Protokol Kesehatan Ketat Jadi Syarat Orangtua Lepas Anak ke Sekolah

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 16 Juni 2020
Protokol Kesehatan Ketat Jadi Syarat Orangtua Lepas Anak ke Sekolah

Ilustrasi. ANTARA FOTO/Arnas Padda/yu/wsj.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sebagian orang tua siswa di Jakarta saat ini kebingungan dengan kebijakan pemerintah yang menerapkan sistem zonasi pada pendaftaran peserta dibik baru (PPDB) tahun ajaran 2020-2021.

Orangtua siswa bernama Ari (38) mengaku tak paham dengan pendaftaran masuk sekolah untuk buah hati ke jenjang selanjutnya melalui daring. Menurutnya, pendaftaran online membuatnya "sakit kepala" bila tak paham dengan media digital.

Baca Juga:

PPDB Online, Pemkot Solo Prioritaskan Anak Tenaga Kesehatan Dapat Sekolah

Pendaftaran PPDB DKI tahun ini dimulai Senin 11 Juni hingga 3 Juli 2020 mendatang. Ada 4 Jalur utama PPDB DKI yakni jalur afirmasi untuk anak-anak dari keluarga kurang mampu, jalur zonasi, jalur prestasi, dan jalur perpindahan orangtua atau anak guru.

Ia pun berinisiatif menyewa biro jasa untuk pendaftaran masuk sekolah anaknya. Untungnya, joki pendaftaran sekolah musiman itu merupakan kerabat. Ari memiliki dua anak. Anak pertama masuk jejang SMA dan kedua mendaftar ke SMP.

"Mending suruh biro jasa saja untuk daftar. Ribet daftar online, gue gak ngerti gak apa-apa dah nyuruh orang. Proses pendaftaran belom bayar. Kalau udah selesai terdaftar baru bayar. Kalau gak salah satu anak Rp150 ribu," kata Ari di Jakarta, Selasa (16/6).

Orang tua calon peserta didik baru melakukan proses verifikasi berkas pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) zonasi di SMA Negeri 39 Jakarta Timur, Senin (24/6/2019). ANTARA/Fathur Rochman/am.
Orangtua calon peserta didik baru melakukan proses verifikasi berkas pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) zonasi di SMA Negeri 39 Jakarta Timur, Senin (24/6/2019), sebelum pandemi COVID-19. ANTARA/Fathur Rochman/am.

Ari pun menyarankan kepada pemerintah untuk juga membuka secara langsung tatap muka pendaftaran siswa baru di sekolah. Gak semua orang tua ngerti pendaftaran lewat internet.

"Kalau jasa kan pakai duit, kalau orangtuanya punya," terang dia.

Ari yang bekerja sebagai wirausaha ini mendukung pemerintah membuka kembali belajar-mengajar di sekolah di tengah wabah corona. Hanya saja, ia berpesan pada pihak sekolah untuk menerapkan protak kesehatan yang baik dan ketat.

Contohnya, pihak guru tak capai-capai mengingatkan siswa untuk menjalankan hidup bersih di kelas. Sekolah juga harus menyediakan hand sanitizer di setiap kelas dan wastafel portable agar yang ada di sekolah rajin cuci tangan.

"Terapin peraturan tetang kebersihan. Tiap sudut ada hand sanitizer," terang Ari.

Baca Juga:

Disdik DKI Jelaskan Sistem Penerimaan Zonasi PPDB

Ari pun menyarankan kepada orang tua murid untuk menyediakan makanan sendiri agar tidak membeli makanan di luar.

"Anak dibekelin nasi makan. Biar gak jajan di sekolah. Takutnya kan bisa nyebar dari situ corona," terang dia.

Saat dikonfirmasi Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Nahdiana, dia belum bisa memastikan kegiatan belajar mengajar di sekolah akan dilaksanakan 13 Juli 2020 mendatang.

Nahdiana menegaskan, proses belajar mengajar di sekolah bakal diterapkan kembali bila kasus COVID-19 di Jakarta sudah dalam kondisi aman.

