Daftar Lengkap Pemenang Ballon d'Or 2026, Spanyol Sapu Bersih 8 Trofi dari 13 Kategori!
Spanyol resmi mendominasi panggung Ballon d'Or 2026 dengan menyapu 8 dari 13 kategori penghargaan. Cek daftar lengkap pemenangnya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 27 Oktober 2026
Daftar Lengkap Pemenang Ballon d'Or 2026, Spanyol Sapu Bersih 8 Trofi dari 13 Kategori!
Olahraga
Kalah dari Harry Kane di Ballon d'or, Lamine Yamal Merasa Tidak Layak Terima Kopa Trophy Ketiganya
Lamine Yamal cetak rekor bersejarah dengan meraih Kopa Trophy 2026 tiga kali beruntun usai bawa Spanyol juara Piala Dunia. Baca ulasan lengkapnya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 27 Oktober 2026
Kalah dari Harry Kane di Ballon d'or, Lamine Yamal Merasa Tidak Layak Terima Kopa Trophy Ketiganya
Olahraga
Cetak Rekor 73 Gol Semusim, Harry Kane Kawinkan Trofi Ballon d'Or dan Gerd Mueller 2026 di Kampung Halaman
Harry Kane resmi dinobatkan sebagai pemenang Ballon d'Or 2026 usai membungkam Mbappe dan Yamal lewat rekor monster 73 gol. Cek fakta selengkapnya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 27 Oktober 2026
Cetak Rekor 73 Gol Semusim, Harry Kane Kawinkan Trofi Ballon d'Or dan Gerd Mueller 2026 di Kampung Halaman
Olahraga
Mengenal Sejarah Ballon d’Or, Penghargaan Individu Paling Bergengsi di Sepak Bola
Simak sejarah Ballon d’Or sejak 1956, perubahan yang terjadi, hadirnya kategori putri, hingga sistem pemungutan suara untuk menentukan pemenang.
Yusuf Abdillah - Senin, 26 Oktober 2026
Mengenal Sejarah Ballon d’Or, Penghargaan Individu Paling Bergengsi di Sepak Bola
Olahraga
Fakta Gila Stanley Matthews: Pemenang Ballon d'Or Pertama yang Sukses Pecundangi Legenda Real Madrid
Penasaran siapa pemenang Ballon d'Or pertama sepanjang sejarah? Simak kisah luar biasa Stanley Matthews, legenda yang menyabet trofi emas di usia 41 tahun!
Angga Yudha Pratama - Senin, 26 Oktober 2026
Fakta Gila Stanley Matthews: Pemenang Ballon d'Or Pertama yang Sukses Pecundangi Legenda Real Madrid
Bagikan