"Kebijakan kembali ke sekolah akan dilaksanakan setelah kondisi dinyatakan aman," kata Nahdiana kepada Merahputih.com, Selasa (16/6). (Asp)

Baca Juga:

DPR Duga Proses PPDB Berpotensi Terjadi KKN

#Virus Corona #Sekolah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Rano Karno Janji 214 Sekolah Rusak di DKI Jakarta Segera Diperbaiki, Bertahap Sesuai Anggaran
Penyesuaian itu membuat sejumlah sekolah terpaksa menunggu giliran untuk direvitalisasi, dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Rano Karno Janji 214 Sekolah Rusak di DKI Jakarta Segera Diperbaiki, Bertahap Sesuai Anggaran
Dunia
34 Anak Tewas, 50 Lainnya Luka-Luka dalam Insiden Atap Sekolah Roboh di Paskitan
Anak-anak yang tewas atau terluka di sekolah Al-Khair tersebut berusia 6 hingga 12 tahun.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
  34 Anak Tewas, 50 Lainnya Luka-Luka dalam Insiden Atap Sekolah Roboh di Paskitan
Dunia
Atap Sekolah Ambruk, 30 Orang Tewas Termasuk 29 Siswa
Sebanyak 30 orang, termasuk 29 siswa dan seorang guru, dilaporkan tewas setelah atap sebuah sekolah swasta ambruk di Pakistan.
Yusuf Abdillah - Kamis, 15 Oktober 2026
Atap Sekolah Ambruk, 30 Orang Tewas Termasuk 29 Siswa
Indonesia
Atap SDN Cepoko 2 Sragen Mendadak Roboh, 2 Guru Alami Luka
Atap SDN Cepoko 2 Sragen mendadak ambruk. Kejadian itu menimpa dua guru yang mengalami luka.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
Atap SDN Cepoko 2 Sragen Mendadak Roboh, 2 Guru Alami Luka
Indonesia
FSGI Catat 100 Kasus Kekerasan di Satuan Pendidikan, 60 Persen Kekerasan Seksual
FSGI mencatat 100 kasus kekerasan di satuan pendidikan sepanjang Januari-September 2026. Sebanyak 60 persen merupakan kekerasan seksual.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
FSGI Catat 100 Kasus Kekerasan di Satuan Pendidikan, 60 Persen Kekerasan Seksual
Indonesia
Program MBG Uji Coba Sistem Prasmanan ala Jepang, Siswa Ikut Sajikan Makanan
BGN menguji coba sistem prasmanan MBG di lebih dari 60 dapur SPPG. Siswa ikut piket menyajikan makanan hangat di kelas seperti di Jepang.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Program MBG Uji Coba Sistem Prasmanan ala Jepang, Siswa Ikut Sajikan Makanan
Dunia
Demo Pelajar di Prancis Rusuh, Pemerintah Tutup Ratusan SMA
Para siswa mengatakan jam sekolah terlalu panjang, fasilitas tidak memadai, termasuk ruang kelas yang terlalu panas, dan terlalu banyak ketidakhadiran pengajar.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
 Demo Pelajar di Prancis Rusuh, Pemerintah Tutup Ratusan SMA
Indonesia
Kemendikdasmen Tetapkan Bahasa Inggris Wajib untuk Kelas 3 SD Mulai 2027
Bahasa Inggris akan menjadi mata pelajaran wajib bagi murid kelas 3 SD mulai tahun ajaran 2027/2028. Kemendikdasmen siapkan pelatihan guru.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 03 Oktober 2026
Kemendikdasmen Tetapkan Bahasa Inggris Wajib untuk Kelas 3 SD Mulai 2027
Indonesia
DPR Minta Perkuat Pengawasan Anggaran Revitalisasi Sekolah, Rawan Dikorupsi
Anggaran revitalisasi atau perbaikan gedung sekolah masih rawan disalahgunakan.
Yusuf Abdillah - Rabu, 23 September 2026
DPR Minta Perkuat Pengawasan Anggaran Revitalisasi Sekolah, Rawan Dikorupsi
Indonesia
BGN Coret 1.653 Sekolah dari Penerima MBG, Maluku dan Papua Jadi Prioritas
BGN mencoret 1.653 sekolah dari penerima MBG. Kini, Maluku dan Papua masuk prioritas.
Soffi Amira - Jumat, 11 September 2026
BGN Coret 1.653 Sekolah dari Penerima MBG, Maluku dan Papua Jadi Prioritas
Bagikan